Kaskus

Automotive

kucingkeplesetAvatar border
TS
kucingkepleset
Perbedaan Bensin dan Solar, Udah Tau?
Perbedaan Bensin dan Solar yang Perlu Diketahui, Penting!

Perbedaan Bensin dan Solar, Udah Tau?

Seperti yang udah kita ketahui kalau terdapat dua jenis bahan bakar yang dijual, yaitu bensin dan solar. Kedua bahan bakar tersebut pun nggak bisa sembarang dipakai di kendaraan, karena setiap bahan bakar memiliki karakteristiknya tersendiri. Yuk, cari tahu perbedaan bensin dan solar yang harus kamu ketahui berikut ini!

Karakteristik
Bensin
Mudah menguap pada temperatur normal
Nggak berwarna, berbau, dan transparan
Titik nyala rendah (sekitar -15 hingga -10 derajat celcius)
Dapat melarutkan oli dan karet
Sedikit meninggalkan emisi saat dibakar

Solar
Nggak mudah menguap pada temperatur normal
Nggak berbau, berwarna kuning
Mengandung sulfur yang tinggi
Dapat terbakar secara spontan pada suhu 300 derajat celcius,  sehingga nggak memerlukan pemicu seperti busi

Perbedaan Bensin dan Solar
Titik Penguapan
Bensin dapat menguap pada suhu 40 derajat celcius, sedangkan solar baru dapat menguap pada suhu 149 derajat celcius. Perbedaan titik penguapan ini berpengaruh pada proses destilasi saat memperoleh kedua bahan bakar tersebut.

Kandungan
Umumnya dalam 159 liter minyak mentah akan didapatkan 72 liter bensin murni. Namun, untuk dapat digunakan, minyak mentah perlu diolah dengan beberapa bahan tambahan. Seperti pada bensin akan ditambahkan alkil fenol untuk pencegah pembentukan kerak, asam karbosilat sebagai zat anti-korosi agar bensin nggak membuat logam berkarat, amina dan amida yang berfungsi membersihkan kerak, dan pewarna. Sedangkan untuk solar yang diambil dari fraksi minyak bumi memiliki kandungan 75% hydrocarbon jenuh seperti parafin dan cycloparafin, serta 25%-nya adalah aromatic HC, dan bio gas.

Jumlah Energi
Bensin mengandung energi sekitar 33.7 MJ, sedangkan solar mengandung energi 36.9 MJ.

Kandungan CO2
Perbedaan bensin dan solar selanjutnya terdapat kandungan CO2 yang dihasilkan saat digunakan. Bensin memiliki kandungan CO2 yang rendah, yakni 2.3 Kg. Di lain sisi, solar mengandung CO2 lebih banyak, yakni 2.65 Kg per liter.

Titik Nyala Bahan Bakar
Bensin memiliki titik nyala yang rendah, tapi dapat diatasi dengan memperbesar RON. Semakin tinggi kandungan oktana maka self ignition bensin akan semakin tinggi. Sedangkan, solar nggak memiliki nilai oktan, melainkan nilai cetane. Mirip seperti nilai oktan, nilai cetane juga menunjukkan self ignition pada tekanan kompresi tertentu.



0
723
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Otomotif
Otomotif
KASKUS Official
28.4KThread24.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.