- Beranda
- Beritagar.id
Kerugian dan utang BUMN harus jadi perhatian khusus Erick Thohir
...
TS
BeritagarID
Kerugian dan utang BUMN harus jadi perhatian khusus Erick Thohir

Presiden Joko Widodo (kanan) menyerahkan petikan keputusan kepada calon Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) dalam rangkaian acara pelantikan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kerugian dan beban utang tinggi yang ditanggung oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebut-sebut menjadi pekerjaan rumah terberat bagi Menteri BUMN, Erick Thohir.
Kiprah Erick sebagai pengusaha swasta bertangan dingin diharapkan mampu membenahi tata kelola BUMN yang tidak pernah lepas dari sorotan publik seperti, Garuda Indonesia, Krakatu Steel hingga asuransi Jiwasraya. Ketiga BUMN tersebut kerap kali menjadi sasaran kritik karena kinerjanya yang kurang memuaskan.
"PR yang sangat berat, karena banyaknya BUMN yang masih rugi, masalah utang BUMN yang terus naik, dan holding BUMN harus menjadi prioritas dan perhatian khusus," ujar Ekonom Senior Indef, Aviliani, dalam sebuah diskusi di Jakarta dikutip Senin (28/10/2019).
Aviliani mengatakan Erick harus mengevaluasi keberadaan perusahaan pelat merah yang terus menerus rugi. Menurutnya apabila tidak lagi mempunyai prospek ataupun terus merugi perlu dibuat keputusan untuk diakuisisi BUMN lain yang bisa mampu menambah rantai suplai (value chain).
"Termasuk BUMN yang memiliki utang besar harus dievaluasi kembali apabila masih punya prospek dan mampu untuk mengembalikan, atau justru bila dilanjutkan justru dapat merugi perlu diambil keputusan," jelasnya.
Sebelumnya lembaga pemeringkat global, Moody's Investor Service juga memberi peringatan bahwa utang BUMN yang tidak terkontrol bisa menjadi sumber risiko keuangan negara.
Dalam laporan yang diterbitkan September lalu, Moody's menjelaskan bahwa BUMN di kawasan Asia Pasifik kecuali Tiongkok menjadi sumber risiko kontijensi atau risiko ketidakpastian terkait perolehan laba atau rugi pada neraca pemerintah.
Menurut riset Moody's tersebut, beberapa BUMN di Indonesia, Taiwan, Thailand, India, Korea dan Malaysia menunjukkan outlook utang yang mengkhawatirkan.
Beberapa indikator yang digunakan oleh Moody's untuk melihat adanya risiko kontijensi tersebut antara lain rasio utang terhadap modal (debt to equity ratio/DER), kemampuan bayar utang (interest coverage rasio/ICR), rasio balik modal (retun on equity/ROE) serta persentase utang terhadap PDB BUMN.
Beberapa BUMN Indonesia yang disorot dalam laporan Moody's adalah PT Waskita Karya Tbk. (WSKT), PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA), PT Adhi Karya Tbk. (ADHI), PT Kimia Farma Tbk. (KAEF), PT Krakatau Steel Tbk. (KRAS) dan PT Indofarma Tbk. (INAF).
Sejak awal tahun ini, tercatat utang luar negeri (ULN) BUMN RI terus mengalami tren peningkatan. Dari periode Januari-Juli, ULN BUMN sudah naik lebih dari AS $ 6,3 miliar atau naik 13,8 persen.
Proporsi utang BUMN terhadap total utang luar negeri swasta pada Juli 2019 tercatat mencapai 26,7 persen. Naik 2,7 basis poin bila dibandingkan dengan ULN swasta pada awal tahun ini.
Holding harus dilanjutkanRencana Erick memperbesar penetrasi BUMN di pasar global agaknya semakin berat manakala warisan pekerjaan rumah yang ditinggalkan Menteri BUMN sebelumnya, Rini Soemarno, juga cukup banyak.
Saat serah terima jabatan (sertijab) beberapa waktu lalu, Rini langsung menitipkan pekerjaan holding BUMN kepada Erick. Menurut Rini, holding BUMN ini penting agar kinerja perusahaan negara bisa lebih baik.
"BUMN ini seringkali berkompetisi dan akhirnya melemahkan kita sendiri. Tapi sekarang sudah lebih baik dan berani berkomunikasi. Yang besar mau lihat yang kecil, dan yang kecil sudah berani datang ke yang besar,” tutur Rini.

Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...s-erick-thohir
---
Baca juga dari kategori BERITA :
-
Tarik ulur harga listrik nasional-
Sebagian besar emiten naik, LQ45 perkasa pekan ini-
Spot dengan kualitas udara terbaik dan terburuk (Senin, 28/10/2019)anasabila dan tata604 memberi reputasi
2
408
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
13.5KThread•916Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya