Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
9
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e3eba5610d2954e1510783f/yo-te-amo
Assalamu'alaikum Mr. Gefjon , Bagaimana kabarmu? Pasti sedang bahagia kan? Syukurlah, kalau begitu aku tidak perlu mengkhawatirkanmu.  Kali ini izinkan aku menulis surat untukmu. Meskipun aku tak yakin apakah surat ini akan tiba disisi ranjangmu, atau hanya akan terdampar di tempat sampahmu. Biarkan aku mengabadikan perjalanan kita, agar tak lupa bahwa kita pernah saling merindu sebelum akhirnya
Lapor Hansip
08-02-2020 20:40

Yo Te Amo

Yo Te Amo

Yo Te Amo


Assalamu'alaikum Mr. @Gefjon,

Bagaimana kabarmu? Pasti sedang bahagia kan? Syukurlah, kalau begitu aku tidak perlu mengkhawatirkanmu. 

Kali ini izinkan aku menulis surat untukmu. Meskipun aku tak yakin apakah surat ini akan tiba disisi ranjangmu, atau hanya akan terdampar di tempat sampahmu. Biarkan aku mengabadikan perjalanan kita, agar tak lupa bahwa kita pernah saling merindu sebelum akhirnya saling membisu, pernah saling mendoa sebelum akhirnya tak menyapa.

Mr. Gef,
Perkenalan kita singkat yah, tak sedramatis kisah-kisah yang di dongengkan para pujangga. Kau hadir dengan kesederhanaan, namun tak sesederhana yang kukira. Jangan tanya kenapa, karena logikaku telah mati.

Yang aku ingat,
Kau orang yang selalu setia mendengarkan ocehanku yang entah kapan akan berakhir. Kau orang yang kaku, tapi bisa dengan mudahnya menjadi sesuatu yang selalu ku rindukan. Kau orang yang paling menyebalkan, tapi bisa membuatku bertekuk lutut. Dan kau orang yang selalu membuatku tersenyum dengan tingkah polahmu yang aneh. Tumbuh harapan dalam hatiku, berharap kelak kita akan tersenyum bersama. Dan jika tidak berlebihan, aku ingin menjadi alasanmu untuk tersenyum. 

Mr. Gef,
Kadang aku lelah mencari topik pembicaraan denganmu. Kadang aku pengen berhenti aja saking garingnya. Tapi disisi lain aku merasa nyaman dengan caramu mendekatiku. Dengan dasar itu aku membiarkanmu menyusup ke dalam relung hatiku.

Mr. Gef,
Aku ngga tau kapan tepatnya. Aku jatuh cinta padamu. Sungguh aneh. Tapi beberapa kali kau meyakinkanku. Katamu, ngga usah diribetin, yang terperting gimana perasaanku. Sejak saat itu, kularungkan do'a menuju langit berupa Fatihah, namamu dan Aamiin di penghujung. Berharap semoga kelak perjumpaan kita akan indah pada waktunya.

Quote:


Mr. Gef,
Podcast diatas pernah aku lantunkan khusus untukmu. Apakah kau masih ingat bagaimana tercekatnya suaraku? Saat itu aku tenggelam dalam ketakutan, tak kuasa membayangkan jika suatu hari nanti jarak membuatmu berpaling dan meninggalkanku.

24 Januari 2020,
Ketakutanku benar-benar terjadi. Entah apa yang merasukimu, kau berubah bak satria baja hitam. Kau yang sebelumnya mengajakku naik level, tetiba mengatakan tak lagi membutuhkanku untuk mewarnai hari-harimu. Kau tau apa yang aku rasakan? Laksana hatiku dirajam ribuan jarum panas. Kalau aku punya penyakit jantung, mungkin aku bisa terkena cardiac arrest saat itu juga.

Sejak malam laknat itu,
Tak ada lagi sticker Assalamu'alaikum Ya Akhi yang biasanya mengawali hari-hari indah kita. Tak ada lagi sticker wajah tampanmu yang biasanya menjadi pengantar tidur. Tak ada lagi percakapan panjang yang kerap membuatmu ketiduran. Tak ada lagi rajuk manjamu yang minta dicium sebelum terlelap.

Andai kau tau, 
Seusai kepergianmu aku menjelma menjadi hening yang dirahasiakan malam, dan menjelma menjadi pagi yang paling basah. Saat malam tak lagi menjadi milik kita, rasanya begitu sulit bagiku untuk memejamkan mata. Menangis sepanjang malam menjadi rutinitasku.



Mr. Gef,
Andai saja aku mampu, sudah kubalikkan waktu agar aku tak pernah mengenalmu. Andai saja aku mampu, sudah kuarungi hariku tanpa harus memikirkanmu. Andai saja aku mampu, sudah kusuruh hatiku agar berhenti merasakanmu. Sayangnya aku tidak mampu.

Mr. Gef,
Aku minta maaf atas khilafku. Aku minta maaf atas sikapku yang ngambekan, cemburuan, ngomelan dan egois. Aku janji kepada diriku sendiri, kedepannya akan belajar untuk lebih memahami orang lain dan tidak akan menuntut orang lain menyayangiku sebesar aku menyayanginya.

Terakhir,
Terimakasih atas hari-hari yang pernah kita lalui bersama. Terimakasih atas malam-malam yang pernah dipenuhi canda tawa. Terimakasih telah singgah dan memilihku untuk jadi teman bicara saat kau ingin bercerita. Terimakasih telah memberiku kesempatan untuk menikmati keberasamaan, hingga aku tau sisi dirimu yang sebenarnya. Terimakasih atas kenangan indah, meskipun harus diakhiri dengan kerelaan untuk menyerah. Terimakasih untuk segalanya.

Mr. Gef,
Semoga malam masih bisa kau lihat sebagai teman penat bersama hembus nafas terlewatnya hari, dengan siapapun kau berbagi cerita kini. Semoga kelak kau temukan hati yang diciptakan untukmu berlabuh, sosok yang pantas untuk mendapatkan Ar-Rahman darimu, sosok yang mencintaimu hingga akhir waktu.

Dan soal aku, jangan khawatir. Mungkin butuh waktu, tapi aku akan baik-baik saja. Hidupku akan kembali berlanjut, setelah sedih hati surut. Suatu hari nanti aku akan kembali ceria, tertawa, dan mengoceh seperti biasanya.

Mr. Gef,
Kau pernah denger cerita tentang pembuat tembikar? Kalau mereka gagal membentuk tanah liat yang sempurna, tanah liat itu akan dihancurkan, lalu dibentuk ulang. Begitupun denganku. Kalau sekarang aku gagal, aku tidak akan berhenti belajar. Aku berharap, siapapun nantinya yang akan menjadi suamiku, dia akan bilang betapa beruntungnya dia mendapatkanku.

Jaga dirimu baik-baik ya. Semoga bahagia.

Lafyu,
Cliodna.



Quote:
lampiran
Diubah oleh cliodhna.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nona212 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Post ini telah dihapus oleh radheka
Yo Te Amo
24-05-2020 06:30
Ramadhan yang berat, surprisingly im still alive. Kalau ingat kejadian malam itu, rasanya ga bakal bs ketemu lebaran. Mau bangun jatuh lagi jatuh lagi akhirnya pingsan.

Sampai IGD gw menjalani Naso Gastric Tube, idung diselang, lambung dipompa buat bersihin residu obat2 yg gw minum.

Di hari yg fitri ini, gw minta maaf kpd semua orang yg udah gw repotin, panik dan khawatir.

Makasih buat keluarga & sahabat atas segala supportnya. Thanks makankamus, ade, om stuka, gonet, om awal, om nov, eghy dan para entut yg tiap hr update keadaan gw. Speechless. Sekali lagi makasih.
0 0
0
Yo Te Amo
04-06-2020 23:39
Beberapa hari ini gue mengalami fase depresif lagi. Sedari siang cuma bengong, ngelamun dan nangis. Dan seperti biasa, di malam hari semua ingatan muncul satu-persatu. Kalau udah kayak gini yang gue lakukan cuma nangis semaleman. Kalau beruntung, gue bakal tertidur karena capek nangis.

Btw, gue tetiba teringat omongan si bangsat yang kira2 kaya gini : "VW terlalu berlebihan menyikapi putusnya hubungan ini. Dia emang terguncang, tapi seharusnya ngga sesakit itu"

Kalau dia ada di posisi gue, apa masih bisa bilang gitu?

Dia yg minta nomer gue
Dia yg chat gue tiap hari
Dia yg nelponin gue tiap hari
Dia yg bilang sayang banget
Dia yg menggebu-gebu
Bahkan ketika gue pernah bahas ttg logika, dia yg meyakinkan gue untuk ga perlu ngeribetin, yg penting perasaan gue gimana.

Lalu dia ninggalin gue seenak jidat
Dia tetiba sok2 bahas logika
Dia bilang ngga pernah sayang sama gue
Dia bilang cuma anggep gue temen klop
Dia bilang gue ga ada masa depan
Dia cuma jadikan gue sbg pelarian
Garis besarnya, dia cuma mempermainkan gue

Sakit. Gue kembali nangis tiap kali teringat semua itu.


Anyway tadi baca di twitter, ada orang yang patah hati dan berakhir meninggal. Ada juga beberapa korban patah hati yang speak up.



Buat kalian yang bilang lebay dan meremehkan rasa sakit, semoga kalian gak akan pernah merasakan sakit seperti apa yang kami rasakan.
Diubah oleh cliodhna.
0 0
0
Yo Te Amo
07-06-2020 00:20
06/06/2020

Lumayan cantik kan? Ternyata diluar sana ada yang sedang mengalami sakit luar biasa di tanggal ini. Seorang wanita gagal menikah di tanggal ini

Tadi mod ivan mensen gue, katanya ada sebuah trit mirip dengan kisah gue. Selama baca trit itu gue nangis.

Ceritanya hampir sama dengan kisah gue. Kenalan sama cowok lewat dunia maya, pacaran dan berakhir dicampakkan karena mau balikan sama mantannya. Anjir sama banget dengan apa yang gue alami.



Yo Te Amo

Yo Te Amo

Yo Te Amo

Yo Te Amo
0 0
0
Yo Te Amo
13-06-2020 01:55
13 Juni 2020

It's been 3 months but im still depressed. What is it about the pain that i can’t forget? or is it that i can’t forgive myself for trust too much?

My life is full everything but happiness. What can i do to deserve this? Why can't i be happy? I always tried to make other people happy. I even pretend to smile, even though i had to fake it.
0 0
0
Yo Te Amo
13-06-2020 09:57
Hari ini gue kembali ke poli psikiatri dengan keluhan yang masih sama.

Sorrow. Sadness. Insanity. Confusion. Loneliness. Everything. You name it.

Hampir 2 jam konsultasi. Dokter nasehatin gue banyak hal. Setelah menjalani psikoterapi medis, dokter kembali meresepkan obat anti-depresan. Namun kali ini agak beda, dia memberi gue beberapa buku motivasi.

Dia bilang kalau gue ngga bisa tidur, baca aja buku tsb sampai ngantuk.

0 0
0
Yo Te Amo
13-06-2020 22:09

Berobat Ke Psikiatri

Di postingan kali ini gue bakal cerita tentang pengalaman berobat ke psikiater. Sama sekali ngga pernah terbayangkan dalam hidup gue bakal menginjakkan kaki disana.

Semua berawal dari paksaan mama yang ga tahan liat gue sehari-hari cuma bengong, ngelamun, ga nafsu makan, males mandi dan nangis tiap malem.

So yah, untuk pertama kalinya dalam sejarah seorang VW duduk di hadapan dokter spesialis psikiatri.

Dokter Fa : kamu terlalu mencintainya lebih dari mencintai dirimu sendiri
Gue : dokter salah, saya justru sangat membencinya sampai ke ubun-ubun *sambil histeris

Dokter Fa menyuntikkan obat anestesi supaya gue bisa tenang. Gue ga inget apa2 lagi. Pas sadar, mama terlihat sesenggukan. Sumpah ya hati gue sakit banget di momen ini. Kali ini bukan cuma gue yg terluka, tapi mama, orang nomor 1 yg paling gue cintai di dunia ini.

Seminggu berselang gue kembali ke poli psikiatri RS. Lavalette. Hasil diagnosa udah keluar, gue dibilangnya mengidap depresi, bukan sedih biasa.

Sejak saat itu gue diarahkan menjalani psikofarmaka (terapi obat). Gue dikasih 2 jenis obat yaitu Xanax (anti-depresan) dan Abilify (anti-psikotik).

Xanax, obat ini dapat mengurangi depresi dan ketegangan psikologis yang dirasakan, sehingga membuat orang yang mengkonsumsinya dapat merasa lebih tenang. Biasanya gue minum malem hari, mengingat gue ngga pernah bisa tidur. Obat ini ada efek ngantuknya, jd cukup membantu.

Kalo si Abilify, membantu mengatur fungsi sirkuit otak yang mengontrol pikiran, suasana hati, dan persepsi. Membantu kamu menghindari perilaku sembrono dan impulsif yang terkait dengan mania serta membantu mengembalikan pikiran untuk lebih normal. Gue minum pagi hari supaya mood gue lebih stabil dan gue bisa kerja.

Well, gue udah minum kedua obat ini selama 2.5 bulanan, bahkan peemah sampai overdosis. Bakal gue ceritain di post selanjutnya.

Buat kalian yg mengalami ciri2 seperti gue ini, bisa jadi kalian mengidap depresi, bukan sekedar sedih biasa. Segeralah berobat untuk dapet penanganan lebih lanjut emoticon-Smilie

Yo Te Amo
Diubah oleh cliodhna.
0 0
0
Yo Te Amo
14-06-2020 03:35

Overdosis Obat

As i said before, gue bakal cerita pengalaman gue overdosis obat. Kejadiannya pas bulan puasa.

14 Mei 2020

Hari itu gue lewati dengan suka cita. Pagi-pagi gue bangun sahur, lalu siangnya pergi ngantor. Sorenya gue ngehost bukber online Kapanlagi, abis itu gue kembali ke rumah.

Seperti biasa, gue browsing internet, buka IG, kaskus, youtube, blog, dll.

Malemnya gue ngga bisa tidur. Gue alihkan dengan dengerin lagu yang tenang sambil relaksasi dan dzikir.

Bukannya malah tenang, gue malah keinget semua masalah gue.

"Bilang sayang dan ngerasa sayang adalah sesuatu hal yang berbeda"

"Sebenere VW itu ai anggep sebagai temen klop"

"Entah kenapa VW bisa memupuk rasa dengan butanya"

"Ai nggak mencampakkan tapi memilih"


Satu persatu kalimat bajingan itu tersiang-ngiang di otak gue. Gue ngga tahan untuk ngga nangis.

Sambil nangis, antara sedih dan kesel gue tusuk2 bantal dengan jarum. Belum puas gue guntingin tuh bantal. Masih belum puas, gue cakar tangan gue sendiri

Dan tiba-tiba, gue kepikiran untuk minum obat tidur. Gue minum sebutir CTM. Belum ngantuk juga, gue minum sebutir xanax. Sejam belum bisa tidur, gue minum lagi 2 butir xanax dan 2 butir CTM. Total 4 butir sekaligus!

Pikiran ini terlintas begitu aja dan gue sama sekali gak memikirkan apa bahaya yang akan timbul.

Aneh ya.. Siangnya gue baik-baik aja lalu malamnya gue bisa seterpuruk itu.

15 Mei 2020

Jam 2 pagi gue terbangun dengan rasa mual dan ingin muntah. Otomatis gue mencoba bangun dan berniat ke kamar mandi. Tapi baru duduk saja gue terhempas kembali ke tempat tidur karena pusing banget. Ya istilah awamnya pusing 7 keliling, istilah kerennya vertigo.

Saat itulah gue baru ingat bahwa gue meminum 4 butir obat sebelum gue tidur. Gue mencoba berdiri untuk kekamar mandi. Gagal. Sama sekali ngga bisa berdiri. Akhirnya gue muntah di lantai kamar. *udah gak usah dibayangin, jijik*

Setelah itu gue coba tidur lagi. Lalu tiba2 gue terbangun karena gue terjatuh dari tempat tidur. Kaget dan sakit. Gue juga gak tau kenapa bisa jatoh gitu. Akhirnya gue mencoba bangun untuk pindah ke kasur lagi. Tapi, gagal lagi saudara-saudara. Untuk duduk aja susah.

Damn. Gawat ini. Gue berusaha meminta pertolongan. Tapi hp gue ada dibawah bantal di kasur. Gue mencoba menggapai hp gue. Setelah berhasil mendapatkan hp, gue mencoba menelepon mama. Berkali-kali gue pencet nomor salah karena layar hp terlihat berputar saking pusingnya. Susah untuk fokus. Gue coba duduk, akhirnya berhasil duduk tapi gue muntah lagi dan akhirnya roboh ke lantai. Gue ngga inget apa2 lagi, semuanya terasa gelap.

Berdasarkan cerita mama, pas waktunya sahur, mama datang ke kamar gue buat bangunin.

"Abi abi" Mama memanggil abi karena bingung melihat anak gadisnya terhempas dilantai dengan muntah disekitarnya *beneran deh gak usah dibayangin*

Abi akhirnya datang dan segera menelpon ambulans.

Sampai di RS Lavalette, gue masuk di IGD-nya. Berhubung gue-nya setengah2 gitu, gue hanya bisa bilang "Pusing banget dok.." selebihnya gak inget. Gue juga merasa seperti sedang mimpi. Berkali-kali gue bertanya, "Mama ini dimana?"

Selama di IGD, dokter memantau vital sign, kadar oksigen darah, dan fungsi jantung gue. Tindakan lainnya adalah NGT ( Naso Gastric Tube ). Semacam selang yang dimasukin dari hidung hingga bisa masuk lambung. Lambung gue dipompa. Hal itu dilakukan untuk mencuci lambung gue buat ngeluarin sisa2 obat yang gue minum. Dan itu gak enak banget rasanya. Sakit, pait, panas Untung para dokter baik dan bersedia menemani gue selama gue dipasang NGT.

Mama, abi dan sepupu2 udah nggak sanggup ngeliat gue dan mereka menunggu diluar

Oh ya, selain NGT, gue juga diambil darahnya. Totalnya ada 4 tusukan karena 2 tusukannya gagal.

Setelah gue lebih stabil, gue dipindahkan ke kamar perawatan. Malamnya dokter psikiater datang dan gue gak bisa menceritakan kejadian karena masih pusing. Intinya sehari itu gue pusing luar biasa sampai gak bisa berdiri. Hanya tiduran di kasur RS antara sadar dan nggak.

16 Mei 2011

Gue masih pusing, tapi lebih mendingan dari kemaren. Gue udah bisa melihat dengan fokus. Kemaren kan semua terasa berputar. Hari ini psikiater visit dan gue bisa menjelaskan kronologi kejadian. Gue sudah sadar sepenuhnya dan nyambung kalau diajak ngomong.

Tapi masih pusing buat duduk dan berdiri. Selain psikiater, dokter penyakit dalam juga datang melihat kondisi gue. Intinya hari ini gue udah sadar, bisa ngomong. bisa makan minum dan gak muntah lagi.

17 Mei 2011

Keadaan gue membaik. Tapi masih pusing kalau berdiri. Duduk udah bisa. Gak banyak yang terjadi hari itu. Hanya psikiater yang visit. Kali ini gue berdiskusi dengan psikiater dan mama.

Jadi kami membicarakan kejadian ini bersama-sama. Terus, salah satu infus gue juga sudah dihentikan. Jadi gue dikasih 2 infus pas di IGD, nah yang satu udah boleh dilepas. Satu lagi masih dipasang.

18 Mei 2020

Gue udah pulih. Bisa berdiri dan melakukan aktivitas sendiri. Pusing gue udah hilang. Setelah psikiatri visit, gue diperbolehkan pulang.

Selama diperjalanan, gue baru menyadari betapa bahayanya apa yang gue lakukan ini. Terserah orang lain mau bilang gw dodol, bego, whatever tapi memang saat gue menelan obat itu gak kepikiran dengan bahayanya.

Semoga pengalaman gue ini gak terjadi kepada siapapun di dunia ini. Sumpah sakit banget pas lambung di pompa emoticon-Mewek
Diubah oleh cliodhna.
0 0
0
Yo Te Amo
14-06-2020 15:28
Yo Te Amo

Yo Te Amo
Diubah oleh cliodhna.
0 0
0
Yo Te Amo
14-06-2020 15:47
Diubah oleh cliodhna.
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
two-sides-of-the-same-coin
Heart to Heart
kenanganku-jogja
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Stories from the Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia