News
Batal
KATEGORI
link has been copied
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
87
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e50715a9a972e7390481db0/kritik-formula-e-di-monas-ikatan-arsitek-mereka-enggak-peduli-soal-kesakralan
JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menyatakan keberatan dengan rencana diselenggarakannya Formula E di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Ketua Umum IAI Ahmad Djuhara mengatakan, dalam hal bangunan cagar budaya, arsitek Indonesia memahami arti penting arsitektur sebagai penanda Bangsa Indonesia. Menurut Djuhara, dengan adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentan
Lapor Hansip
22-02-2020 07:10

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menyatakan keberatan dengan rencana diselenggarakannya Formula E di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Ketua Umum IAI Ahmad Djuhara mengatakan, dalam hal bangunan cagar budaya, arsitek Indonesia memahami arti penting arsitektur sebagai penanda Bangsa Indonesia.

Menurut Djuhara, dengan adanya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, sebelum diputuskan penyelenggaraan Formula E, seharusnya ada studi kelayakan terlebih dahulu.

"UU Cagar Budaya menetapkan harus ada studi kelayakan. Jadi kalau studi kelayakan enggak ada dan sudah dilaksanakan (Formula E) ini melanggar hukum, pejabatnya bisa kena," ucap Djuhara saat dihubungi, Jumat (21/2/2020).

Ia menyebutkan, studi kelayakan penggunaan lokasi cagar budaya harus melibatkan ahli cagar budaya, antropologi, sejarawan.

"Makanya kami menyayangkan sebetulnya kata kuncinya itu sebenarnya sakral. Di atas cagar budaya hanya ada beberapa cagar budaya yang sakral, yakni Monas dan Taman Proklamasi," tuturnya.

Djuhara menduga, pelaksanaan Formula E akan mengubah wajah Monas karena tidak hanya dibangun lintasan balap. Bakal ada tribun penonton, pitstop, dan bengkel.

"Pada saat pelaksanaannya berubah terutama penggunaannya itu yang saya rasa kami keberatan dia akan menggangu kesakralan itu. Mereka enggak akan peduli soal kesakralan lagi, orang fokus Formula E," tambahnya.

Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) sebelumnya juga menyatakan kritik senada. IAAI menentang kawasan Monas sebagai perlintasan mobil balap Formula E yang dinilai cacat administrasi.

Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri juga mengkritik soal rencana menggelar event balapan mobil listrik Formula E di Monas.

Megawati menegaskan, Monas merupakan cagar budaya yang dilindungi, maka sudah semestinya pemerintah melindungi kawasan tersebut.

Megawai mempertanyakan, mengapa Gubernur DKI Anies Baswedan tak mencari tempat lain selain Monas.

"Kenapa sih, mau bikin Formula E kenapa sih harus di situ? Kenapa sih enggak di tempat lain? Kan begitu. Peraturan itu ya peraturan," kata Megawati.

Formula E untuk pertama kalinya akan digelar di Jakarta pada 6 Juni 2020.

Balapan mobil ramah lingkungan itu direncanakan akan digelar lima tahun berturut-turut dari 2020 sampai 2024.

Rute balapan Formula E 2020 akan melintasi area di dalam kawasan Monas dan Jalan Medan Merdeka Selatan.

Monas dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Formula E karena merupakan ikon Jakarta dan Indonesia.

Lintasan balap akan sepanjang 2,6 kilometer. Rutenya melalui Jalan Medan Merdeka Selatan (dari arah Gambir menuju Patung Arjuna Wiwaha, belok kanan ke Jalan Silang Monas Barat Daya, masuk ke kawasan Monas, belok kiri ke sisi barat, lalu putar balik, belok kiri ke sisi selatan, keluar kawasan Monas melalui Jalan Silang Monas Tenggara, lalu kembali ke Jalan Medan Merdeka Selatan.

Nantinya, batu alam di dalam Monas akan dilapisi aspal sebagai lintasan balap.

Pengaspalan ini guna menyesuaikan standar lintasan balap sesuai yang diatur oleh Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) atau Federasi Otomotif Internasional.

Sesuai dengan aturan FIA, lintasan balap untuk ajang Formula E harus memenuhi standar grade 3, sedangkan untuk Formula 1 menggunakan aspal dengan standar grade 1.

Namun, pengaspalan itu tidak permanen. Setelah acara dilepas, lapisan aspal akan dibongkar kembali.

kompas.com

Kata gubernurnya, peduli setan orang susah karena aku emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kodokuper dan 10 lainnya memberi reputasi
11
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 3
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:16
Berkaca pada kelompok taliban yg menghancurkan situs budha tidur diafganistan, ISIS yg menghancurkan makam nabi,,, maka ga heran kelompok ini yg dipimpin oleh wan abud tdk menganggap monas adalah situs budaya yg perlu dilestarikan

emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 10 lainnya memberi reputasi
11 0
11
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:18
suka suka bapak gubernur lah mau dibikin apapun dan dimanapun wong kotanya milik jkt58
profile-picture
profile-picture
i.am.legend. dan gabener.edan memberi reputasi
2 0
2
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:20
Nanti dia lawan dgn kata2 seakan2 dia lebih paham masalah arsitek drpd arsitek asli. Macam dia lawan mentri basuki
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:28
Apanya yg sakral?.
Monas tu dari dulu udau jadi tempat macam2

Joko aja pas menang jadi presiden bikin konser musik di sana

Kadang orang indonesia suka latah2an
profile-picture
profile-picture
profile-picture
GPetra.PP dan 5 lainnya memberi reputasi
4 2
2
Lihat 12 balasan
Memuat data ..
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:34
Fix, semua anggota IAI, bangke urus sendiri emoticon-Cool
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:39
Kabarnya Komisi E bidang Kesra DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat lanjutan untuk menentukan nasib balap Formula E di Monas, pekan depan. Hal itu dilakukan setelah menindaklanjuti hasil rapat dengan eksekutif ( Pemprov ) soal pemanfaatan Monas, dua hari lalu.

Merry, Anggota Komisi E, Politikus PDIP ini mewacanakan untuk mendorong digelarnya rapat pimpinan gabungan (rapimgab) dewan guna membahas pembatalan Formula E di Monas. Sebab, Merry menilai, surat rekomendasi yang dikeluarkan Dinas Kebudayaan DKI untuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) cacat hukum.

Surat ini yang kemudian dilayangkan kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) untuk melengkapi surat permohonan izin kepada pemerintah pusat agar Formula E berlangsung di Monas. Dalam surat yang ditandatangani Gubernur DKI Anies Baswedan itu tertulis, pemerintah DKI telah mendapat rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI. Namun, TACB membantahnya.

Merry dan PDIP menolak penyelenggaraan Formula E di Monas. Dia mewanti-wanti agar dewan segera memutuskan nasib balap Formula E sebelum PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memulai pengaspalan. Jakpro selaku penyelenggara balap mobil listrik itu berencana mengaspal jalan di Monas pada pertengahan Maret 2020.

Ajang Formula E rencananya diselenggarakan pada 6 Juni 2020. Lintasan sepanjang 2,6 kilometer itu akan menggunakan jalan Merdeka Selatan hingga area sekitar Tugu Monas yang berlantai cobblestone. Proyek pengerjaan aspal diperkirakan selesai 2-3 bulan. Pengaspalan harus beres paling lambat dua bulan sebelum Formula E digelar. Tujuannya agar jalan baru itu dapat dilewati kendaraan dulu sehingga mengeras.
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:40
lobster cuyyy.....sakral no 100 emoticon-Traveller
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:50
Daripada buat formula E. Itu duit 1 triliyun buat beresin sungai2 di jakarta deh. Mau istilahnya normalisasi atau naturalisasi ga penting. Yg penting jakarta ga banjir dulu.

Ini yg bikin kebijakan ga bisa bikin prioritas kebijakan kayanya. Padahal gelar pendidikan udah S3. Tapi hal simpel kaya gini aja ga ngerti. emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiharis dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 07:51
wan abud digigit emoticon-Ngakak
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:02
Maju terus formula E

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

profile-picture
profile-picture
profile-picture
54m5u4d183 dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Lihat 17 balasan
Memuat data ..
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:07
tuh para arsitek pengen bangkenya mandi sendiri rupanya emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
darck91 dan gabener.edan memberi reputasi
2 0
2
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:22
ambisi anus
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
1 0
1
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:37
Quote:"UU Cagar Budaya menetapkan harus ada studi kelayakan. Jadi kalau studi kelayakan enggak ada dan sudah dilaksanakan (Formula E) ini melanggar hukum, pejabatnya bisa kena," ucap Djuhara saat dihubungi, Jumat (21/2/2020).


Sssttt... diem diem bae
emang sengaja dipasang jebakannya di situ
biar nanti tikusnya ketangkep emoticon-Big Grin
teruskan saja polemiknya

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
profile-picture
kaiharis memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ..
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:39
Mereka ini sapa sih? Mau ngelawan Gubernur Indonesia? emoticon-Mad
Klo Gubernur Indonesia bilang Formula-E di Monas, ya di Monas. Jangan ngebantah emoticon-Mad
0 0
0
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:53
Presiden de jure dan presiden de facto dari nkri aja dilawan oleh sultan dki. Lah ini IAI siapa loo???
0 0
0
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:53
Boro boro sakral


Yg udah ada aja dirusak koq
0 0
0
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:56
emoticon-Hammer2
profile-picture
balunk2385 memberi reputasi
1 0
1
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 08:56
Sakral apaan

Orang goblok yg masih punya otak kuno kek gitu
profile-picture
profile-picture
54m5u4d183 dan gikogaza memberi reputasi
2 0
2
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 09:04
monas itu kawasan yang tergolong baru kalau dibanding istana negara & merdeka. kalau nggak salah kompleks monas baru selesai awal orba.
profile-picture
gikogaza memberi reputasi
1 0
1
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan
22-02-2020 09:06
Sakral apanya. Dari jaman batu tuh monas bisa jadi sarana hiburan, ibadah, kompetisi dan masih banyak lagi.

Suka suka yang bikin acara maunya apa. Gegara politik doang jadi rame. Gw yakin kalo wiwik yang bikin balapan motogp di monas cebong dukung kampret nyerang. Kalo nganies ya sebaliknya

Munafikun sejati emang pada.

emoticon-Ngakak


Yang goblok itu nganies lebih mentingin nih balapan dari tanggul buat rob jakut. Atau sungai. Kemaren liat di indepth anggaran tanggul 15M doang. Anjer beut dah.


emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
54m5u4d183 dan 2 lainnya memberi reputasi
2 1
1
Halaman 1 dari 3
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia