- Beranda
- Beritagar.id
Penutupan LQ45 diwarnai pelemahan 31 emiten pekan ini
...
TS
BeritagarID
Penutupan LQ45 diwarnai pelemahan 31 emiten pekan ini

Penutupan LQ45 diwarnai pelemahan 31 emiten pekan ini
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) cukup fluktuatif pada pekan kedua Oktober 2019 (7-11/10/2019). Dari 45 saham anggota indeks LQ45, 14 saham di antaranya membukukan hasil positif selama periode tersebut.
Hingga penutupan akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rata-rata turun 52,75 poin (0,87 persen) dari 6092,51 ke angka 6039,76 dibanding pekan sebelumnya. Nilai tersebut meneruskan tren empat pekan terakhir yang relatif menurun.
Nilai transaksi harian selama sepekan terakhir menurun 2,91 persen menjadi Rp7,91 triliun.
Kondisi ini diikuti oleh menurunnya rata-rata volume transaksi harian dari 15,70 miliar unit saham, menjadi 14,78 miliar unit atau naik 5,89 persen.
Investor asing mencatatkan nilai pembelian hingga Rp10,30 triliun, meningkat 9,01 persen dibanding periode sebelumnya.
Nilai penjualannya juga mengalami peningkatan 16,12 persen dari Rp9,58 triliun menjadi Rp11,42 triliun.
Adapun nilai kapitalisasi bursa hingga Jumat (11/10/2019) menurun sebesar 0,86 persen menjadi Rp6.942,45 triliun dari posisi Rp7.002,50 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
Lima emiten yang mengalami kenaikan harga tertinggi berturut-turut adalah: Gudang Garam Tbk. (GGRM), Indo Kordsa Tbk. (BRAM), Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA), dan Transcoal Pacific Tbk. (TCPI).
Sementara itu, indeks saham LQ45 tidak mampu mencatatkan peningkatan. Indeks berisi saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan paling likuid itu turun 12,57 poin (1,32 persen) ke angka 949.
Selama perdagangan sepekan lalu, 14 dari 45 saham indeks LQ45 kinerjanya positif, sedangkan 31 lainnya negatif. Penurunan pada 31 emiten berkisar antara 12 - 1535 poin. Saham Unilever Indonesia Tbk. memimpin kenaikan harga, mencapai 44,20 ribu poin.
Sebaliknya, peningkatan nilai pada 14 emiten rata-rata berkisar 5 - 394 poin. Penurunan paling tajam dialami saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk.. dari sektor Keuangan.
Saham LQ45 paling aktif adalah Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) dengan jumlah transaksi mencapai 90,36 ribu kali. Sedangkan saham yang mencatatkan nilai transaksi tertinggi adalah Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan total nilai mencapai Rp2,26 triliun.
Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.

Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...kan-ini-128155
---
Baca juga dari kategori BERITA :
-
Cek, kualitas udara di kotamu (Senin, 14/10/2019)-
Jokowi lanjutkan program BBM satu harga hingga 2024-
Bolaang Mongondow Timur dilanda gempaanasabila dan tata604 memberi reputasi
2
191
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
13.5KThread•851Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya