Kaskus

Entertainment

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Menguak Jim Jones, Peoples Temple Dan Bunuh Diri Massal Jonestown

ashibnuAvatar border
TS
ashibnu
Menguak Jim Jones, Peoples Temple Dan Bunuh Diri Massal Jonestown
Menguak Jim Jones, Peoples Temple Dan Bunuh Diri Massal Jonestown
Pada 1974, Peoples Temple menandatangani kontrak untuk menyewa tanah di Guyana, Amerika Selatan. Komunitas itu membuat tempat pemukiman yang disebut Proyek Pertanian Peoples Temple atau juga disebut dengan Jonestown. Tempat itu memiliki sedikitnya 50 penduduk pada awal tahun 1977. Pemukiman Jonestown didirikan atas prakarsa Jim Jones.


Jim Jones adalah seorang gerejawan karismatik yang mendirikan Peoples Temple, sebuah sekte Kristen, di Indianapolis pada tahun 1950-an. Dia menentang rasisme, dan jemaatnya mampu menarik banyak orang keturunan Afrika-Amerika. Pada tahun 1965, dia memindahkan kelompok Peoples Temple ke California Utara, menetap di Ukiah dan setelah tahun 1971 pindah ke San Francisco.

Menguak Jim Jones, Peoples Temple Dan Bunuh Diri Massal JonestownPada tahun 1970-an, gerejanya dituduh oleh media terkait penipuan keuangan, penganiayaan fisik terhadap para anggotanya dan penganiayaan anak-anak. Tak tahan menanggapi kritikan yang semakin gencar, Jim Jones yang semakin paranoid mengundang jemaatnya untuk pindah bersamanya ke Guyana, di mana dia berjanji mereka akan membangun masyarakat yang damai.


Tiga tahun sebelumnya, sekelompok kecil pengikutnya telah melakukan perjalanan ke Guyana untuk persiapan mendirikan Jonestown di hutan Guyana. Alasan memilih Guyana sebagai tempat migrasi karena Guyana adalah tempat negara kulit hitam dimana mereka bisa hidup dalam kedamaian dan Guyana adalah satu-satunya negara yang penduduknya berbahasa Inggris di Amerika Selatan.

Menguak Jim Jones, Peoples Temple Dan Bunuh Diri Massal Jonestown

Setelah Jim Jones pindah ke Guyana, dia mendorong anggota Peoples Temple untuk mengikutinya ke sana. Populasi tumbuh menjadi lebih dari 900 orang pada akhir tahun 1978. Mereka yang pindah ke Guyana dijanjikan surga yang bebas dari kejahatan dunia luar. Jonestown tidak berubah menjadi surga yang dijanjikan oleh pemimpin mereka.  Para anggota Peoples Temple bekerja berhari-hari di ladang dan dijatuhi hukuman berat jika mereka menentang perintah Jim Jones. Paspor mereka disita, surat-surat mereka ditahan dan para anggota didorong untuk saling memberikan informasi dan dipaksa untuk menghadiri rapat panjang sampai larut malam. Jim Jones, pada saat itu diduga mengalami kesehatan mental yang menurun dan kecanduan narkoba dan meyakini bahwa pemerintah AS akan datang untuk menghancurkannya.

Menguak Jim Jones, Peoples Temple Dan Bunuh Diri Massal Jonestown

Pada tahun 1978, sekelompok mantan anggota Peoples Temple dan kerabat yang peduli meminta Kongres AS Leo Ryan, seorang politisi Demokrat dari California, melakukan perjalanan ke Jonestown untuk menyelidiki keadaan permukiman di Guyana. Pada 17 November 1978, Ryan tiba di Jonestown bersama sekelompok jurnalis dan pengamat lainnya. Pada awalnya kunjungan berjalan dengan baik, tetapi hari berikutnya, ketika delegasi Ryan hendak pergi, beberapa warga Jonestown mendekati rombongan itu dan meminta untuk membawa mereka bersamanya meninggalkan Guyana. Jones menjadi tertekan karena pembelotan para pengikutnya, dan salah seorang pengikut Jones menyerang Ryan dengan pisau. Anggota kongres itu melarikan diri dari insiden itu tanpa terluka, tetapi Jones kemudian memerintahkan pengikutnya untuk menyergap dan membunuh Ryan dan teman-temannya di landasan terbang ketika mereka berusaha untuk pergi. Leo Ryan dan empat orang lainnya dibunuh ketika mereka naik pesawat sewaan.

Menguak Jim Jones, Peoples Temple Dan Bunuh Diri Massal Jonestown

Kembali di Jonestown, Jim Jones memerintahkan semua orang untuk berkumpul di aula untuk melakukan apa yang disebutnya sebagai tindakan revolusioner. Jones memerintahkan jemaatnya untuk meminum ramuan Kool Aid rasa anggur yang bercampur sianida. Korban pertama yang meninggal adalah anggota termuda dari Peoples Temple, orang tua dan dewasa memaksa memasukkan minuman itu ke tenggorokan anak-anak dan balita. Orang dewasa kemudian antre meminum ramuan yang telah dicampur sianida sementara para penjaga bersenjata mengelilingi mereka. Mereka yang menolak dan memberontak akan langsung di tembak oleh petugas yang berjaga. Para penjaga yang terakhir hidup memilih menembak diri mereka mengikuti Jim Jones yang juga menembak dirinya sendiri.

Menguak Jim Jones, Peoples Temple Dan Bunuh Diri Massal Jonestown

Ketika pihak berwajib Guyana tiba di kompleks Jonestown pada hari berikutnya, mereka menemukannya ratusan mayat tergeletak. Banyak orang yang tewas ditemukan dengan tangan mereka yang saling berpelukan. Beberapa pengikut ada yang berhasil melarikan diri ke hutan ketika bunuh diri massal itu terjadi, sementara setidaknya sedikit dari anggota Peoples Temple, termasuk putra Jim Jones, selamat karena mereka berada di bagian lain dari wilayah Guyana pada saat itu.


Secara keseluruhan ada 918 orang meninggal, termasuk 276 anak-anak. Itu adalah satu-satunya kematian terbesar penduduk sipil Amerika dengan tindakan yang disengaja sampai peristiwa 11 September 2001. Markas besar Peoples Temple di San Francisco dikepung oleh media nasional dan kerabat korban Jonestown. Bunuh diri massal Jonestown menjadi salah satu peristiwa paling terkenal dalam sejarah AS. Pasca kejadian bunuh diri Jonestown, anggota Peoples Temple yang masih hidup di AS mengumumkan ketakutan mereka untuk menjadi sasaran pembunuhan anggota yang selamat dari Jonestown.


KOLEKSI THREAD MENARIK

Quote:

Diubah oleh ashibnu 03-12-2019 11:45
sebelahblogAvatar border
sebelahblog memberi reputasi
1
6.1K
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread108KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.