Kaskus

News

BeritagarIDAvatar border
TS
BeritagarID
Menteri Rini tugaskan 4 perusahaan bangun BUMN Center senilai Rp2 T
Menteri Rini tugaskan 4 perusahaan bangun BUMN Center senilai Rp2 T
Maket rancangan kawasan BUMN Center yang akan dibangun secara bertahap hingga tahun 2024, Kamis (3/10/2019).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menugaskan empat perusahaan pelat merah untuk mengembangkan kompleks perkantoran milik kementerian dan sejumlah perusahaan BUMN yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Keempat perusahaan BUMN yang ditugaskan tersebut adalah PT Pembangunan Perumahan Tbk. (PP), PT Danareksa, PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT Telkom Indonesia Tbk.

Keempat BUMN tersebut ditugaskan untuk mengembangkan BUMN Center, yang nantinya akan dijadikan sebagai kawasan perkantoran yang terintegrasi dan modern guna meningkatkan efisiensi dan sinergi antar perusahaan BUMN.

BUMN Center akan mengintegrasikan akses antara gedung Kementerian BUMN, gedung STO Telkom Gambir, kantor pusat Danareksa, dan gedung Garuda Indonesia yang terletak di Jalan Kebon Sirih atau di belakang kantor Kementerian BUMN.

Dalam menggarap proyek ini, PP --yang akan berperan sebagai kontraktor-- bersama Telkom, Danareksa, dan Garuda Indonesia mengusung skema bisnis Kerja Sama Usaha (KSU).

Adapun pembagian share antara PP dan Danareksa masing-masing sebesar 95 persen dan 5 persen. Serta PP dan Garuda Indonesia sebesar 95 persen dan 5 persen. Sementara kerjasama PP dengan Telkom dilakukan dalam bentuk usaha patungan atau joint venture.

Adapun luas lahan yang akan dibangun dan dikembangkan, yaitu sekitar 24.694 meter persegi. Dari total tersebut seluas 9.300 meter persegi dimiliki oleh Danareksa, sekitar 11.439 meter persegi dimiliki oleh Telkom dan sekitar 3.955 meter persegi dimiliki oleh Garuda Indonesia.

Direktur Utama PP Lukman Hidayat mengatakan, total investasi yang diperlukan untuk proyek ini diperkirakan mencapai Rp2 triliun.

"Ide ini berawal dari Ibu Menteri (Rini Soemarno) yang menginginkan ada kawasan terintegrasi yang bisa menyatukan perusahaan-perusahaan BUMN lebih efisien dan bisa berkomunikasi dengan cepat. Maka diwujudkan dalam bentuk fisik berupa working space yang nyaman," ujar Lukman di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Lukman mengatakan desain pembangunan gedung ini menggunakan konsep burung Garuda. Kepak kedua sayapnya diwakili dua gedung kembar milik Danareksa dan Telkom. Kemudian kepala Burung Garuda diwakili oleh gedung Kementerian BUMN, dan bagian ekor diwakilkan oleh gedung Garuda Indonesia.

Pembangunan BUMN Center ini akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2024. "Yang dibangun gedung Danareksa dulu, harapannya kuartal dua tahun 2020 selesai," jelas Lukman.

Tahap awal, yaitu pembongkaran gedung Danareksa akan dimulai pada November 2019, kemudian pada awal 2020 akan memulai untuk gedung milik Garuda Indonesia. Kemudian bertahap pembongkaran untuk gedung Telekomunikasi Indonesia pada September 2020.

Mengenai adanya kerjasama pembangunan gedung baru Direktur Keuangan Telkom Harry M Zen mengatakan, gedung BUMN Center perlu dibangun agar kinerja lebih efisien. Ia tak masalah walau belum lama ini Telkom sudah membangun gedung merah putih di jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan..

"Telkom menyambut positif inisiasi ini. Gedung paling kanan, yang paling kuno itu Gedung Telkom. Tentunya karena ini inisiatif bersama, kami harap perizinan dari Pemda dipercepat dan dipermudah," terang dia.
Bisa disewakan ke swasta
Namun ada pertanyaan lain terkait pembangunan Gedung BUMN Center ini. Bagaimana nasib gedung ini jika ibu kota pindah, sementara pemerintah menargetkan ibu kota baru sudah didiami dalam waktu 5 sampai 10 tahun?

Lukman mengatakan tak ada masalah. Pasalnya, kata dia, Jakarta tetap akan menjadi kota bisnis.

"Jika ibu kota pindah tentunya tak jadi masalah, karena kan Jakarta jadi kota bisnis, tetap berbisnis di Jakarta, yang pindah kan pemerintahannya saja," kata Lukman.

Namun jika situasi ke depan berubah, Lukman mengatakan tentunya bakal ada persiapan yang dilakukan dalam menjalankan bisnis dalam pengelolaan gedung ini.

"Ya mungkin bisa disewakan dengan swasta, kita buat kan gedung perkantoran, karena letaknya sangat strategis di kawasan merah, ring 1 ini," katanya.
Menteri Rini tugaskan 4 perusahaan bangun BUMN Center senilai Rp2 T


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-senilai-rp2-t

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Menteri Rini tugaskan 4 perusahaan bangun BUMN Center senilai Rp2 T Pelemahan 20 emiten sebabkan LQ45 loyo - Kamis (03/10/2019)

- Menteri Rini tugaskan 4 perusahaan bangun BUMN Center senilai Rp2 T Cek, kualitas udara di kotamu (Kamis, 03/10/2019)

- Menteri Rini tugaskan 4 perusahaan bangun BUMN Center senilai Rp2 T Gelombang eksodus warga Wamena belum berhenti

anasabilaAvatar border
tien212700Avatar border
tien212700 dan anasabila memberi reputasi
2
294
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beritagar.id
Beritagar.id
KASKUS Official
13.5KThread884Anggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.