- Beranda
- Berita Luar Negeri
Circuit Breaker Singapura Ternyata Bukan Lockdown, Ini Bedanya
...
TS
ikardus
Circuit Breaker Singapura Ternyata Bukan Lockdown, Ini Bedanya
Circuit Breaker Singapura Bukan Lockdown, Ini Bedanya
4 Mei 2020 19:21
Suasana Singapura yang sepi di tengah pandemi viruys corona. Foto: Reuters/Edgar Su
Pemerintah Singapura membantah jika Circuit Breaker yang mereka berlakukan sama dengan lockdown. Menurut mereka, Circuit Breaker lebih longgar pelaksanaannya dibandingkan lockdown.
"Banyak yang bilang ini lockdown, tapi ini bukan lockdown," kata Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, pada konferensi pers virtual pada Senin (4/5).
Nayar mengatakan Circuit Breaker berbeda dengan lockdown. Lockdown menutup seluruh tempat usaha, warga benar-benar tidak boleh keluar rumah, dan perbatasan ditutup rapat-rapat.
Sementara di Singapura, berbagai tempat usaha masih buka walau dengan pembatasan, perbatasan masuk juga masih terbuka bagi warga yang ingin pulang atau pemegang izin tetap, transportasi umum masih beroperasi.
Dubes singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
"Tempat makanan masih buka, supermarket masih buka, perbankan, layanan kesehatan masih buka, warga juga masih bisa olahraga di luar," lanjut Kumar.
Circuit Breaker yang berarti memutus sirkuit penyebaran virus corona diberlakukan pemerintah Singapura pada 7 April lalu dan akan berakhir pada 1 Juni mendatang. Anil mengatakan Circuit Breaker memberikan hasil memuaskan dalam mengurangi epidemi corona.
"Terdapat rata-rata 21 kasus penularan lokal per hari minggu sebelumnya, minggu lalu menjadi 11. Circuit breaker memberikan efek yang diinginkan," kata Anil.
Sejauh ini di Singapura terdapat 18.778 penderita virus corona, 18 angka kematian. Anil mengatakan, Circuit Breaker diberlakukan karena Kondisi Sistem Respons Wabah Penyakit Singapura atau DORSCON masuk kategori oranye, satu tingkat di bawah merah.
Suasana Singapura yang sepi di tengah pandemi viruys corona. Foto: Reuters/Edgar Su
Jika DORSCON sudah mencapai tingkat merah, bukan tidak mungkin Singapura juga menerapkan lockdown.
"Jika DORSCON merah, warga tetap di rumah, diberlakukan jam malam. Semuanya ditutup, dari bank hingga supermarket. Ada militer dan polisi di jalanan," ujar Anil.
"Tapi situasi tidak seperti itu sekarang. Warga masih boleh keluar rumah, transportasi umum masih berjalan, tempat kerja masih buka karena penting bagi perekonomian. Kami tidak menggunakan lockdown," lanjut Anil lagi.
***
Sumur
https://www.google.com/amp/s/m.kumpa...ya-1tLmMHQKKlq
Yaelah negara sekecil singapore kok takut lockdon.. takut ekonominya hancur ya.. malon udah hancur..
Pariwisata Malaysia Rugi Rp216 Triliun dan Demonstran Bersenjata di AS
Pariwisata Malaysia Rugi Rp 216 Trilliun Dampak dari Lockdown
Kabar ini disampaikan sendiri oleh Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin. Kerugian dialami Malaysia sejak periode lockdown pada 18 Maret lalu.
Dalam lockdown tersebut, seluruh tempat usaha dan sekolah ditutup, larangan untuk tak boleh melintasi perbatasan negara bagian, penerbangan ditutup, warga dilarang keluar rumah, dan social distancing wajib diberlakukan.
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. Foto: AFP/Mohd RASFAN
m.kumparan.com/amp/kumparannews/kabar-corona-dunia-pariwisata-malaysia-rugi-dan-demonstran-bersenjata-di-as-1tKfRJwYQt7[/url]
4 Mei 2020 19:21
Suasana Singapura yang sepi di tengah pandemi viruys corona. Foto: Reuters/Edgar Su
Pemerintah Singapura membantah jika Circuit Breaker yang mereka berlakukan sama dengan lockdown. Menurut mereka, Circuit Breaker lebih longgar pelaksanaannya dibandingkan lockdown.
"Banyak yang bilang ini lockdown, tapi ini bukan lockdown," kata Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, pada konferensi pers virtual pada Senin (4/5).
Nayar mengatakan Circuit Breaker berbeda dengan lockdown. Lockdown menutup seluruh tempat usaha, warga benar-benar tidak boleh keluar rumah, dan perbatasan ditutup rapat-rapat.
Sementara di Singapura, berbagai tempat usaha masih buka walau dengan pembatasan, perbatasan masuk juga masih terbuka bagi warga yang ingin pulang atau pemegang izin tetap, transportasi umum masih beroperasi.
Dubes singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
"Tempat makanan masih buka, supermarket masih buka, perbankan, layanan kesehatan masih buka, warga juga masih bisa olahraga di luar," lanjut Kumar.
Circuit Breaker yang berarti memutus sirkuit penyebaran virus corona diberlakukan pemerintah Singapura pada 7 April lalu dan akan berakhir pada 1 Juni mendatang. Anil mengatakan Circuit Breaker memberikan hasil memuaskan dalam mengurangi epidemi corona.
"Terdapat rata-rata 21 kasus penularan lokal per hari minggu sebelumnya, minggu lalu menjadi 11. Circuit breaker memberikan efek yang diinginkan," kata Anil.
Sejauh ini di Singapura terdapat 18.778 penderita virus corona, 18 angka kematian. Anil mengatakan, Circuit Breaker diberlakukan karena Kondisi Sistem Respons Wabah Penyakit Singapura atau DORSCON masuk kategori oranye, satu tingkat di bawah merah.
Suasana Singapura yang sepi di tengah pandemi viruys corona. Foto: Reuters/Edgar Su
Jika DORSCON sudah mencapai tingkat merah, bukan tidak mungkin Singapura juga menerapkan lockdown.
"Jika DORSCON merah, warga tetap di rumah, diberlakukan jam malam. Semuanya ditutup, dari bank hingga supermarket. Ada militer dan polisi di jalanan," ujar Anil.
"Tapi situasi tidak seperti itu sekarang. Warga masih boleh keluar rumah, transportasi umum masih berjalan, tempat kerja masih buka karena penting bagi perekonomian. Kami tidak menggunakan lockdown," lanjut Anil lagi.
***
Sumur
https://www.google.com/amp/s/m.kumpa...ya-1tLmMHQKKlq
Yaelah negara sekecil singapore kok takut lockdon.. takut ekonominya hancur ya.. malon udah hancur..
Pariwisata Malaysia Rugi Rp216 Triliun dan Demonstran Bersenjata di AS
Pariwisata Malaysia Rugi Rp 216 Trilliun Dampak dari Lockdown
Kabar ini disampaikan sendiri oleh Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin. Kerugian dialami Malaysia sejak periode lockdown pada 18 Maret lalu.
Dalam lockdown tersebut, seluruh tempat usaha dan sekolah ditutup, larangan untuk tak boleh melintasi perbatasan negara bagian, penerbangan ditutup, warga dilarang keluar rumah, dan social distancing wajib diberlakukan.
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. Foto: AFP/Mohd RASFAN
m.kumparan.com/amp/kumparannews/kabar-corona-dunia-pariwisata-malaysia-rugi-dan-demonstran-bersenjata-di-as-1tKfRJwYQt7[/url]
0
658
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.2KThread•21.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya