TS
Odleva
Setelah Didepak Honda, Yamaha Kembali Terbuka Buat Zarco, Kurang Enak Apa Coba?
Setelah gagal mendapatkan "Lobster", karir Zarco di MotoGP sekarang makin terseok-seok. Seperti yang kita ketahui, Alex Marquez secara resmi telah menggantikan posisi dari Lorenzo, dan kemarin dirinya turun menjalani sesi test pra musim di sirkuit Valencia.
Hasil pra test, Alex masih belum bisa menunjukkan hasil yang terbaik, atau paling tidak bisa finish di urutan 15 besar. Dua kali test, yang pertama ia mengalami crash dan mencatat waktu +4 detik dari urutan pertama. Alhasil Alex hanya bisa menduduki urutan ke 20. Sesi test berikutnya ia memberikan improvement yang lumayan meski masih berada di urutan 20, setidaknya test kedua kemarin hanya memberikan gap waktu +2,7 detik saja.


Kembali ke topik...Zarco sepertinya sudah sangat pasrah berada di MotoGP, setelah rencanya gagal mengincar Lobster kemarin dirinya sempat digosipkan bakal ke tim Avintia Ducati. Namun dirinya justru membantah dan mengatakan jika lebih baik turun ke kelas Moto2 ketimbang masuk ke tim tersebut. Alasan utamanya adalah, Zarco takut jika karirnya akan kembali seperti di KTM jika ia masuk ke tim Avintia Ducati...padahal gosip terbarunya Zarco tertangkap sedang bernegosiasi dengan Ducati. Banyak yang bilang jika pertemuannya tersebut dengan beberapa petinggi Ducati seperti Cibatti dan Dall'Igna membincangkan soal tawaran di Avintia Ducati.
Namun jika rencananya tersebut gagal dan tidak disetujui, entah apa rencana yang bakal diambil Zarco, apakah ia akan kembali ke Marc VDS tim Moto2?
Tapi berita heboh muncul dari tim Yamaha, jadi selain Zarco punya peluang ke tim Avintia Ducati dan turun ke Moto2, tawaran datang kembali dari Yamaha yang dilontarkan langsung oleh Lin Jarvis.

” Saya mengatakan kepadanya jika program Honda tidak berhasil, Kami masih membuka kesempatan untuk memikirkan ulang ia sebagai test rider bagi Kami. Ia (saat itu) menunjukan ekspresi untuk terus membalap (sebagai pembalap tetap), jadi hal pertama adalah ia harus memutuskan dulu apakah ia mau membalap atau tertarik menjadi test rider, semuanya bergantung padanya. “tutur Lin Jarvis.
Jadi ternyata Yamaha masih membuka peluang bagi Zarco nih, tapi kembali lagi keputusannya ada di dirinya...apakah memang ia tetap kukuh ingin jadi pembalap tetap atau berminat jadi pembalap test rider.

Lin Jarvis mengatakan jika pihaknya kini tidak terlalu terburu-buru menekan Zarco, pilihan ada ditangannya dan saat ini ia sedang dihadapkan dengan banyak keputusan. Selain itu Yamaha pun gak akan kecewa jika Zarco kembali tolak lagi tawarannya, lagi pula Yamaha bisa menawarkannya ke Lorenzo jadi test rider.
” Saat ini kami nggak buru-buru, kita akan lihat apa yang ia putuskan mengingat situasi baru Honda yang dihadirkan kepadanya. Ia benar-benar masuk dalam pertimbangan. Sekarang ia bahkan lebih menarik karena ia bukan hanya pembalap yang cepat, ia memiliki pengalaman bersama KTM, ia memiliki pengalaman baru, jadi nggak ada yang negatif, hanya ada positif. Yang terpenting buatnya adalah menentukan apa yang akan ia lakukan. “tutupnya.
Referensi : tmcblog.com(20/11/2019).
Hasil pra test, Alex masih belum bisa menunjukkan hasil yang terbaik, atau paling tidak bisa finish di urutan 15 besar. Dua kali test, yang pertama ia mengalami crash dan mencatat waktu +4 detik dari urutan pertama. Alhasil Alex hanya bisa menduduki urutan ke 20. Sesi test berikutnya ia memberikan improvement yang lumayan meski masih berada di urutan 20, setidaknya test kedua kemarin hanya memberikan gap waktu +2,7 detik saja.


Kembali ke topik...Zarco sepertinya sudah sangat pasrah berada di MotoGP, setelah rencanya gagal mengincar Lobster kemarin dirinya sempat digosipkan bakal ke tim Avintia Ducati. Namun dirinya justru membantah dan mengatakan jika lebih baik turun ke kelas Moto2 ketimbang masuk ke tim tersebut. Alasan utamanya adalah, Zarco takut jika karirnya akan kembali seperti di KTM jika ia masuk ke tim Avintia Ducati...padahal gosip terbarunya Zarco tertangkap sedang bernegosiasi dengan Ducati. Banyak yang bilang jika pertemuannya tersebut dengan beberapa petinggi Ducati seperti Cibatti dan Dall'Igna membincangkan soal tawaran di Avintia Ducati.
Namun jika rencananya tersebut gagal dan tidak disetujui, entah apa rencana yang bakal diambil Zarco, apakah ia akan kembali ke Marc VDS tim Moto2?
Tapi berita heboh muncul dari tim Yamaha, jadi selain Zarco punya peluang ke tim Avintia Ducati dan turun ke Moto2, tawaran datang kembali dari Yamaha yang dilontarkan langsung oleh Lin Jarvis.

” Saya mengatakan kepadanya jika program Honda tidak berhasil, Kami masih membuka kesempatan untuk memikirkan ulang ia sebagai test rider bagi Kami. Ia (saat itu) menunjukan ekspresi untuk terus membalap (sebagai pembalap tetap), jadi hal pertama adalah ia harus memutuskan dulu apakah ia mau membalap atau tertarik menjadi test rider, semuanya bergantung padanya. “tutur Lin Jarvis.
Jadi ternyata Yamaha masih membuka peluang bagi Zarco nih, tapi kembali lagi keputusannya ada di dirinya...apakah memang ia tetap kukuh ingin jadi pembalap tetap atau berminat jadi pembalap test rider.

Lin Jarvis mengatakan jika pihaknya kini tidak terlalu terburu-buru menekan Zarco, pilihan ada ditangannya dan saat ini ia sedang dihadapkan dengan banyak keputusan. Selain itu Yamaha pun gak akan kecewa jika Zarco kembali tolak lagi tawarannya, lagi pula Yamaha bisa menawarkannya ke Lorenzo jadi test rider.
” Saat ini kami nggak buru-buru, kita akan lihat apa yang ia putuskan mengingat situasi baru Honda yang dihadirkan kepadanya. Ia benar-benar masuk dalam pertimbangan. Sekarang ia bahkan lebih menarik karena ia bukan hanya pembalap yang cepat, ia memiliki pengalaman bersama KTM, ia memiliki pengalaman baru, jadi nggak ada yang negatif, hanya ada positif. Yang terpenting buatnya adalah menentukan apa yang akan ia lakukan. “tutupnya.
Referensi : tmcblog.com(20/11/2019).
tata604 memberi reputasi
1
394
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
MotoGP
1.5KThread•5.3KAnggota
Komentar yang asik ya