TS
Odleva
Lorenzo Makin Ragu Di Honda, Apakah Ini Arti Siap Pensiun Dini?

Sebagai pembalap dengan gelar juara dunia sekelas Lorenzo sepertinya sangat memprihatikan melihat kondisinya jadi seperti ini sekarang.
Lorenzo disebut-sebut bakal bisa tampil kompetitif di musim 2019 ini setelah bersama dengan tim Repsol Honda, tapi justru sebaliknya Lorenzo sering mengalami kesulitan ketika menjalani sesi balapan dari awa musim sampai sekarang.
Manager LCR Honda, Luccio Gecchinello mengatakan jika karir Lorenzo akan ditentukan setelah tes pra musim Valencia bulan depan.
Disitu ia bakal diberi kesempatan untuk mencoba motor baru RC213V model 2020, jika kesimpulannya bisa tampil memuaskan dengan motor baru tidak menutup kemungkinan Honda akan memperpanjang kontraknya sampai 2021.
Dan sebaliknya jika Lorenzo masih kesulitan beradaptasi dengan model motor baru nanti, maka diprediksi dirinya bakal hengkang dari Honda.

Dari awal musim Lorenzo memang sudah mengeluhkan soal masalah teknis, ia mengaku sulit beradaptasi dengan motornya saat ini. Salah satu alasan yang ia lontarkan kenapa sulit beradaptasi adalah Honda RC213V model 2019 ini banyak dirancang untuk Marquez, sehingga rider-rider lain susah untuk menyesuikan play style dari Marquez.
Selain itu performa Lorenzo semakin menurut juga dikarenakan dirinya setelah mengalami insiden crash yang menyebabkan cidera tulang punggung belakang. Belum juga adaptasi dengan motornya, malah ditambah cidera.
Menurut informasi yang diperoleh, rentetan cidera Lorenzo musim ini sangat membuatnya terbebani. Pertama ia harus naik meja operasi pasca alami patah tulang Skafoid kirinya ketika berlatih dengan Motorcross. Atas insiden itu ia terpaksa harus absen 3 hari yang mana itu adalah kesempatan yang hilang untuk lebih memahami karakter motornya.

Low side kembali menimpanya ketika di putaran ke tujuh sirkuit Catalunya. Dan saat itu ia melibatkan 3 rider sekaligus yang out dalam sesi balap Spanyol musim ini. Tak sampai disitu saja, saat menjalai FP1 di Assen Lorenzo kembali crash yang mengharuskan ia absen 4 hari karena tulang punggungnya patah.
PR yang masih dihantui di kepala Lorenzo adalah bagaimana cara menjinakkan Honda RC213V ini. Hal tersebut tentu semakin membuat dirinya bimbang antara tetap terus di Honda atau hengkang dari sana.
Padahal Marquez juga sudah wanti-wanti jika model Honda RC213V 2020 gak jauh berbeda dengan model RC213V tahun ini.

“Apa yang bisa kukatakan jelas bahwa itu adalah masa yang sulit dari hubungan Jorge dan Tim, jika melihat 5 kali juara dunia finish diposisi terakhir dengan gap lebih dari 1 menit sepertinya hal yang sangat menyedihkan baginya.” Ujar Cecchinello.
“Jorge tidak suka motor Honda, ia akan menunggu untuk melihat bagaimana hasilnya dengan prototipe 2020 untuk melanjutkan atau pensiun. Aku tidak ingin membayangkan bahwa ia bersedia untuk melanjutkan lagi musim depan dengan 20 race dan selalu finish dibelakang.” Tutup Cecchinello…
Referensi : iwanbanaran.com(11/11/2019).
tata604 memberi reputasi
1
372
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
MotoGP
1.5KThread•5.2KAnggota
Komentar yang asik ya