TS
Odleva
Yamaha Diam-Diam Perkenalkan R15 V3 Model 2020, Kok Aneh Ya?
Belum lama ini Yamaha baru saja memperkenalkan model terbaru dari Yamaha R15 V3 model 2020. Bagi yang mengira motor sport ini banyak mengalami ubahan, ternyata nihil bro.




Jadi bisa kita simpulkan, semakin ketat emisi gas buang maka semakin tercekik juga power mesin yang dapat dihasilkan. Jika tidak ada solusi, bisa-bisa per generasi sampai generasi terakhir tenaganya makin ngedrop tuh.
Mereka hanya melakukan update minor saja, yakni mengubah sisi desain eksterior lewat warna dan desain grafis. Total ada 3 warna yan dikenalkan, yakni warna hitam, biru, dan abu-abu. Selain itu desain strippingnya pun berbeda, entah kenapa bentuk desain stripping R15 ini terkesan sangat kaku dan kurang menarik.

Mungkin bagi yang sudah notice, kenapa shock depan Yamaha R15 ini malah pakai model teleskopik biasa, padahal keunggulan dari motor sport berikut adalah shock depan yang sudah upside down. Apakah Yamaha melakukan downgrade pada model terbarunya ini?
Jangan salah sangka dulu, jadi model yang dirilis ini merupakan model Yamaha R15 untuk pasar India. Memang R15 yang dirilis disana masih belum menggunakan model shock upside down, bahkan model terbaru ini diklaim ada yang mengalami downgrade.


Menurut keterangan data, Yamaha R15 anyar ini memiliki power lebih kecil dari generasi sebelumnya, padahal kalau ngomongin soal mesin sebenarnya masih sama yakni 155VVA.
Mesin tersebut diklaim memiliki power sebesar 18,6PS atau menurun 0,7PS dari sebelumnya. Jika kita bandingkan tenaga sebelumnya itu bisa mencapai 19,3PS dan sekarang turun menjadi 18,6PS.
Hal tersebut tentu bikin banyak orang bertanya-tanya, kenapa sampai Yamaha berani menurunkan tenaga R15 model terbarunya?

Jadi setelah di teliti ada banyak faktor, dan faktor yang paling utama adalah motor ini telah tercekik persoalan emisi gas buang, generasi R15 tersebut diklaim telah memenuhi syarat emisi gas buang khusus di India yakni BS4.
Disisi lain bobot model terbaru R15 ini juga membengkak, dari 136kg menjadi 142kg. Aneh banget padahal masih pakai model bahkan rangka yang sama, kenapa bobotnya bisa naik cukup signifikan ya.
Jadi bisa kita simpulkan, semakin ketat emisi gas buang maka semakin tercekik juga power mesin yang dapat dihasilkan. Jika tidak ada solusi, bisa-bisa per generasi sampai generasi terakhir tenaganya makin ngedrop tuh.
gulingt3rbang memberi reputasi
1
1.7K
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Otomotif
28.5KThread•25.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya