Kaskus

News

BeritagarIDAvatar border
TS
BeritagarID
Cara Hamish Daud ajak Indonesia mencintai lautan
Cara Hamish Daud ajak Indonesia mencintai lautan
Aktor Hamish Daud (kiri) dan CEO SGE Live, Mervi Sumali, menunjukkan kaus karya Hamish di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019). Hasil penjualan kaus tersebut akan digunakan sebagai dana pelestarian biota laut.
Dekat dengan laut di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), hampir sepanjang hidupnya, tak heran bila Hamish Daud amat mencintai lautan serta rela menyumbang tenaga, pikiran, dan uang untuk membantu melestarikannya.

Aktor dan suami dari penyanyi Raisa ini mengatakan, keberadaan binatang laut sedang terancam karena pembuangan limbah plastik, perburuan dan penangkapan ikam, perdagangan ilegal, serta eksploitasi yang merusak habitat laut.

"Indonesia adalah negara kepulauan dengan luas lautan mencapai 70 persen dari total luas wilayah. Sekarang keberadaan binatang-binatang laut ini terancam karena aktivitas pembuangan limbah plastik, perburuan dan penangkapan ikan, perdagangan ilegal, dan eksploitasi yang merusak habitat laut,” kata Hamish di konferensi pers di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat, (11/10/2019).

“Padahal binatang-binatang laut memiliki peran signifikan dalam menjaga keutuhan dan kelestarian ekosistem laut. Jika binatang-binatang laut terancam, maka kesehatan laut juga turut terancam. Hal ini tentunya berdampak langsung pada sektor ekonomi bangsa, seperti perikanan dan pariwisata,” sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, lelaki warga Australia yang besar di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, itu memperkenalkan cara terbarunya untuk menjaga kehidupan biota laut di Indonesia.

Yayasan Indonesian Ocean Pride yang ikut didirikannya, berkolaborasi dengan Sorak Gemilang Entertainment (SGE Live) untuk mengedukasi masyarakat mengenai lautan dan kehidupan di dalamnya.

Edukasi tersebut dilakukan dengan cara menarik. Mereka memajang instalasi karya seni digital bernama “teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives” di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan.

Salah satu dari instalasi karya seni tersebut adalah Sketch Aquarium. Para pengunjung bisa mewarnai binatang laut yang diinginkan. Lantas binatang tersebut akan menjadi bagian dari biota laut yang ditampilkan dalam sebuah layar raksasa.

Tiket masuk ke dalam instalasi tersebut dijual Rp200.000/orang untuk hari biasa dan Rp250.000/orang pada akhir pekan. Di dalam instalasi, pengunjung bisa berdonasi kepada Indonesian Ocean Pride (IOP) dengan membeli kaus (t-shirt) seharga Rp199.000.

Ada tiga pilihan gambar kaus yang tersedia, yakni Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna), Hiu Martil (Hammerhead Shark), dan Humphead Parrotfish. Ketiganya adalah buah karya Hamish Daud.

Setiap pengunjung bisa membeli maksimal dua buah kaus selama periode 11 Oktober hingga 11 November 2019. Uang hasil penjualannya 100 persen akan didonasikan untuk kegiatan IOP.
Kampanye pelestarian Laut Sawu View this post on Instagram Oceans and Cryospheres shape our identity & way of life. Our future is in our hands. @indonesianoceanpride @ipcc @kemenkomaritim @jokowi pic: @pinneng
A post shared by Hamish Daud Wyllie (@hamishdw) on Oct 1, 2019 at 11:28pm PDT

Hamish mengatakan, uang dari hasil penjualan rencananya akan digunakan untuk melakukan kampanye pembuatan Taman Laut Sawu di NTT. Ia mengatakan bahwa laut tersebut masih kurang diperhatikan oleh banyak orang.

"Saya akan bikin campaign pertama kita tahun depan jauh lebih efektif. Tahun depan saya mau bikin campaign di Laut Sawu. Ada yang tau Laut Sawu? Laut Sawu itu lautan di NTT. Bagian NTT itu ada bagian laut lepas yg kurang diperhatiin, dan saya mau itu (menjadi) taman laut," ujar lelaki berusia 39 tahun itu.

Laut Sawu terletak di antara Pulau Sawu, Sumba, Rote, Timor, dan Flores. Luasnya mencapai 3,5 juta hektare dengan titik terdalam mencapai 3.497 meter dari permukaan laut.

Keanekaragaman hayati dan posisinya sebagai perlintasan beragam biota laut yang dilindungi membuat pemerintah Indonesia menetapkannya sebagai taman nasional melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. Kep.05/2014, yang ditandatangani 27 Januari 2014.

Beberapa jenis paus, menurut Data Kawasan Konservasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, diketahui telah menjadikan Laut Sawu sebagai "rumah" mereka. Di sana hidup antara lain paus sperma (sperm whale), paus pembunuh kerdil (pigmy killer whale), dan paus kepala semangka (melon headed whale).

Laut Sawu juga menjadi tempat bergantungnya 500 jenis karang, 336 jenis ikan karang, 14 spesies setasea, dan tiga jenis penyu. Nelayan di 155 desa dan 10 kabupaten sekitarnya pun bergantung pada kelestarian ikan yang menjadi sumber kehidupan mereka.

Ayah Hamish, David Wyllie, adalah seorang peselancar asal Australia yang jatuh cinta pada Pulau Sumba dan kemudian menetap di sana hingga wafat pada tahun 2012. Oleh karena itulah, Hamish selalu menganggap Sumba adalah rumahnya dan rumah harus dijaga.

Untuk itulah, melalui IOP--yang didirikannya bersama ahli konservasi laut Mark Erdmann, sinematografer Shawn Heinrich, dan Sarah Lewis dari Indonesia Manta Project--mengumpulkan dana untuk memetakan spesies apa saja yang ada di Laut Sawu dan kemudian menjaga kelestarian mereka.

"Basically, saya ingin menjaga Laut Sawu karena saya besar di Sumba. Saya sudah liat kejadian-kejadian dalam 30 tahun ini dan sudah sangat drastis dan sudah sangat berkurang spesies ikan," tuturnya.

"Ini satu bagian di Indonesia yang hampir dilupakan karena semua fokus di Raja Ampat, di Bali. Laut Sawu tidak ada satupun yang tahu laut itu di mana."
Cara Hamish Daud ajak Indonesia mencintai lautan


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...ncintai-lautan

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Cara Hamish Daud ajak Indonesia mencintai lautan Cek, kualitas udara di kotamu (Sabtu, 12/10/2019)

- Cara Hamish Daud ajak Indonesia mencintai lautan Nesti, polwan calon "pengantin" teror telah dipecat

- Cara Hamish Daud ajak Indonesia mencintai lautan Jalur sepeda di kawasan ganjil genap Jakarta siap digunakan

tata604Avatar border
anasabilaAvatar border
anasabila dan tata604 memberi reputasi
2
543
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
Beritagar.id
KASKUS Official
13.5KThread885Anggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.