TS
Odleva
Pembalapa Banyak Yang Menyudutkan Honda, Virus Corona Ini Dinilai Menguntungannya
Turut berduka dengan apa yang sudah terjadi di dunia kita, wabah virus corona yang makin menyebar sampai ke beberapa Negara kita mulai menghkawatirkan. Bahkan di Indonesia sendiri yang terkena kasus ini cukup banyak, dan beberapa persen yang terkena virus corona sudah ada yang meninggal dunia.


Referensi : iwanbanaran.com(23/3/2020).
Kita yang masih sehat dan diberkati kondisi yang selalu fit, tolong jagalah kesehatan kalian lalu sementara ini jangan keluar rumah dulu kalau tidak ada keperluan yang penting. Hindari kerumunan dan lebih gunakan masker ketika didepan umum.
Wabah yang makin serius ini sukses melumpuhkan beberapa sektor, termasuk yang dapat dirasakan adalah sektor ekonomi, pariwisata dan cabang olah raga seperti MotoGP satu ini.

Balapan yang rencananya sudah harus digelar pada bulan Februari 2020 terpaksa harus dibatalkan karena pemerintah dari Negara yang bersangkutan memberlakukan aturan cukup ketat, apalagi bagi turis yang datang dari 10 negara terbesar terkena dampak virus corona.
Sampai akhirnya pihak penyelenggara, Dorna memutuskan untuk menunda beberapa seri balap yang seharusnya berjalan 20 putaran kini belum diketahui pasti bakal dilaksanakan sesuai kesepakatan atau memangkas beberapa seri putaran race.
Karena jika mereka paksakan, tentu dalam musim 2020 ini tidak akan cukup dan diprediksi lama musim 2020 sampai memakan awal tahun 2021 di bulan Januari.
Tentunya pembalatan dan pengunduran jadwal yang cukup lama ini bikin beberapa pembalap kecewa, mereka beserta timnya sudah melakukan persiapan yang matang dan baik, namun setelah tahu musim 2020 bakal berantakan apa yang sudah direncanakan sebelumnya tentu jadi berantakan. Namun hal ini berbanding terbalik dengan tim Honda, mereka justru mendapatkan keuntungan dalam pembatalan seri GP di awal tahun ini.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Fabio Quartararo, karena seperti yang kita ketahui tim Honda memiliki pembalap andalan yang sulit ditakhlukan, nah awal musim 2020 ini diprediksi Marc Marquez bakal kurang tampil potensioner karena dirinya usai mengalami cidera dan belum fit 100%.
“Tentu saja, Marc tidak 100% fit, tetapi pasti jika kami menjalani race di Qatar ia akan berada di depan, disatu sisi sepertinya Honda sedikit berjuang ketika tes Qatar jadi ini adalah keuntungan bagi mereka, tetapi aku berharap bahwa tim kami dan pabrikan Yamaha juga menemukan lebih banyak waktu (untuk perbaikan) sebelum balapan pertama dimulai.” Tutur Fabio.
Sehingga momen ini dapat dimanfaatkan secara sepenuhnya oleh Marc untuk proses recovery.
Referensi : iwanbanaran.com(23/3/2020).
tata604 memberi reputasi
1
665
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
MotoGP
1.5KThread•5.3KAnggota
Komentar yang asik ya