- Beranda
- Beritagar.id
Menyeret Pak Wali yang ingkari janji kampanye
...
TS
BeritagarID
Menyeret Pak Wali yang ingkari janji kampanye

JALAN | Ilustrasi: tangkapan layar suasana sebuah kampung di Las Margaritas, Chiapas, Meksiko, dalam Google Maps, Januari 2019.
Kekerasan warga terhadap pejabat atas alasan apa pun juga terjadi di Las Margaritas, Chiapas, Meksiko. Selasa (8/10/2019), belasan warga Desa Santa Rita El Invernadero menyeret Wali Jorge Luis Escandón Hernández dengan pikap di jalan. Mereka kesal karena dia belum memperbaiki jalan, padahal itu janjnya saat berkampanye.
Para penyerang mengikat Pak Wali lalu menghelanya dengan pikap. Polisi segera menghentikan aksi itu.
Pak Wali cedera. Lalu polisi menahan sebelas tersangka pelaku, semuanya petani. Delapan jam setelah kejadian, Pak Wali sudah tampil di alun-alun.
Para pelaku mendatangi balai kota dengan bersenjatakan pentungan, untuk membawa Pak Wali ke kampung mereka. Sejumlah pegawai pemkot mencoba menghalangi tapi gagal.
Obral janji pilkada
Hernández adalah usungan Partai Revolusi Demokratik. Enam bulan silam dia terpilih sebagai pemimpin kota seluas 5.300 kilometer persegi dan berpenduduk sekitar 12.000 jiwa itu. Saat berkampanye di desa dan kampung dia berjanji akan memperbaiki jalan, menyediakan air bersih dan saluran listrik.
Ternyata janji tinggal janji. Lalu terjadilah persekusi dari sebuah desa berpenduduk 500 jiwa — sepersepuluh di antaranya buta huruf, banyak rumah warga tanpa ubin.
Beberapa bulan lalu, warga desa ini sempat menduduki balai kota selama delapan hari untuk menuntut atap seng bagi rumah mereka.
Kawasan berbahaya
Chiapas adalah negeri bagian yang panas secara sosial politis karena kemiskinan dan kriminalitas. Ketimpangan dalam penguasaan tanah, dan ketidakadilan, menjadi lahan tumbuh gerakan Zapatista.
Lokasi yang jauh dari ibu kota, 830 kilometer dari Mexico City, tapi lebih dekat ke perbatasan Guatemala, menjadikan Chiapas rawan dalam keamanan. Selain gerilyawan ada pula milisi dan geng narkoba.
Laman Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat pada 9 April lalu memasukkan Chiapas sebagai kawasan berbahaya bagi pelancong. Di beberapa tempat marak kejahatan: dari perampokan, pembegalan mobil, hingga penculikan.

Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...janji-kampanye
---
Baca juga dari kategori BERITA :
-
KPK klarifikasi tudingan Arteria Dahlan di Mata Najwa-
Dana otonomi khusus Papua akan dievaluasi-
Pengawalan untuk menteri akan ditambahanasabila dan tata604 memberi reputasi
2
256
5
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
13.5KThread•914Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya