alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.8 stars - based on 20 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5fa6508012ae3db44b3af2/soal-trans-papua-lukas-enembe-kami-butuh-kehidupan-bukan-pembangunan
Lapor Hansip
23-08-2019 15:39
Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan
Past Hot Thread
Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan

Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan

Menurut Lukas, orang Papua tidak pernah menggunakan jalan itu.

Suara.com - Gubernur Papua, Lukas Enembe, angkat bicara disinggung Najwa Shihab terkait Jalan Trans Papua yang digagas Presiden Joko Widodo.

Menurut Lukas Enembe, orang Papua tidak pernah melewati jalan itu. Sebab, imbuh Lukas, orang Papua butuh kehidupan, bukan pembangunan.

Pernyataan tersebut dilontarkan Lukas Enembe dalam acara Mata Najwa Trans 7 dengan tema 'Nyala Papua' yang ditayangkan Rabu (21/8/2019).

Mulanya, Sekretaris Jenderal Federasi Kontras, Andy Irfan Junaedi, mempertanyakan peruntukan proyek infrastruktur pemerintah di Papua, seperti Jalan Trans Papua yang digagas Jokowi.

"Coba ditanya itu ke teman-teman Papua, apakah mereka membutuhkan jalan Trans Papua? Siapa yang butuh orang Indonesia atau orang Papua kah?" ujar Andy Irfan Junaedi.


Andy tidak menampik bahwa pembangunan itu memang perlu. Tapi, imbuhnya, bagaimana implementasi dari rencana pembangunan tersebut mengedepankan kemanusiaan.

"Jakarta (pemerintah pusat) belum melihat dengan pendekatan itu. Papua memiliki lingkar kekerasan yang panjang. Papua punya cerita yang berbeda dibanding provinsi lain. Kalau melihat Papua dengan provinsi lain, kita akan terjebak dengan cerita yang sama," ujar Andy Irfan,

Pun Andy Irfan mengatakan bahwa human development index (HDI) terkait hasil pembangunan menunjukkan HDI orang asli Papua rendah.

Hasil ini berbanding terbalik dengan HDI orang non-Papua. Kata Andy Irfan, HDI mereka yang datang ke Papua justruk melonjak.

"Artinya siapa yang bisa menikmati triliunan rupiah dari dana otonomi khusus? Bukan orang Papua. Itu fakta," ujar Andy Irfan.

Lukas Enembe pun berkomentar menyambut pernyataan Andy Irfan. "Orang Papua butuh kehidupan, bukan pembangunan."

Najwa Shihab pun bertanya terkait pendekatan infrastruktur yang dilakukan pemerintah terhadap Papua kepada Lukas Enembe.

"Soal pendekatan infrastruktur, contohnya, itu belum menjawab persoalan?" ujar Najwa Shihab.

Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan

Lukas Enembe mengatakan jalan Trans Papua itu bukan untuk orang Papua. Mereka pun tidak pernah melewati jalan yang dibangun.

Sebab, imbuh Lukas Enembe, orang Papua tidak memiliki apa-apa. Mereka membutuhkan kehidupan, bukan pembangunan.

"Itu bukan untuk orang Papua. Orang Papua tidak pernah lewat jalan yang dibangun. Mereka tidak punya apa-apa. Mereka butuh kehidupan," kata Lukas Enembe.
sumber

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Coba perhatikan kalimat yang TS bold.
Disana ditekankan dikotomi Orang Indonesia dan orang Papua. Dan itu yang mengatakan adalah perwakilan LSM Kontras, LSM yang dulu sangat masif membela warga Timor-Timur untuk lepas dari NKRI sewaktu Kontras masih dipimpin oleh Munir. Pahami sekarang, kenapa Munir dihabisi oleh The Invisible Hand. Dan sekarang Kontras mulai punya proyek baru, yaitu menyuarakan Papua lepas dari NKRI. Jika ini berhasil, maka gobloklah seluruh rakyat Indonesia, membiarkan Kontras bersuara semaunya.

Dulu, Gubernur Mario Viegas Carrascalao yang menjabat Gubernur Timor-Timur juga banyak bersuara menyudutkan Indonesia. Dan ketika Timor-Timur lepas dari NKRI, dia berkhianat dan berpaling menjadi warga negara Timor Leste. Padahal hidupnya banyak dibiayai oleh pemerintah Indonesia.

Coba bandingkan dengan Gubernur Lukas Enembe. Akankah kejadian terulang kembali?

Sebenarnya, ada diantara para pemimpin Papua yang tidak ingin Papua maju. Mereka diam-diam bekerjasama dengan OPM dan para pendukungnya yang tersebar dan menjabat sebagai ASN atau pemimpin wilayah. Hal yang sederhana. Kalau warga Papua cerdas, pintar dan wilayahnya maju, maka itu akan menghambat pendapatan pribadi mereka. Mereka ini serakah! Rakus! Mereka menjual emosi warga Papua. Mereka sengaja menyebar narasi negatif agar warga Papua merasa selalu dianaktirikan oleh Pemerintah Pusat, padahal dana Otsus Papua itu paling besar dari seluruh propinsi di Indonesia. Lantas, kemana semua uang itu? Apa hasilnya bagi warga Papua secara keseluruhan? Hilang tak berbekas. Lantas apakah PPATK tinggal diam berpangku tangan? Oh tidak. Mereka sebenarnya sudah melacak, kemana aliran dana tersebut. Dan tidak mustahil dana pembelian senjata OPM juga berasal dari pemimpin-pemimpin wilayah Papua. Ini belum dibuka saja. Kalau dibuka, kaget kita semua.

Warga Papua tidak butuh infrastruktur?
Kembali ke jaman penjajahan kolonial terhadap indonesia. Belanda dan Jepang membangun jalan, rel keret api, pelabuhan, gedung-gedung, apa tidak bermanfaat bagi rakyat Indonesia? Apa semua itu hanya memfasilitasi rakyat kolonial? Nyatanya tidak. Toh setelah merdeka, infrastruktur dibangun oleh Indonesia demi kesejahteraan rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Itu antara negara penjajah dengan bangsa jajahan. Ini, Indonesia membangun wilayah sah NKRI, dianggap tidak bermanfaat???? Logika goblok!!!!! Apa warga Papua harus tetap berjalan kaki melewati lembah, bukit dan sungai untuk menjual hasil bumi? Atau bagai katak dalam tempurung karena tak bisa kemana-mana? Warga Papua tak boleh punya motor atau mobil? Tak boleh maju menikmati jalan bagus seperti warga propinsi lain?

Ada penembakan terhadap aparat TNI-POLRI yang menjaga pembangunan jalan oleh OPM, apa Lukas Enembe ini memberi simpati pada korban? Tidak!!!!
Justru dia meminta agar TNI ditarik mundur ke Jakarta.

Ada hinaan terhadap warga Papua karena sekelompok mahasiswa Papua tak mau menghormati Merah Putih, apa Lukas Enembe meminta maaf dan memberi pengertian terhadap sekelompok mahasiswa ini? Tidak!!!! Justru dia meminta ada perjanjian antara Papua dengan indonesia yang dihadiri oleh perwakilan Internasional? Lantas Lukas Enembe ini mewakili siapa? Negara Papua? Atau Gubernur Papua yang jelas dibawah NKRI?

Banyak benalu yang menempel pada tubuh Indonesia. Banyak parasit yang menggerogoti tubuh Indonesia. Awasi mereka. Jangan diam.

Quote:Original Posted By kingoftki
itu sih bukan suara dia tapi suara politik dia supaya pendukungnya tetep solid dukung dia dalam jabatan yg ada. kagak butuh pembangunan tapi masup sekolahan ampe jogja ampe surabaya ampe jakarta. ttg mario viegas yg disebut TS (dah mampus sekarang tuh orang)dia bukan cuman cabut gitu aja dari jakarta (dia waktu itu ada dalam keanggotaan dewan pertimbangan agung bareng clementino dos reis amaral yg juga sekjen komnas ham en anggota dpr mpr 1993-08) tapi mario juga ninggalin utang rp 650 juta di bank exim (bank mandiri) KPR rumah dia di pondok indah yg seberangan dgn parkiran golf ampe tuh rumah banyak dibilang orang sbg rumah hantu.


Quote:Original Posted By kingoftki
dulu theys waktu udah kagak jadi anggota mpr-ri (1982) langsung jadi pemberontak lantaran kecewa kagak diangkat jadi anggota dewan pertimbangan agung ri. untung dia diselesaikan ama letkol hartomo yg 4 tahun sempat dipecat dari abri en sekarang dan kapusterad


Quote:Original Posted By wonxintinxxx
sukanya play victim, yg jajah papua tuh pejabat mereka sendiri,

Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan





Diubah oleh n4z1.v8
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaoru koganei dan 86 lainnya memberi reputasi
87
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 17
23-08-2019 15:42
pernyataan kontras di mata najwa juga bikin malu bangsa aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 6 lainnya memberi reputasi
7
23-08-2019 15:49

Aku nggak perlu uang ribuan
yang aku mau uang merah cepe’an
aku nggak butuh kedudukan
yang penting masih ada lahan tuk makan

Asal ada babi untuk dipanggang
asal banyak ubi untuk ku makan
aku cukup senang
aku cukup senang
dan akupun tenang

Aku nggak ngerti ada banyak tambang
yang aku tahu banyak hutan yang hilang
aku nggak peduli banyak nada sumbang
kita orang ini dianggap terbelakang

Asal ada babi untuk dipanggang
asal banyak ubi untuk ku makan
aku cukup senang
aku cukup senang
dan akupun tenang

Hee yamko rambe yamko aronawa kombe
hee yamko rambe yamko aronawa kombeteemi nokibe kubano ko bombe ko
yuma no bungo awe ade..




Lembah Baliem - Slank


Diubah oleh tujuh.tahun
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 11 lainnya memberi reputasi
12
23-08-2019 15:51
Jadi kalau kalian kelaparan, ngirim makanan pake apa? Hiraishin no jutsu?
Diubah oleh akamamichi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 17 lainnya memberi reputasi
18
Lihat 4 balasan
23-08-2019 15:51
Pemerintah akan dan terus berusaha sebaik mungkin dalam membangun Papua, dengan semua pendekatan, entah itu kemanusiaan, kesejahteraan, pendidikan, pembangunan dll. Sudah banyak yang dikerjakan pemerintah buat kebaikan Papua. Ujian pemerintah ngak jauh dari soal HAM terkait Papua. Maka diperiode ke dua, sesekali Jokowi jangan main aman mulu...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kamikaze118 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
23-08-2019 15:52
dibangun kan biar kalian bisa idup. ini orang emg dr awal kasus malah manas2in
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan samsol... memberi reputasi
2
23-08-2019 15:54
diberi infrastruktur minta kehidupan ... diberi kehidupan minta infrastruktur ...

cepat bongkar korupsi besar2an di Papua ... !
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 14 lainnya memberi reputasi
15
23-08-2019 15:55
Quote:Original Posted By n4z1.v8
Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan

Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan

Menurut Lukas, orang Papua tidak pernah menggunakan jalan itu.

Suara.com - Gubernur Papua, Lukas Enembe, angkat bicara disinggung Najwa Shihab terkait Jalan Trans Papua yang digagas Presiden Joko Widodo.

Menurut Lukas Enembe, orang Papua tidak pernah melewati jalan itu. Sebab, imbuh Lukas, orang Papua butuh kehidupan, bukan pembangunan.

Pernyataan tersebut dilontarkan Lukas Enembe dalam acara Mata Najwa Trans 7 dengan tema 'Nyala Papua' yang ditayangkan Rabu (21/8/2019).

Mulanya, Sekretaris Jenderal Federasi Kontras, Andy Irfan Junaedi, mempertanyakan peruntukan proyek infrastruktur pemerintah di Papua, seperti Jalan Trans Papua yang digagas Jokowi.

"Coba ditanya itu ke teman-teman Papua, apakah mereka membutuhkan jalan Trans Papua? Siapa yang butuh orang Indonesia atau orang Papua kah?" ujar Andy Irfan Junaedi.


Andy tidak menampik bahwa pembangunan itu memang perlu. Tapi, imbuhnya, bagaimana implementasi dari rencana pembangunan tersebut mengedepankan kemanusiaan.

"Jakarta (pemerintah pusat) belum melihat dengan pendekatan itu. Papua memiliki lingkar kekerasan yang panjang. Papua punya cerita yang berbeda dibanding provinsi lain. Kalau melihat Papua dengan provinsi lain, kita akan terjebak dengan cerita yang sama," ujar Andy Irfan,

Pun Andy Irfan mengatakan bahwa human development index (HDI) terkait hasil pembangunan menunjukkan HDI orang asli Papua rendah.

Hasil ini berbanding terbalik dengan HDI orang non-Papua. Kata Andy Irfan, HDI mereka yang datang ke Papua justruk melonjak.

"Artinya siapa yang bisa menikmati triliunan rupiah dari dana otonomi khusus? Bukan orang Papua. Itu fakta," ujar Andy Irfan.

Lukas Enembe pun berkomentar menyambut pernyataan Andy Irfan. "Orang Papua butuh kehidupan, bukan pembangunan."

Najwa Shihab pun bertanya terkait pendekatan infrastruktur yang dilakukan pemerintah terhadap Papua kepada Lukas Enembe.

"Soal pendekatan infrastruktur, contohnya, itu belum menjawab persoalan?" ujar Najwa Shihab.

Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan

Lukas Enembe mengatakan jalan Trans Papua itu bukan untuk orang Papua. Mereka pun tidak pernah melewati jalan yang dibangun.

Sebab, imbuh Lukas Enembe, orang Papua tidak memiliki apa-apa. Mereka membutuhkan kehidupan, bukan pembangunan.

"Itu bukan untuk orang Papua. Orang Papua tidak pernah lewat jalan yang dibangun. Mereka tidak punya apa-apa. Mereka butuh kehidupan," kata Lukas Enembe.
sumber

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Coba perhatikan kalimat yang TS bold.
Disana ditekankan dikotomi Orang Indonesia dan orang Papua. Dan itu yang mengatakan adalah perwakilan LSM Kontras, LSM yang dulu sangat masif membela warga Timor-Timur untuk lepas dari NKRI sewaktu Kontras masih dipimpin oleh Munir. Pahami sekarang, kenapa Munir dihabisi oleh The Invisible Hand. Dan sekarang Kontras mulai punya proyek baru, yaitu menyuarakan Papua lepas dari NKRI. Jika ini berhasil, maka gobloklah seluruh rakyat Indonesia, membiarkan Kontras bersuara semaunya.

Dulu, Gubernur Mario Viegas Carrascalao yang menjabat Gubernur Timor-Timur juga banyak bersuara menyudutkan Indonesia. Dan ketika Timor-Timur lepas dari NKRI, dia berkhianat dan berpaling menjadi warga negara Timor Leste. Padahal hidupnya banyak dibiayai oleh pemerintah Indonesia.

Coba bandingkan dengan Gubernur Lukas Enembe. Akankah kejadian terulang kembali?

Sebenarnya, ada diantara para pemimpin Papua yang tidak ingin Papua maju. Mereka adalah OPM dan para pendukungnya yang tersebar dan menjabat sebagai ASN atau pemimpin wilayah. Hal yang sederhana. Kalau warga Papua cerdas, pintar dan wilayahnya maju, maka itu akan menghambat pendapatan pribadi mereka. Mereka ini serakah! Rakus! Mereka menjual emosi warga Papua. Mereka sengaja menyebar narasi negatif agar warga Papua merasa selalu dianaktirikan oleh Pemerintah Pusat, padahal dana Otsus Papua itu paling besar dari seluruh propinsi di Indonesia. Lantas, kemana semua uang itu? Apa hasilnya bagi warga Papua secara keseluruhan? Hilang tak berbekas. Lantas apakah PPATK tinggal diam berpangku tangan? Oh tidak. Mereka sebenarnya sudah melacak, kemana aliran dana tersebut. Dan tidak mustahil dana pembelian senjata OPM juga berasal dari pemimpin-pemimpin wilayah Papua. Ini belum dibuka saja. Kalau dibuka, kaget kita semua.

Warga Papua tidak butuh infrastruktur?
Kembali ke jaman penjajahan kolonial terhadap indonesia. Belanda dan Jepang membangun jalan, rel keret api, pelabuhan, gedung-gedung, apa tidak bermanfaat bagi rakyat Indonesia? Apa semua itu hanya memfasilitasi rakyat kolonial? Nyatanya tidak. Toh setelah merdeka, infrastruktur dibangun oleh Indonesia demi kesejahteraan rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Itu antara negara penjajah dengan bangsa jajahan. Ini, Indonesia membangun wilayah sah NKRI, dianggap tidak bermanfaat???? Logika goblok!!!!! Apa warga Papua harus tetap berjalan kaki melewati lembah, bukit dan sungai untuk menjual hasil bumi? Atau bagai katak dalam tempurung karena tak bisa kemana-mana? Warga Papua tak boleh punya motor atau mobil? Tak boleh maju menikmati jalan bagus seperti warga propinsi lain?

Ada penembakan terhadap aparat TNI-POLRI yang menjaga pembangunan jalan oleh OPM, apa Lukas Enembe ini memberi simpati pada korban? Tidak!!!!
Justru dia meminta agar TNI ditarik mundur ke Jakarta.

Ada hinaan terhadap warga Papua karena sekelompok mahasiswa Papua tak mau menghormati Merah Putih, apa Lukas Enembe meminta maaf dan memberi pengertian terhadap sekelompok mahasiswa ini? Tidak!!!! Justru dia meminta ada perjanjian antara Papua dengan indonesia yang dihadiri oleh perwakilan Internasional? Lantas Lukas Enembe ini mewakili siapa? Negara Papua? Atau Gubernur Papua yang jelas dibawah NKRI?

Banyak benalu yang menempel pada tubuh Indonesia. Banyak parasit yang menggerogoti tubuh Indonesia. Awasi mereka. Jangan diam.




Quote:Original Posted By tujuh.tahun

Aku nggak perlu uang ribuan
yang aku mau uang merah cepe’an
aku nggak butuh kedudukan
yang penting masih ada lahan tuk makan

Asal ada babi untuk dipanggang
asal banyak ubi untuk ku makan
aku cukup senang
aku cukup senang
dan akupun tenang

Aku nggak ngerti ada banyak tambang
yang aku tahu banyak hutan yang hilang
aku nggak peduli banyak nada sumbang
kita orang ini dianggap terbelakang

Asal ada babi untuk dipanggang
asal banyak ubi untuk ku makan
aku cukup senang
aku cukup senang
dan akupun tenang

Hee yamko rambe yamko aronawa kombe
hee yamko rambe yamko aronawa kombeteemi nokibe kubano ko bombe ko
yuma no bungo awe ade..




Lembah Baliem - Slank




inti dari lagu itu:

nggak butuh jalan, nggak butuh jembatan

asal dapet uang buat beli apalah2
asal ada babi buat dimakan

udah cukup, meski akan tetap menjadi daerah tertinggal karena sulit diakses dan mengakses daerah lain.

emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 9 lainnya memberi reputasi
10
23-08-2019 15:56
rakyat papua mungkin miskin
tp pejabatnya tajir2
rajin dugem di jakarta...coba tanya duit darimana

narasi papua ditindas indonesia --> kok jadi kayak pallywood
pacewood?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 13 lainnya memberi reputasi
14
23-08-2019 15:57
kirain butuh pisang ama cap tikus emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
StarSoul dan samsol... memberi reputasi
2
Lihat 1 balasan
Lapor Hansip
23-08-2019 15:57
Balasan post akamamichi
Quote:Original Posted By akamamichi
Jadi kalau kalian kelaparan, ngirim makanan pake apa? Hiraishin no jutsu?


khan ada pesawat, masgan

khan ada helikopter, masgan

makanya kalok ngomong itu makek dipikir dulu

emoticon-cystg

kata "mereka"

emoticon-Turut Berduka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 3 lainnya memberi reputasi
4
23-08-2019 16:00
Pelan2 Pak, percuma dikirimin Guru, Dokter, perawat dll klo infrastukturnya masih amburadul. Apa yg JKW lakukan di Papua emang masih baru permulaan, but its a good start, klo dibandingkan Presiden2 sebelumnya,..............................
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 20 lainnya memberi reputasi
19
23-08-2019 16:02
ane mampir pajang eni doank.....emoticon-Embarrassment




11 Februari 2019 14:49 WIB
Penyerapan DAK Fisik 2018 Pemprov Papua Hanya 43%
https://kumparan.com/bumi-papua/peny...70878510498723


KPK Sebut Aceh, Sumut, Riau, Banten, Papua dan Papua Barat Juaranya Korupsi
Rabu, 10 April 2019 19:00
https://www.merdeka.com/peristiwa/kp...a-korupsi.html


Komitmen Pemda cegah korupsi di Papua Barat dinilai rendah
Kamis, 1 Agustus 2019 19:14 WIB
https://www.antaranews.com/berita/98...dinilai-rendah



ntar klo sudah diginiin langsung melempem???? emoticon-Embarrassment

Desak BPK dan KPK Turun, Audit Dana Otonomi Khusus Papua
Kamis, 22 Agustus 2019 - 12:09
https://www.antaranews.com/berita/98...dinilai-rendah



Soal Trans Papua, Lukas Enembe: Kami Butuh Kehidupan, Bukan Pembangunan




emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Diubah oleh mudah dihafal
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaoru koganei dan 12 lainnya memberi reputasi
13
23-08-2019 16:02
Banyak putra Papua yang lebih kredibel dan nasionalis. Saya yakin itu. Pusat kasih duit untuk kemajuan masyarakat Papua duitnya menguap. Mereka yang menindas saudara mereka sendiri karena duitnya mereka embat, mereka tuduh kita yang menyengsarakan masyarakat Papua. Kalaulah referendum Papua tidak akan mempunyai efek domino ke propinsi lain, hari ini gw adakan referendum di Papua.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
StarSoul dan 8 lainnya memberi reputasi
7
23-08-2019 16:05
SI ENEMBE INI YG KETAR KETIR KALO ORANG PAPUA PINTAR DAN NNTI JD KPALA DAERAH BUAT GANTIIN TRAH KELUARGANYA emoticon-Wkwkwk


BTW, FREEPORT TIAP BULAN SETOR KE DOI BERAPA YA ?


emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 13 lainnya memberi reputasi
14
Lihat 1 balasan
23-08-2019 16:05
iya, gampang kehidupan bwat papua mahh emoticon-Cool
yang penting ditambang dlu hasil bumi nya, bru nanti klo sudah ada hasil kitak bangun papua seperti yg enteh pikirkan, yak ?
sekarang trans papua dlu bwat angkut hasil tambang.
profile-picture
profile-picture
StarSoul dan samsol... memberi reputasi
2
23-08-2019 16:05
Ane ngga nonton acaranya nih.

Trus yg dimaksud kehidupan oleh si gubernur ini apa ya ? Uangkah ?

Dibangun infrastruktur supaya peradaban bisa lebih mudah berkembang di papua. Yg dimaksud peradaban adalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, fasos fasum, dll.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
samsol... dan 2 lainnya memberi reputasi
3
23-08-2019 16:06
Kehidupan itu butuh sarana dan prasarana, butuh pembangunan.
Tidak bisa serta merta tercapai dalam waktu singkat.
Papua begitu luas dan masih terisolir, mesti 1 per 1 dikerjakan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
diandraps dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Lapor Hansip
23-08-2019 16:07
Balasan post akamamichi
Quote:Original Posted By akamamichi
Jadi kalau kalian kelaparan, ngirim makanan pake apa? Hiraishin no jutsu?



pake Helikopter lah emoticon-Ngakak

ngapain lewat trans papua kan ga dipake emoticon-Cool

profile-picture
samsol... memberi reputasi
-1
23-08-2019 16:10
Cantek dan berbobot ulasan yang di bold, entah itu karya tees atau orang lain tapi jujur saja telah memberi setitik terang sebab dari kusut masai persoalan dinegeri paling timur kita ini...
Ane kasih tabik dah...

emoticon-Cool

Sebaiknya pemerintah perlu segera merevisi semua kebijakan terkait papua...

emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rainingturtles dan 2 lainnya memberi reputasi
1
23-08-2019 16:11
kayak gini kok bisa menjabat?
profile-picture
samsol... memberi reputasi
1
Halaman 1 dari 17
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.