- Beranda
- Beritagar.id
KPK disentil kasus besar tak tuntas
...
TS
BeritagarID
KPK disentil kasus besar tak tuntas

Pegawai KPK saat menggelar aksi unjuk rasa di kantor KPK, Jakarta, Jumat (6/9/2019). Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif, mengaku tak tahu ada laporan dugaan kasus korupsi dari Presiden Joko "Jokowi" Widodo yang belum diselesaikan. Hal ini menanggapi Menko Polhukam, Mahfud MD, yang menyebut Jokowi pernah melaporkan kasus korupsi besar, tapi belum kunjung terungkap (11/11/2019).
Meski demikian, Syarif menduga ada dua kasus yang menjadi perhatian Jokowi, yakni kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter Augusta Westland (AW)-101 di TNI AU, dan kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah eks Direktur Utama Pertamina Energy Trading Ltd atau Petral, terkenal dengan sebutan kasus "mafia migas".
Syarief mengatakan dua kasus tersebut sulit diselesaikan karena rumitnya perkara dan sulitnya mendapat bukti. Kasus AW 101 masih menunggu audit hasil kerugian negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sedangkan kasus Petral melibatkan beberapa negara "surga pajak" yang sulit diajak bekerja sama.
Ringkasan
- Menurut Menko Polhukam, Mahfud MD, Presiden Joko Widodo pernah melaporkan kasus korupsi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
- Mahfud MD menyentil KPK soal kasus tersebut dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Senin (11/11/2019).
- Menko Polhukam kembali menemui tokoh-tokoh yang pernah bertemu Presiden untuk membahas penguatan KPK dalam menindaklanjuti kasus-kasus korupsi.
- Para tokoh tetap ingin Presiden Jokowi menerbitkan Perppu KPK, meski proses uji materiil Revisi UU KPK masih berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK).
- Menanggapi Mahfud MD, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, menyatakan pihaknya belum mengetahui kasus apa yang dimaksud.
- Dia pun mempersilakan Mahfud untuk mendatangi KPK bila memang ingin mengetahui lebih jauh terkait kasus yang dimaksud.
- Namun Laode mengakui terdapat dua kasus yang menjadi perhatian Presiden, kasus pengadaan helikopter Augusta Westland (AW)-101 di TNI AU, dan kasus dugaan suap di Petral, anak perusahaan Pertamina.
- Juru Bicara KPK Febri Diansyah justru mengajak Mahfud MD terlibat, karena secara organisasi TNI berada di bawah koordinasi Menko Polhukam.
- Dalam kasus AW 101, KPK masih menunggu audit hasil kerugian negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
- Sementara dalam kasus Petral, bukti-bukti korupsi ini terjadi di sejumlah negara "surga pajak". Sayangnya hanya dua negara yang mau bekerja sama.

Jumlah berita per mediaSebaran LinimasaSebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 22:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 06:00 WIB dengan total 14 pemberitaan.

Jumlah berita per jamSebaran FacebookJumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh cnbcindonesia.com dengan 2872 interaksi, diikuti peringkat kedua merdeka.com dengan 1645 interaksi. Selanjutnya detik.com dengan 596 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di FacebookSumber
- Jokowi Instruksikan Mahfud MD Perkuat Lembaga Antikorupsi untuk Ungkap Kasus Besar - inews.id
- KPK Ajak Mahfud MD Ikut Kontribusi dalam Kasus Helikopter AW-101 - kompas.com
- Mahfud MD: Saya Senang Kalau Jokowi Keluarkan Perppu KPK, tapi Menteri Laksanakan Perintah Presiden - tribunnews.com
- Sikap Mahfud MD Soal Perppu KPK, Dulu dan Sekarang - republika.co.id
- Mahfud MD Akui Bakal Senang Kalau Jokowi Terbitkan Perppu KPK - atorcator.com
- KPK Enggak Tahu Kasus yang Dilaporkan Jokowi Kepadanya - merahputih.com
- Tokoh Masyarakat Dorong Perppu KPK Tetap Diterbitkan - ayojakarta.com
- Sebut Jokowi Pernah Lapor Kasus Besar tak Diungkap KPK, Aktivis Politik: Mahfud Mulai Salahkan KPK & Jilat Presiden - suaranasional.com
- Beda trio macan di Media dan di Depan Jokowi, Mahfud: Saya Sekarang Menteri - eramuslim.com
- KPK Sebut Kasus Heli AW-101 dan Minyak Mentah Disorot Jokowi - cnnindonesia.com

Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...sar-tak-tuntas
---
Baca juga dari kategori BERITA :
-
Kualitas udara terbaik dan terburuk di Indonesia (Rabu, 13/11/2019)-
Ambang batas nilai tes CPNS akan diturunkan-
Pesona kopi giling lintas generasianasabila dan tata604 memberi reputasi
2
525
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
13.5KThread•914Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya