Kaskus

Automotive

  • Beranda
  • ...
  • MotoGP
  • Memang Terbukti Tim Ducati Bermain Politik, Johann Zarco Resmi Umumkan

OdlevaAvatar border
TS
Odleva
Memang Terbukti Tim Ducati Bermain Politik, Johann Zarco Resmi Umumkan
Akhirnya pertanyaan kita selama ini terjawab sudah. Sebelumnya kita hanya bisa menerka dan memprediksi...walaupun prediksi tersebut persentasenya cukup besar...dan sekarang semua itu jadi lebih jelas.

Yap, Johann Zarco resmi masuk ke tim Avintia Ducati. Menurut informasi, Zarco dikontrak hanya satu musim saja, dan selama di tim Avintia, ia menggandeng dua mekanik di lintasan dan dua mekanik elektronik Ducati Corse untuk membantu dia melajukan motor Desmosedici GP19.

Ternyata polemik yang terjadi di kubu Ducati ini semuanya terbukti benar. Pemecatan Karel Abraham yang masih memiliki kontrak 2 tahun di Avintia berhasil dipolitik oleh sepihak. Karel dipecat dengan tidak terhormat, ia hanya dikirim surat pemberhentian melalui email, tidak melalui tatap muka yang semestinya harus terjadi.

Pemilik Avintia mengaku jika dirinya sangat bahagia menerima kedatangan Johann Zarco.

“Saya sangat gembira dan bersemangat dengan kedatangan seorang pembalap hebat seperti Johann Zarco di tim kami dari tangan Ducati,” kata pemilik Avintia Raul Romero.

Tim Avintia sangat berharap jika musim depan kedua rider ini bisa menuntaskan finish di urutan ke 10 besar.

Memang Terbukti Tim Ducati Bermain Politik, Johann Zarco Resmi Umumkan

Pengumuman ini secara resmi dilontarkan Zarco melalui akun instagramnya, yang jika diterjemahkan artinya adalah.

“Aku sangat senang bisa mengumumkan secara resmi kontrakku dengan Ducati untuk musim 2020 di MotoGP bersama Reale Avintia Racing Tim. Pergelangan kakiku sedang memulihkan diri dengan baik. Jadi aku bisa menikmati musim dinginku dengan beristirahat dengan keluarga dan latihan lagi secepatnya,”.

Zarco masuk ke tim Avintia ini ternyata dengan status kontrak langsung dari Ducati Factory bukan dengan tim langsung.

Memang Terbukti Tim Ducati Bermain Politik, Johann Zarco Resmi Umumkan

Fenomena ini sangat lucu, mengingat dulu Zarco sempat menolak tawaran masuk ke tim Avintia karena dirinya menilai tim tersebut hanyalah team second line dan lebih baik turun ke Moto2 ketimbang disana. Lalu akhirnya Avintia secara resmi telah menjadi Factory-Supported Satelite team, dan mungkin karena itu Zarco jadi luluh dan mempertimbangkan tawarannya.

Seperti yang dikutip diatas, Zarco hanya dikontrak satu musim saja. Dan diprediksi, dalam setahun ini ia dapat memanfaatkan sebagai persiapan dalam membidik tim pabrikan mengganti posisi Dovi atau Petrucci.

Menurut kalian lebih mending Jack Miller yang naik ke tim pabrikan atau Johann Zarco?

Referensi : tmcblog.com(10/12/2019).
tata604Avatar border
tata604 memberi reputasi
1
637
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
MotoGP
MotoGP
KASKUS Official
1.5KThread5.3KAnggota
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.