- Beranda
- Stories from the Heart
Mau Menikah Prawan Atau Janda Yg Berpengalaman Minta Pencerahan
...
TS
ariprasetia7
Mau Menikah Prawan Atau Janda Yg Berpengalaman Minta Pencerahan
Duda dan janda adalah istilah untuk pria dan wanita yang telah bercerai atau ditinggal mati oleh pasangan pernikahannya.
Istilah janda kembang ditujukan bagi seorang janda yang masih muda, dan belum memiliki anak dari hasil pernikahannya.
Keperawanan atau perawan merupakan seseorang yang belum pernah melakukan persetubuhan Beberapa budaya maupun tradisi agama menempatkan keperawanan sebagai suatu kehormatan, yang umumnya disandang oleh perempuan yang tidak menikah.
Konsep keperawanan biasanya melibatkan isu moral atau religius yang berdampak pada status sosial maupun
Menyandang status janda bukan berarti menutup kesempatan perempuan untuk bertemu dengan pria baru yang bisa mengisi relung hatinya.
Sebab bagaimana pun janda adalah perempuan biasa yang memiliki hati dan bisa tertarik kepada siapapun. Namun memang, tidak mudah bagi seorang perempuan untuk menjalin hubungan saat menjadi janda.
Perawan memang menawan tapi Janda lebih menggoda.
mau tau kenapa demikian? inilah sebabnya:
Sebagian pria memilih berhubungan dengan seseorang yang lebih dewasa dari usianya. Bisa jadi wanita itu adalah seorang yang berstatus janda. Karena pria menginginkan seorang wanita yang bisa menuntun atau pemikirannya sudah dewasa.
Berharap jika kelak mempunyai anak, wanita itu sudah paham dan mengerti tentang cara mengurus anak yang baik dan benar.
Dari beberapa pria menjelaskan bahwa mereka lebih memilih wanita berstatus janda karena lebih menarik dibanding wanita yang seusia dengannya.
Mungkin dari beberapa gaya, tampilan wanita janda memang lebih baik dan lebih menarik. Sehingga membuat pria lebih menyukainya karena dinilai pintar dalam mengurus diri.
Pastinya semua orang ingin dimengerti oleh pasangannya, namun apakah bisa mengerti juga?
Nah, pria menjelaskan bahwa wanita berstatus janda lebih mengerti dan lebih paham posisi pria jika sedang sibuk atau mungkin tidak bisa menemuinya. Si pria lebih menyukai wanita yang demikian.
Tentu saja Anda boleh bangga pada diri sendiri.
Di saat banyak wanita tidak peduli dengan siapa mereka berhubungan intim, Anda menjaga keperawanan hanya untuk pria spesial, suami Anda. Pria yang bisa menjaga dan bertanggung jawab dalam hidup Anda.
sendiri. Di saat banyak wanita tidak peduli dengan siapa mereka berhubungan intim, Anda menjaga keperawanan hanya untuk pria spesial, suami Anda. Pria yang bisa menjaga dan bertanggung jawab dalam hidup Anda.
Bukti Bahwa Anda Tahan Godaan
Banyak godaan datang, bahkan dari pria yang menjadi pacar Anda. Tidak sedikit wanita melepas keperawanan sebagai bukti cinta, padahal hal itu tidak benar. Jika Anda berhasil menahan godaan tersebut sekaligus "Ah payah kamu, hari gini umur 25 masih perawan?" berarti Anda tahan banting dan punya prinsip yang teguh.
Selamat!
Menjaga Perintah Agama
Dari yang kami ketahui, hampir semua agama menyarankan agar wanita menjaga kesucian hingga menikah. Menjaga perintah agama menjadi salah satu alasan wanita menjaga dirinya dari godaan dunia, salah satunya berhubungan intim sebelum waktunya.
Tidak Dikejar Perasaan Berdosa
Ada pertentangan batin di setiap hati wanita untuk menjaga dirinya. Kadang wanita yang sudah berhubungan intim sebelum menikah, bahkan yang sudah berkali-kali melakukannya atas nama cinta tetap dikejar perasaan berdosa. Perasaan inilah yang membuat wanita tidak tenang dan takut akan masa depannya.
Bagaimana jika calon suaminya memutuskan hubungan karena tahu bahwa si wanita sudah tidak perawan? Percaya atau tidak, hal itu menjadi ketakutan terbesar wanita.
Menjaga Nama Baik Anda dan Keluarga
Kami punya cerita tentang sahabat yang sudah tidak perawan sebelum menikah. Wanita ini menjalin hubungan serius dengan seorang pria dan menutupi fakta bahwa dirinya sudah tidak perawan (bahkan para orang tuanya sendiri). Setelah bertunangan, barulah wanita ini mengaku pada calon suaminya.
Alasan terbesar mengapa pria terobsesi dengan keperawanan adalah ego mereka sendiri. Seorang pria mendapat dorongan ego ketika tahu bahwa dirinyalah satu-satunya pria yang membuat wanita yang diinginkan mau melepas keperawanannya.
Pemahaman agama yang bercampur dengan budaya ketimuran sampai saat ini membuat banyak pria meyakini bahwa wanita yang baik adalah yang bisa memelihara kesuciannya.
Bagi pria maupun wanita, keperawanan adalah hal yang sakral. Ketika wanita memercayakan keperawanan pada seorang pria, itu bisa dianggap sebagai keistimewaan
Janda
Ketika seorang perempuan statusnya adalah janda, maka dia harus bersuara untuk dirinya sendiri dalam akad nikah. Dia harus menyampaikan pendapatnya apakah dia bersedia menikah dengan seseorang yang dicalonkan bagi dirinya ataupun tidak.
Dalam hal ini, suaranya lah yang paling menentukan kelangsungan akad nikah. Dia diposisikan sebagai pihak yang bisa menentukan nasibnya sendiri.
Perawan
Berbeda halnya dengan perawan. Wali bisa memaksanya untuk menikah dengan lelaki yang baik baginya, selama tidak ada bahaya. Muktamar ke-5 NU di Pekalongan pada tanggal 7 September 1930 yang menyinggung soal ini berpendapat bahwa tindakan wali semacam itu adalah makruh alias tidak dianjurkan.
Ketika mudarat timbul akibat paksaan tersebut, hukumnya bisa berubah menjadi haram. Tetap disunnahkan untuk menanyakan pendapat si anak perawan tentang rencana pernikahannya, dan jika dia diam maka hal tersebut menunjukkan persetujuannya.
Jadi untuk perbedaan hak perawan dengan janda soal akad nikah ialah hanya persetujuannya tentang calon yang akan menikahinya. Bila perawan meminta persetujuan dengan wali, berbeda halnya dengan janda yang mempunyai peranannya sendiri dalam memilih calonnya sendiri yang tak harus meminta persetujuan terlebih dahulu dengan wali.
Istilah janda kembang ditujukan bagi seorang janda yang masih muda, dan belum memiliki anak dari hasil pernikahannya.
Keperawanan atau perawan merupakan seseorang yang belum pernah melakukan persetubuhan Beberapa budaya maupun tradisi agama menempatkan keperawanan sebagai suatu kehormatan, yang umumnya disandang oleh perempuan yang tidak menikah.
Konsep keperawanan biasanya melibatkan isu moral atau religius yang berdampak pada status sosial maupun
Menyandang status janda bukan berarti menutup kesempatan perempuan untuk bertemu dengan pria baru yang bisa mengisi relung hatinya.
Sebab bagaimana pun janda adalah perempuan biasa yang memiliki hati dan bisa tertarik kepada siapapun. Namun memang, tidak mudah bagi seorang perempuan untuk menjalin hubungan saat menjadi janda.
Perawan memang menawan tapi Janda lebih menggoda.
mau tau kenapa demikian? inilah sebabnya:
Sebagian pria memilih berhubungan dengan seseorang yang lebih dewasa dari usianya. Bisa jadi wanita itu adalah seorang yang berstatus janda. Karena pria menginginkan seorang wanita yang bisa menuntun atau pemikirannya sudah dewasa.
Berharap jika kelak mempunyai anak, wanita itu sudah paham dan mengerti tentang cara mengurus anak yang baik dan benar.
Dari beberapa pria menjelaskan bahwa mereka lebih memilih wanita berstatus janda karena lebih menarik dibanding wanita yang seusia dengannya.
Mungkin dari beberapa gaya, tampilan wanita janda memang lebih baik dan lebih menarik. Sehingga membuat pria lebih menyukainya karena dinilai pintar dalam mengurus diri.
Pastinya semua orang ingin dimengerti oleh pasangannya, namun apakah bisa mengerti juga?
Nah, pria menjelaskan bahwa wanita berstatus janda lebih mengerti dan lebih paham posisi pria jika sedang sibuk atau mungkin tidak bisa menemuinya. Si pria lebih menyukai wanita yang demikian.
Tentu saja Anda boleh bangga pada diri sendiri.
Di saat banyak wanita tidak peduli dengan siapa mereka berhubungan intim, Anda menjaga keperawanan hanya untuk pria spesial, suami Anda. Pria yang bisa menjaga dan bertanggung jawab dalam hidup Anda.
sendiri. Di saat banyak wanita tidak peduli dengan siapa mereka berhubungan intim, Anda menjaga keperawanan hanya untuk pria spesial, suami Anda. Pria yang bisa menjaga dan bertanggung jawab dalam hidup Anda.
Bukti Bahwa Anda Tahan Godaan
Banyak godaan datang, bahkan dari pria yang menjadi pacar Anda. Tidak sedikit wanita melepas keperawanan sebagai bukti cinta, padahal hal itu tidak benar. Jika Anda berhasil menahan godaan tersebut sekaligus "Ah payah kamu, hari gini umur 25 masih perawan?" berarti Anda tahan banting dan punya prinsip yang teguh.
Selamat!
Menjaga Perintah Agama
Dari yang kami ketahui, hampir semua agama menyarankan agar wanita menjaga kesucian hingga menikah. Menjaga perintah agama menjadi salah satu alasan wanita menjaga dirinya dari godaan dunia, salah satunya berhubungan intim sebelum waktunya.
Tidak Dikejar Perasaan Berdosa
Ada pertentangan batin di setiap hati wanita untuk menjaga dirinya. Kadang wanita yang sudah berhubungan intim sebelum menikah, bahkan yang sudah berkali-kali melakukannya atas nama cinta tetap dikejar perasaan berdosa. Perasaan inilah yang membuat wanita tidak tenang dan takut akan masa depannya.
Bagaimana jika calon suaminya memutuskan hubungan karena tahu bahwa si wanita sudah tidak perawan? Percaya atau tidak, hal itu menjadi ketakutan terbesar wanita.
Menjaga Nama Baik Anda dan Keluarga
Kami punya cerita tentang sahabat yang sudah tidak perawan sebelum menikah. Wanita ini menjalin hubungan serius dengan seorang pria dan menutupi fakta bahwa dirinya sudah tidak perawan (bahkan para orang tuanya sendiri). Setelah bertunangan, barulah wanita ini mengaku pada calon suaminya.
Alasan terbesar mengapa pria terobsesi dengan keperawanan adalah ego mereka sendiri. Seorang pria mendapat dorongan ego ketika tahu bahwa dirinyalah satu-satunya pria yang membuat wanita yang diinginkan mau melepas keperawanannya.
Pemahaman agama yang bercampur dengan budaya ketimuran sampai saat ini membuat banyak pria meyakini bahwa wanita yang baik adalah yang bisa memelihara kesuciannya.
Bagi pria maupun wanita, keperawanan adalah hal yang sakral. Ketika wanita memercayakan keperawanan pada seorang pria, itu bisa dianggap sebagai keistimewaan
Janda
Ketika seorang perempuan statusnya adalah janda, maka dia harus bersuara untuk dirinya sendiri dalam akad nikah. Dia harus menyampaikan pendapatnya apakah dia bersedia menikah dengan seseorang yang dicalonkan bagi dirinya ataupun tidak.
Dalam hal ini, suaranya lah yang paling menentukan kelangsungan akad nikah. Dia diposisikan sebagai pihak yang bisa menentukan nasibnya sendiri.
Perawan
Berbeda halnya dengan perawan. Wali bisa memaksanya untuk menikah dengan lelaki yang baik baginya, selama tidak ada bahaya. Muktamar ke-5 NU di Pekalongan pada tanggal 7 September 1930 yang menyinggung soal ini berpendapat bahwa tindakan wali semacam itu adalah makruh alias tidak dianjurkan.
Ketika mudarat timbul akibat paksaan tersebut, hukumnya bisa berubah menjadi haram. Tetap disunnahkan untuk menanyakan pendapat si anak perawan tentang rencana pernikahannya, dan jika dia diam maka hal tersebut menunjukkan persetujuannya.
Jadi untuk perbedaan hak perawan dengan janda soal akad nikah ialah hanya persetujuannya tentang calon yang akan menikahinya. Bila perawan meminta persetujuan dengan wali, berbeda halnya dengan janda yang mempunyai peranannya sendiri dalam memilih calonnya sendiri yang tak harus meminta persetujuan terlebih dahulu dengan wali.
0
1.1K
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya