Punya Metabolisme Lambat? Masih Bisa Kurus Kok! Ikutin Aja 5 Tips Ini
TS
benben98
Punya Metabolisme Lambat? Masih Bisa Kurus Kok! Ikutin Aja 5 Tips Ini
Punya metabolisme tubuh yang lambat seringkali dikaitkan dengan susahnya menurunkan berat badan. Bagi mereka yang punya kondisi ini, menghilangkan lemak dalam tubuh udah bagaikan tantangan, karena makan sedikit aja rasanya udah bikin gemuk dan menambah lemak di mana-mana.
Apa sih sebenarnya metabolisme itu?
Metabolisme adalah proses tubuh mengubah apa yang kita makan menjadi energi yang dapat digunakan, atau disimpan untuk digunakan saat dibutuhkan. Banyak faktor yang menentukan jenis metabolisme seseorang (cepat atau lambat), namun faktor yang terpenting adalah yang tidak bisa kita ubah, seperti usia dan faktor genetik.
Dikutip dari Hello Sehat, di luar faktor tersebut, ada beberapa hal yang membuat metabolisme melambat, seperti tingkat aktivitas fisik yang rendah, atau asupan protein yang terbatas. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dan berlemak, tingkat stres yang tinggi, serta kualitas istirahat yang kurang juga bisa memperlambat metabolisme.
Memang sulit untuk menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak dengan metabolisme yang lambat. Tapi, bukan berarti itu hal yang nggak mungkin. Bagi Gansis yang merasa punya metabolisme yang lambat, bisa ikutin tips-tips di bawah ini untuk menurunkan berat badan.
Quote:
1. Kurangi asupan kalori
Bagi yang punya metabolisme lambat, proses pembakaran kalori menjadi energi pun menjadi lambat. Maka, hal yang bisa Gansis lakukan adalah mengonsumsi jumlah kalori yang lebih sedikit daripada yang mampu dibakar oleh tubuh. Jika asupan kalori kita melebihi kemampuan kita membakarnya, kalori tersebut bakalan menumpuk dan menjadi lemak.
Menurut Holly Lofton, direktur Medical Weight Management Programme di New York University, langkah pertama yang bisa Gansis lakukan adalah memotong sekitar 250 kalori sehari dengan cara mengurangi porsi makan sedikit demi sedikit.
2. Tingkatkan aktivitas fisik
Seiring dengan menurunkan asupan kalori, Gansis juga harus berolahraga lebih banyak. Membangun otot melalui latihan kekuatan adalah cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme. Nggak mesti kegiatan yang berat-berat, kok, aktivitas ringan seperti berjalan, naik tangga, dan bergerak sepanjang hari juga bisa membantu meningkatkan metabolisme. Nah, sementara itu, untuk Gansis yang pingin menghilangkan lemak perut, direkomendasikan untuk melakukan olahraga kardio.
3. Bangun massa otot
Seperti yang dibilang di atas, membangun otot adalah cara terbaik meningkatkan metabolisme. Tingkat massa otot yang lebih tinggi bisa meningkatkan jumlah kalori yang dibakar selama beraktivitas dan berolahraga. Selain itu, otot juga meningkatkan metabolisme basal, yang berarti kemampuan tubuh untuk membakar kalori saat istirahat pun bisa meningkat.
4. Konsumsi lemak sehat dan protein
Makan lebih banyak protein dan lemak dapat juga meningkatkan metabolisme, Gansis. Eits, tapi lemaknya harus lemak baik ya. Protein bakal membantu kita membangun massa otot. Untuk mendapatkan asupan protein, Gansis bisa makan ayam atau kalkun tanpa kulit, kacang, ikan, tahu dan daging sapi giling. Sedangkan, untuk mendapatkan asupan lemak sehat, kita bisa mengonsumsi kacang-kacangan, minyak ikan, alpukat, dan minyak zaitun.
5. Makan pedas dan minum teh
Beberapa jenis makanan dan minuman dapat meningkatkan laju metabolisme. Teh dan makanan pedas contohnya. Teh hijau dapat meningkatkan metabolisme hingga 4-5 persen, sementara teh oolong dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak hingga 10-17 persen.Mengonsumsi makanan pedas juga diyakini dapat meningkatkan metabolisme karena senyawa capsaicin yang ada di dalamnya.
Menurunkan berat badan dengan keadaan metabolisme yang lambat memang bukan hal yang mudah, tapi bukan berarti nggak bisa dilakukan. Yang terpenting, Gansis harus konsisten dalam mengubah gaya hidup Gansis. Semangat!