TS
Bolabastis
Manchester United Has Fallen, Masak Iya Sih?
Hingga pekan ke-4, Manchester United terlempar dari posisi elite klasemen Liga Inggris. Hanya satu kemenangan yang mampu diraih. Sebuah awalan yang menyedihkan bagi mantan penguasa Premier League.

Setelah membuka kompetisi Liga Inggris dengan pesta gol 4-0 ke gawang Chelsea, tak ada lagi kemenangan diraih Manchester United.
Di pertandingan berikut, Man. United bermain 1-1 di markas Wolverhampton, lalu bahkan tumbang 1-2 saat menjamu Crystal Palace. Terakhir, United kembali bermain imbang 1-1 di kandang Southampton.
Dari empat pertandingan Liga Inggris musim ini, Man. United hanya bisa mencetak gol sebanyak 7 kalidan kemasukan 4. Bandingkan dengan tim tetangga, Manchester City, yang produktivitasnya 2 kali lipat, dengan 14 gol.

Atau rival bebuyutannya, Liverpool FC, yang selalu menang dalam 4 pertandingan dan mencetak 12 gol.
Hasil 1-1 di kandang Southampton membawa beberapa catatan buruk terhadap performa tim asuhan Ole Gunnar Solksjaer itu.

Torehan 5 poindalam 4 pertandingan awal Liga Inggris 2019-2020. Jumlah ini mendekati catatan terburuk mereka ketika meraih 4 poin dalam 4 laga EPL 1992-1993.
Tamparan lain, sudah 8 laga away dijalani Man. United tanpa kemenangan untuk semua kompetisi. Torehannya adalah 3 kali imbang dan 5 kekalahan.
Kondisi ini mendekati mimpi buruk ketika Man United menjalani 9 laga away tanpa kemenangan antara April hingga November 2014.
Jadi, sudah pantaskah Manchester United disebut "has fallen?" Ah, terlalu cepat vonis seperti ini.
(Premier League)
Setelah membuka kompetisi Liga Inggris dengan pesta gol 4-0 ke gawang Chelsea, tak ada lagi kemenangan diraih Manchester United.
Di pertandingan berikut, Man. United bermain 1-1 di markas Wolverhampton, lalu bahkan tumbang 1-2 saat menjamu Crystal Palace. Terakhir, United kembali bermain imbang 1-1 di kandang Southampton.
Dari empat pertandingan Liga Inggris musim ini, Man. United hanya bisa mencetak gol sebanyak 7 kalidan kemasukan 4. Bandingkan dengan tim tetangga, Manchester City, yang produktivitasnya 2 kali lipat, dengan 14 gol.
(Premier League)
Atau rival bebuyutannya, Liverpool FC, yang selalu menang dalam 4 pertandingan dan mencetak 12 gol.
Hasil 1-1 di kandang Southampton membawa beberapa catatan buruk terhadap performa tim asuhan Ole Gunnar Solksjaer itu.
(Premier league)
Torehan 5 poindalam 4 pertandingan awal Liga Inggris 2019-2020. Jumlah ini mendekati catatan terburuk mereka ketika meraih 4 poin dalam 4 laga EPL 1992-1993.
Tamparan lain, sudah 8 laga away dijalani Man. United tanpa kemenangan untuk semua kompetisi. Torehannya adalah 3 kali imbang dan 5 kekalahan.
Kondisi ini mendekati mimpi buruk ketika Man United menjalani 9 laga away tanpa kemenangan antara April hingga November 2014.
Jadi, sudah pantaskah Manchester United disebut "has fallen?" Ah, terlalu cepat vonis seperti ini.
Diubah oleh Bolabastis 02-09-2019 18:52
0
1.6K
11
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sports
24.4KThread•17.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya