TS
wawanadalah21
KETIKA MENTERI NADIEM MENGHADIRKAN GURU BERKUALITAS
Salah satu tolak ukur Guru hebat itu adalah: mampu membentuk murid yang berpikir kritis kreatif dan menghadirkan bakat murid yang selama ini terpendam serta tidak diketahui.
Mencapai itu tentu saja sang Guru harus "merdeka". Tidak terbebani dengan segala pekerjaan formal dan usang yang membuat Guru berkutat pada urusan itu setiap harinya dalam kegiatan pendidikan.
Tidak juga Guru tekekang dalam sekat cara yang sejak dulu tidak pernah berubah. Akhirnya Guru tak pernah 'out of the box' sebab berada di sebuah ruangan gelap yang membuatnya sulit beranjak pergi.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ingin membuat perubahan. Seperti pada naskah pidatonya untuk Hari Guru Nasional 2019 yang telah tersebar viral di media sosial.
Pidato konkrit. Jelas menunjukkan strategi yang bisa diterapkan untuk membentuk Guru sebagai motor perubahan. Ada upaya gamblang tersampaikan untuk melakukan perubahan. Meskipun hanya dalam skala 'kecil'.
Menteri Nadiem adalah figur Tokoh Perubahan. Rekam jejaknya sebelum didaulat jadi Mendikbud jelas nyata. Sampai diakui skala nasional dan internasional. Berhasil memadukan kreativitas dengan kebutuhan zaman. Menteri Nadiem menunjukkan pikiran visioner.
Dan itu juga optimis bakal dilakukan Menteri Nadiem dalam skema aktivitas Guru. Membongkar yang membatasi, menghacurkan ritual formal usang yang yak sesuai zamannya. Meruntuhkan dinding yang membuat Guru tersekat aturan untuk mengeksplorasi bakat murid.
Itulah memang Guru abad 21. Guru sesuai semangat pergerakan industri 4.0. Guru yang yang mengubah mental lama menjadi pembaharu. Yang mengubah cara pandang kuno untuk menciptakan inovasi positif. Seperti pribadi Menteri Nadiem.*
Mencapai itu tentu saja sang Guru harus "merdeka". Tidak terbebani dengan segala pekerjaan formal dan usang yang membuat Guru berkutat pada urusan itu setiap harinya dalam kegiatan pendidikan.
Tidak juga Guru tekekang dalam sekat cara yang sejak dulu tidak pernah berubah. Akhirnya Guru tak pernah 'out of the box' sebab berada di sebuah ruangan gelap yang membuatnya sulit beranjak pergi.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ingin membuat perubahan. Seperti pada naskah pidatonya untuk Hari Guru Nasional 2019 yang telah tersebar viral di media sosial.
Pidato konkrit. Jelas menunjukkan strategi yang bisa diterapkan untuk membentuk Guru sebagai motor perubahan. Ada upaya gamblang tersampaikan untuk melakukan perubahan. Meskipun hanya dalam skala 'kecil'.
Menteri Nadiem adalah figur Tokoh Perubahan. Rekam jejaknya sebelum didaulat jadi Mendikbud jelas nyata. Sampai diakui skala nasional dan internasional. Berhasil memadukan kreativitas dengan kebutuhan zaman. Menteri Nadiem menunjukkan pikiran visioner.
Dan itu juga optimis bakal dilakukan Menteri Nadiem dalam skema aktivitas Guru. Membongkar yang membatasi, menghacurkan ritual formal usang yang yak sesuai zamannya. Meruntuhkan dinding yang membuat Guru tersekat aturan untuk mengeksplorasi bakat murid.
Itulah memang Guru abad 21. Guru sesuai semangat pergerakan industri 4.0. Guru yang yang mengubah mental lama menjadi pembaharu. Yang mengubah cara pandang kuno untuk menciptakan inovasi positif. Seperti pribadi Menteri Nadiem.*
tien212700 memberi reputasi
1
274
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Education
23.4KThread•16.7KAnggota
Komentar yang asik ya