- Beranda
- Beritagar.id
IHSG ditutup menguat 0,43 persen
...
TS
BeritagarID
IHSG ditutup menguat 0,43 persen

IHSG ditutup menguat 0,43 persenPerdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup hari ini Selasa (22/10/2019) menghijau 0,43 persen, atau 26,51 poin di level 6.225,50. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.229,40 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.178,56 poin.
Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 492,29 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,20 triliun. Sebanyak 186 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 224 emiten melemah, dan 249 emiten tidak mengalami pergerakan.
Mitra Komunikasi Nusantara (Tbk) dengan mayoritas saham dimiliki oleh Monjess Investama PT (59,03%) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan hari ini. Emiten bersandi MKNT tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat di level Rp59 (18 persen) per saham, dimana Senin (21/10) ditutup Rp50 per unit.
Optima Prima Metal Sinergi (Tbk) yang 59,79 persen saham dikuasai oleh PT Asian Perkasa Indosteel ini merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada Selasa (22/10). Emiten bersandi OPMS mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp189 (-17,83 persen) per saham, dimana sebelumnya ditutup Rp230 per unit.
Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 26,27 ribu kali, dengan volume 290,01 juta saham.
Penguatan indeks dipengaruhi oleh 7 sektor saham, dengan kontribusi terbesar datang dari sektor Industri Dasar mencapai 1,92 persen (17,45 poin), disusul sektor Keuangan sebesar 0,77 persen (9,67 poin), dan saham-saham di sektor Infrastruktur sebesar 0,51 persen (6,19 poin).
Sedangkan sektor saham yang melemah, di antaranya Industri Konsumsi, mencapai -0,82 persen (-17,47 poin). Berikutnya adalah sektor Pertanian sebesar -0,18 persen (-2,42 poin), lalu saham di sektor Pertambangan yang menyusut hingga -0,05 persen (-0,79 poin).
Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,17 triliun, terutama pada saham Japfa Comfeed Indonesia (Tbk) (JPFA), Smartfren Telecom (Tbk) (FREN), dan Bumi Resources (Tbk) (BUMI).
Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,13 triliun, khususnya pada saham Rimo International Lestari Tbk (RIMO), Digital Mediatama Maxima (Tbk) (DMMX), dan Barito Pacific (Tbk) (BRPT).
Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.

Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...uat-043-persen
---
Baca juga dari kategori BERITA :
-
Suara perempuan di panggung politik-
Kota dengan kualitas udara terbaik dan terburuk di dunia (Selasa, 22/10/2019)-
Mengubur stigma wilayah sebagai basis tokohanasabila dan tata604 memberi reputasi
2
325
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
13.5KThread•890Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya