Kaskus

News

BeritagarIDAvatar border
TS
BeritagarID
Densus 88 tangkap pedagang es keliling terduga teroris JAD
Densus 88 tangkap pedagang es keliling terduga teroris JAD
Foto ilustasi. Petugas Densus 88 Antiteror Mabes Polri berjaga di rumah kontrakan yang dihuni EY alias Rafli saat dilakukan penggeledahan di Kavling Barokah, Kelurahan Bahagia, Babelan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/5/2019). Hasil Penggeledahan itu tim Densus 88 Mabes Polri mengamankan sejumlah barang bukti seperti pin ISIS, anak panah, ardosistem dan sejumlah senjata tajam.
Densus 88 menangkap pedagang es keliling berinsisial B yang menjadi terduga teroris pada Minggu malam (13/10/2019) di Cirebon, Jawa Barat.

"Kami mendapatkan informasi yang bersangkutan terlibat di Jaringan JAD (Jamaah Ansharut Daulah)," kata Kapolres Cirebon AKBP Roland Ronaldy di kantornya, merujuk laporan kumparan.com (h/t Ciremai Today).

Setelah menggeledah rumah B di kawasan Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, aparat menyita setidaknya delapan buku jihad dan senjata tajam berupa sangkur.

B sudah menetap di daerah tersebut selama setahun belakangan. Sebelumnya, ia tinggal di Jakarta. "Tanpa ada kecurigaan. Pagi jualan, sore pulang. Sama tetangga biasa. Ini rumah mertuanya. Kata istrinya sih aslinya orang Padang," ujar Ketua RW 3 Kelurahan Panjunan Sarif Rahman seperti laporan detikcom.

Pada waktu hampir bersamaan, Densus 88 juga membekuk terduga teroris di Toserba Mandala, Jalan Ahmad Yani, Indramayu, Minggu (13/10) --menukil laporan tribunnews.com. Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut soal identitas terduga teroris dan barang bukti yang disita.

Lima hari sebelumnya, polisi juga mencokok anggotanya sendiri, Bripda Nesti, yang diduga terlibat jaringan BAD di Bekasi. Kabag Penum Biro Penmas Divisi humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di, Jakarta, memastikan Nesti aktif mengikuti kegiatan yang terafiliasi jaringan pimpinan Abu Zee Ghurobah.

Menyusul penyerangan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM Wiranto di Pandeglang, Banten, polisi juga menangkap tersangka SA alias Abu Rara dan istrinya yang diduga berjejaring dengan JAD Bekasi.

Pada Kamis (10/10), polisi meringkus seorang bapak dan anak berinisal NK dan JA di Jembrana, Bali. Keduanya diduga jaringan kelompok JAD.

Adapun pada akhir September 2019, Densus 88 mengamankan lima terduga teroris. Masing-masing MR, AA alias Adi, AA alias Anto, W dan I, yang ditangkap di gudang SMP di Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (29/9).
Merebaknya JAD
JAD yang berkiblat ke ISIS mulai tumbuh dan berkembang setelah meredupnya kelompok radikal pelaku teror yang menguasai Indonesia sejak 1970an, Jamaah Islamiyah (JI). JI yang berkiblat kepada Al-Qaeda meredup pada 2007 akibat pelumpuhan oleh Densus 88 dan puncaknya baku tembak tahun tersebut.

Pentolan JAD di Indonesia adalah pelaku teror Sarinah pada 2016 yang divonis hukuman mati, Aman Abduraahman. JAD berkembang di seluruh Indonesia dan penangkapan terduga teroris mulai gencar kembali.

Sel organisasi kaki tangan ISIS di Indonesia selain JAD ialah JAT atau Jamaah Ansharut Tauhid. JAT di bawah komando bekas JI, Abu Bakar Baasyir.

JAD dan JAT punya konsep yang serupa, sementara JI berbeda. Musuh JI adalah far enemy atau negara-negara Barat dan orang kulit putih. Sementara musuh JAD dan JAT adalah polisi karena mereka dianggap sebagai thagut anshar atau pembantu pemerintah Indonesia yang kafir.
Densus 88 tangkap pedagang es keliling terduga teroris JAD

Data Global Terrorism Databese (GTD) dari Universitas Maryland yang dikumpulkan dan dimutakhirkan oleh tim Beritagar.id menunjukkan perbedaan sasaran target per 2007.

Sebelum 2007; target teror terbanyak adalah tokoh agama, tempat ibadah, dan sipil. Sementara setelah 2007 lebih banyak menyerang polisi.

Penyerangan terhadap polisi di markasnya pernah terjadi di Polsek Wonokromo, Surabaya, pada April 2019. Seorang terduga teroris berpura-pura melapor dan tiba-tiba membacok aparat yang bertugas hingga menyisakan luka di tangan dan pipi.

Penyerangan akbar kepada polisi di markasnya juga pernah terjadi di kota ini, pada 14 Mei 2018. Pengeboman Markas Polrestabes Surabaya menyebabkan empat orang meninggal.
Densus 88 tangkap pedagang es keliling terduga teroris JAD


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ga-teroris-jad

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Densus 88 tangkap pedagang es keliling terduga teroris JAD Korban jiwa akibat topan Hagibis dilaporkan jadi 37 orang

- Densus 88 tangkap pedagang es keliling terduga teroris JAD Bagaimana kualitas udara Jakarta dibanding kota dunia? (Senin, 14/10/2019)

- Densus 88 tangkap pedagang es keliling terduga teroris JAD Selimut asap kembali ke Palembang, terparah sepanjang 2019

tata604Avatar border
anasabilaAvatar border
anasabila dan tata604 memberi reputasi
2
290
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
Beritagar.id
KASKUS Official
13.5KThread851Anggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.