Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
100
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d86e2f9b8408870d8505553/dan-akhirnya-kami-bersatu
Mendaki itu adalah tentang alam dan aku begitu menyukai alam, serupa bergerak dengan kebebasan tanpa batas dan lebih membuat rasa penat kepada kehidupan bisa dilepaskan, bahkan berganti dengan perasaan baru yang lebih fresh dan begitu penuh kedamaian. Naik naik ke puncak gunung Tinggi, tinggi sekali iii Naik-naik ke puncak gunung Tinggi, tinggi sekali Kiri kanan kulihat saja, banyak pohon cemara a
Lapor Hansip
22-09-2019 09:56

Dan Akhirnya Kami Bersatu

Dan Akhirnya Kami Bersatu

Dan Akhirnya Kami Bersatu

Mendaki itu adalah tentang alam dan aku begitu menyukai alam, serupa bergerak dengan kebebasan tanpa batas dan lebih membuat rasa penat kepada kehidupan bisa dilepaskan, bahkan berganti dengan perasaan baru yang lebih fresh dan begitu penuh kedamaian.


Quote:
Naik naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali iii
Naik-naik ke puncak gunung
Tinggi, tinggi sekali
Kiri kanan kulihat saja, banyak pohon cemara asa
.....


Gunung demi gunung sudah mulai kusinggahi, demi untuk sebuah kenikmatan sesaat saja, namun penuh kerinduan, atau bahkan membuat ruangan khusus mengalami perubahan, kemudian menghadapi lagi kenyataan, yang mana terkadang aku terjebak dalam aktivitas sehari-hari, yang membuat perubahan akal acapkali menjadi tidak stabil.

"Gunung, hawa gunung! Ayo kita pergi ke gunung!" Salma begitu bersemangat untuk sesegera mungkin melihat puncak gunung.

"Ya Salma! Liburan ini adalah milik kita dan gunung." Kataku sambil menunggu bus datang.

"Busnya sudah datang, ayo kita berpetualang." Ben datang dengan membawa sebingkai foto sejarah perjalanan tahun kemarin yang dipamerkan kepada kami. Para perempuan yang begitu jarangnya menikmati pemandangan alamnya.

Dalam bus kami bernyanyi dan bersenang-senang. Melepaskan segala ruang penuh dalam dada yang sudah harus sesegera mungkin diberantas oleh keindahan pesona alam.

"Rif, mana cewek Elo?" Kata Biyan kepadaku.

"Woii, ngapain nanyain Gue? Minggir, lahan ini khusus kami." Salma segera duduk didekatku dengan begitu manjanya.

Memang selama ini dia adalah orang yang selalu menolong diriku. Namun hati ini sebenarnya menduakan dia. Sejujurnya masih ada nama Rekha dalam hatiku. Namun sosok ini tidak lagi bisa memenuhi keinginanku untuk menjadikannya sesuatu yang lebih sakral.

"Mas, kok tanganmu sedingin es? Apakah kau sakit?"

Aku hanya tersenyum melihat kepanikan pada wajah Salma. Kukecup keningnya dan mengatakan kalau aku baik-baik saja.

Kami sampai pada akhirnya. Memanjat gunung ini adalah keinginan aku dan Rekha yang belum sempat terpenuhi. Namun hari ini aku lebih bersemangat. Karena Salma berada dekat denganku.

"Mas, ada apa denganmu? Kenapa kau begitu pucat?"

Tiba-tiba ...

"Brukkk ...!

"Mas Arieffff ...."

Aku tidak tau mengapa mataku sulit sekali terbuka. Namun dari kejauhan tampak begitu banyaknya kabut yang tiba-tiba membawaku menuju sebuah cahaya di mana ada wajah Rekha di sana. Dia begitu manis dan cantik. Sedang menyanyikan lagu tembang kenangan tentang kita. Suaranya membuat aku terlena sehingga tidurku semakin nyenyak saja. Bahkan terasa begitu damai.

"Dia sudah meninggal."

"Inalillahi wa innailaihi rojiun."

"Mas Ariefff ...."

"Apakah dia sakit, Salma?"

"Tidak! Dia sehat. Dia begitu sehat. Akulah yang sakit. Begitu sakit hingga dokter memvonis usiaku hanya tiga bulan lagi."

Salma turun gunung dengan membawa jenazahku. Tampak sekali air matanya semakin deras membasahi sekujur tubuhnya.

Saat wajahnya menyentuh wajahku, mulut ini tiba-tiba berbicara bahasa pelepasan, "Salma jangan menangis. Tubuh ini sudah kutukar untuk kehidupanmu. Berbahagialah tanpa aku."

"Kak Arief!" Salma mengguncang-guncang tubuhku sambil berkata, "aku tidak ingin pertukaran hidup! Aku hanya inginkan kau ada di sisiku. Aku tidak ingin hidup."

Biyan memeluk Salma dengan kasihnya yang lebih tulus dari kasih sayangku.

"Maafkanlah aku Salma!" Kemudian Rekha membimbingku menuju puncak Merbabu. Tempat kami pertama kali bertemu di kaki gunung. Hari ini adalah hari yang paling indah bersama Rekha melewati jalan setapak menuju puncak gunung.

"Akhirnya kita bersama Rekha."

Rekha tersenyum bahagia di pundakku. Kami sekarang adalah sepasang kekasih yang tak pernah akan terpisahkan lagi.

*Tamat*
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Dan Akhirnya Kami Bersatu
24-09-2019 17:24
lalu berpisah lagi emoticon-Sorry
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ikrom.lestari dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Dan Akhirnya Kami Bersatu
22-09-2019 10:01
Halo bang Ikrom, lama gak muncul nih.

Dapet salam dari Mami Indah tuh emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cattleyaonly dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Dan Akhirnya Kami Bersatu
22-09-2019 10:36
Wuaahhhh...
Akhir'y muncul dirimu krom..
emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
profile picture
KASKUS Plus
24-09-2019 14:51
Nyimak emoticon-Matabelo
1
Dan Akhirnya Kami Bersatu
22-09-2019 17:50
Quote:Original Posted By indahmami
Iya, emang lagi gaje.
Intung event dach kelar tinggal COC.
Jadi bebas ngelayap.
emoticon-Goyangemoticon-Goyangemoticon-Goyang


Aku gak ikut event. Pala puyeng beud gak bisa mikir emoticon-DP
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Ikrom.lestari dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Dan Akhirnya Kami Bersatu
22-09-2019 10:39
Oh mas ikcrom kok sedikit banget ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia