alexa-tracking
Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
5 stars - based on 18 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d2ef80ae83c72136345747c/ekspedisi-kramat---hidden-story
Lapor Hansip
17-07-2019 17:27
EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY
Past Hot Thread
EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

EKSPEDISI KRAMAT – HIDDEN STORY


Kembali bersama Mas Yus, Salam Sejahtera dan Salam Mistis

Selamat datang di Thread ane yang tidak akan pernah lepas dari nuansa mistis dan supranatural, dan tentu saja dengan ciri khasnya yang selalu menimbulkan misteri : antara fiksi rasa real atau real rasa fiksi. Kenapa bisa seperti itu? Tentu saja karena sangking mistisnya.

Kali ini Ane akan coba berbagi kisah tentang seru nya terlibat dalam sebuah program tayangan horror. Tayangan horor ini sempat tayang di salah satu stasiun televisi nasional setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 20:30 WIB, dengan durasi kurang lebih 30 menit. Tentu saja dengan durasi sesingkat itu  justru banyak cerita-cerita, kisah-kisah maupun pengalaman-pengalaman selama proses kreatif atau pada saat syuting yang tidak terungkap dalam tayangan. Beberapa bagian yang sebetulnya menarik dan seru juga kadang terpaksa dipotong dengan alasan khawatir disemprot Komisi Penyiaran (KPI).

Cerita-cerita dan pengalaman seru yang tidak terungkap di tayangan tersebut akan diungkap dalam Thread ini, Kenapa? Karena KPI tidak berkuasa di Kaskus, dan KPI tidak lebih berkuasa dibandingkan dengan momod Kaskus di sini. Sebisa mungkin semua akan coba dirangkum. Mudah-mudahan dengan format bacaan di Kaskus seperti ini, pembaca bisa lebih merasakan dan seolah-olah terlibat di dalamnya. Beberapa penjelasan tentang fenomena mistis atau interaksi astral yang dialami juga mungkin bisa lebih dielaborasi dan didetailkan di sini, dibandingkan di tayangan nya.

Selain itu Thread ini juga akan banyak berbagi tentang suka-duka tim kru, perjuangan selama syuting, sampai beberapa kejadian mistis yang ternyata sering hadir pada saat proses pengambilan gambar dan pada saat proses editing. Siapa tahu hal ini juga bisa menjadi referensi bagi teman-teman yang punya cita-cita ingin membuat tayangan kreatif bernuansa horor baik di media mainstream maupun di media digital atau sosmed.

Bagi yang belum sempat lihat tayangan nya bisa nonton di channel Youtube nya :




Thread ini juga didukung oleh :

  1. Keramat Official, Instagram : @Keramat _Official
  2. Mas Yus- Diary Mata Indigo, Instagram : @diarymataindigo09
  3. Coki Pardede, instragram : @cokipardedereza
  4. Tretan Muslim, instragram : @tretanmuslim
  5. El Micha, instragram : @elmicha.id
  6. Ana Cikey, instragram : @official_anacikey393
  7. Citra Prima, instragram : @citraprima
  8. Lee Jeong Hoon, instragram : @leejeonghoon


Isi thread ini murni berbagi cerita dan pengalaman dan sama sekali tidak bicara tentang pengertian atau pemahaman tertentu. Bagi orang yang mungkin punya pemahaman atau pengertian yang berbeda dipersilahkan. Tapi yang jelas hal-hal itu tidak akan direspon

Penulis tidak mengharapkan komentar yang menimbulkan perpecahan, apalagi yang berbau SARA, akan tetapi jika ternyata ada juga yang berkomentar demikian, maka semoga mendapatkan hidayah dan semoga orang tersebut semakin dimulikan dan dan ditinggikan derajatnya oleh Tuhan Yang Maha Esa. Terlepas nanti ada syarat dan ketentuan berlakunya atau tidak.

Untuk memudahkan dan karena catatan ekspedisi ini terdiri dari beberapa part ane sediakan link nya. Dengan rendah hati ane juga tidak lupa menghimbau untuk membudayakan komeng bagi Agan & Sista. Cendol bila Agan & Sista ikhlas. Rate jika berkenan, Bata mohon ditiadakan

Enjoy….

Link

Part 1: Prolog - Diajak Syuting

Part 2 : Syuting Pertama - Studio Alam TVRI

Part 3 : Syuting Kedua - Sumur7 Beji Depok

Part 4 : Syuting Ketiga - Gedung Biru Kalimalang

Cek juga thread ane yang lain :

DIARY MATA INDIGO SEASON 1

DIARY MATA INDIGO SEASON 2

DIARY MATA INDIGO SEASON 3

DARK SIDE INDONESIAN FAIRYTALE
Diubah oleh jeniussetyo09
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wulandamayasari dan 30 lainnya memberi reputasi
31
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
17-07-2019 17:34
Wah thread keren lagi dari Mas Yus,
Izin baca ya Mas... emoticon-Jempol
0
17-07-2019 18:01
PROLOG – DIAJAK SYUTING

Dua tahun berlalu semenjak Novel Dimensi Ketiga Next Level terbit. Diary Mata Indigo di Kaskus juga sudah sampai season 3. Walaupun agak tersendat karena kesibukan di real life, tapi toh sampai sekarang masih update terus. Setahun yang lalu dapat kesempatan pindah kerja ke salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri televisi. Sebuah tantangan baru sebenarnya, tapi sebisa mungkin tetap dibawa enjoy. Kerja sehari-hari sebagai professional personalia di sana. Bertemu permasalahan-permasalahan baru dan teman-teman baru.

Sebuah kehidupan yang sangat biasa. Sesekali melayani kalau ada yang tanya-tanya atau butuh pertolongan soal mistis dan supranatural. Tapi nggak sering-sering juga. Kadang juga nggak semua yang minta bantuan dilayani. Semata-mata karena kesibukan. Sampai beberapa teman kantor tahu kalau ternyata Mas Yus penulis novel horor juga, kemudian add instagram. Jujur kalau sudah sampai di sini, sulit untuk menyembunyikan kalau punya kemampuan indra keenam atau mata ketiga. Ya sudah lah, toh juga semua sudah pada tahu. Buatku yang penting dalam kehidupan sehari-hari, just stick to reality aja.

Sampai kemudian sekretaris bagian produksi tayangan tiba-tiba mengajak mengobrol ringan dan mengatakan katanya ada wacana untuk membuat sebuah program horor. Sekelompok tim sedang dibentuk untuk membuat tayangan itu, dan nanti setelah itu ingin sedikit konsultasi tentang mistis dan supranatural. Aku sih Oke saja. Lagipula untuk keperluan perusahaan sendiri ini.

Beberapa waktu pun berlalu. Belum ada kabar dan belum ada yang menghubungi. Jangan-jangan tidak jadi. Mungkin takut kena semprit komisi penyiaran (KPI), karena jujur tayangan-tayangan seperti itu lumayan sensitif. Aku pun kembali larut dengan tugas-tugasku sebagai HRD dan personalia. Sampai kemudian sore hari ketika sehabis meeting sore di kantin karyawan di lantai 4 Gedung, lagi-lagi sekretaris produksi datang mendekati. Katanya kalau ada waktu ada yang mau ngobrol-ngobrol. Berhubung sedang tidak terlalu banyak pekerjaan, Aku pun coba meluangkan waktu untuk bertemu dan ngobrol.

Ternyata 2 orang sudah menunggu di meja lain di kantin situ. Aku pun mencoba menghampiri mereka. Seorang laki-laki dan seorang perempuan. Keduanya menggunakan kaca mata.

“Panggil aja Edooy….”.Kata yang laki-laki sambil menjabatku erat. Penampilanya selalu akrab dengan topi merah dan jaket jeans biru sedikit buluk. Badan nya tinggi kurus. Wajahnya mirip peranakan cina jawa dengan kumis tipis. Sekilas mirip Koko-koko penjual hape di Glodok. Telinga nya menggunakan anting , tapi Cuma sebelah. Badan nya juga bertato. Jadi kalau dari segi penampilan lebih mirip kayak anak punk insyaf peranakan tionghoa. Edooy ini ternyata Produser programnya.

“Kalau yang ini namanya Rahma…….”, kata Edooy memperkenalkan cewek di sebelahnya. Dari nada nya malah mirip mucikari yang menawarkan anak buahnya ke Om-om. Cewek disebelahnya itu pun menjabat tanganku. Gaya dan penampilan nya tomboy. Terlihat dari gaya duduk nya yang mengangkat satu kaki ala konsumen warteg. Kulitnya putih. Rambutnya model nge-bob nyaris bondol. Tatapan nya memancarkan rona setengah sayu setengah layu. Mirip anak kurang gizilah kira-kira. Ternyata dia bagian Creative nya.

Setelah basa-basi-busuk dan besek, Edooy pun mulai membuka pembicaraan tentang program yang rencana nya akan tayang bulan depan.

“Nama acaranya Kramat Mas Yus”, kata Edooy kepadaku.

“Bentuk acaranya kayak apa?”.Tanyaku kemudian. Sekilas Aku sempat melihat kesan ragu ketika menjelaskan.

“Lebih kayak eksplorasi begitu sih Mas. Terus sama menjelaskan tentang tempat-tempat horor kayak begitu”. Kali ini Rahma mencoba menambahkan.

“Terus kalau sudah eksplorasi ngapain?”. Aku masih mengejar lagi.

“Naahh itu Mas Yus, kita juga masih agak bingung nih soal konsepnya. Jujur belum ada yang pernah bikin acara program horor juga. Pengen nya sih kalau dari eksplorasi itu bisa dapat penampakan gitu”. Aku jadi agak mengeryitkan kening. Kalau tujuan nya dapat penampakan sih susah. Mau syuting sampai 5 hari berturut-turut juga belum tentu dapat penampakan.

“Kalau begitu mending lebih dititikberatkan pada interaksi astral. Tidak harus penampakan. Tapi bisa menggunakan media lain. Bisa menggunakan cermin, bisa menggunakan lilin, bisa jailangkung, atau bisa menggunakan mediumisasi”. Aku menjelaskan. Karena hakikatnya makhluk astral adalah energi, maka butuh media untuk bisa menunjukkan eksistensi mereka dan memperlihatkan kehadiran mereka.

“Jangan lupa, karena ini main-main dengan hal yang tidak kelihatan. Harus ada back up. Setidaknya ada orang yang bisa dan mengerti, untuk jaga-jaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, atau dari gangguan astral”. Aku coba menjelaskan pentingnya peran back up untuk pembuatan dan produksi acara seperti ini.

“Wah dari kita nggak ada yang ngerti sama paham buat back up kayak begitu Mas Yus”. Kali ini Rahma yang menjawab.

“Kalau begitu di-budgetin saja. Setidaknya ada orang yang bisa bantu buat protek kalau ada apa-apa”. Lagi-lagi Aku menjelaskan pentingnya backup itu.

“Kita juga nggak ada budget untuk itu Mas Yus. Bagian budget mana percaya kebutuhan back up kayak begitu. Katanya nggak ada pertanggung-jawabannya. Mangkanya ini juga kita mau minta tolong sama Mas Yus. Bisa nggak ikut kita waktu syuting. Buat jagain kita sama kru yang lain dari yang kayak begitu”. Aku cuma bisa melongo mendengar penjelasan Rahma. Rupanya selain jadi konsultan tenyata juga bakal didaulat jadi kru back up juga. Tapi tidak ada salahnya dicoba. Lagi pula suatu keuntungan juga bisa ikut di dalamnya. Aku jadi tahu bisnis proses bagaimana sebuah tayangan itu dari proses pembuatan sampai nanti kemudian ditayangkan di televisi. Kesempatan langka yang tidak semua orang bisa mendapatkan nya. Aku pun kemudian menyanggupinya.

“Naah.. selain itu Mas. Supaya tayangan nya lebih menarik kalau bisa ada visualisasi makhluk astralnya. Kita kan lihat di Instagram Mas Yus yang diarymataindigo09 kayaknya Mas Yus sering gambar-gambar makhluk halus tuh. Bisa nggak kira-kira kalau kita minta Mas Yus menggambar sosok-sosok yang ada di lokasi situ. Nanti Mas Yus juga kita kasih kesempatan buat menjelaskan ke pemirsa tentang gambar sosok itu. Karena kan nggak mungkin orang lain juga yang menjelaskan”. Aku makin melongo mendengar permintaan Edooy itu. Sudah jadi konsultan, jadi back up, jadi talent pula. Weleh-weleh…

Tapi Aku jadi kasihan juga pada mereka. Program horor mungkin sebuah hal yang baru bagi mereka. Selain itu dana budget mereka juga terbatas, sedangkan tuntutan nya adalah hadirnya sebuah tayangan horor yang diminati oleh banyak pemirsa televisi. Aku jadi ingin membantu mereka dalam hal ini. Setidaknya membantu untuk menumbuhkan sense of horror dan terlibat dalam proses kreatif pembuatan tayangan ini. Tanpa ragu sekali lagi Aku pun menyanggupinya.

Aku sendiripun belum punya pengalaman apapun soal program horor. Hanya dulu pernah sekali ketika terlibat jadi back up dalam sebuah acara berkonsep uji nyali di sebuah stasiun televisi. Itu pun hanya sekali, ketika acara itu syuting di Jogja. Dan itu sudah lama sekali.

“Berarti ini nanti mau syuting dimana?”. Tanyaku kemudian.

“Sebenarnya kemarin sudah pernah syuting sekali Mas Yus. Di taman langsat. Talent host nya - Pembawa Acara nya Cipri (Nyanyah) sama Lee Jeong Heon. Naaahh…. Setelah ini nanti rencana nya kita mau syuting di Studio Alam TVRI Depok”. Aku hanya manggut-manggut mendengar penjelasan Rahma. Sedikit membayangkan Lee Jeong Heon yang orang korea jadi host acara horor. Yang dalam pikiranku malah jadinya seperti sosok Oppa-oppa Korea absurd yang tersesat dan tak tahu arah jalan pulang. Butiran debu banget lah pokoknya.

“Kira-kira nanti media yang pas untuk interaksi astral apa ya Mas Yus? Kira-kira kalau main Jailangkung bagaimana?”. Tanya Edooy kepadaku. Aku sendiri kurang merekomendasikan kalau Jailangkung. Karena lumayan beresiko sebenarnya.

“Coba pakai cermin Bang Doy. Tapi kalau mau pakai Jailangkung sih boleh tapi Aku ngga rekomen sebetulnya”. Edooy pun langsung paham. Dimensi manusia adalah kebalikan dari alam sana. Cermin mampu menjadi sarana untuk menghubungkan 2 dimensi yang saling terbalik itu.

“Terus nanti Mas Yus butuh disediakan apa? Buat nanti proteksi kita. Butuh ritual atau apa nggak sih sebelum syuting?”. Tanya Rahma kepadaku.

“Sediakan saja garam kasar (krosok). Masukkan di plastik kecil sebesar genggaman tangan. Nanti khusus prioritas buat yang kru cewek”. Jawabku kemudian.

“Terus apa lagi?”. Rahma masih bertanya kepadaku.

“Khusus kamu, kamu bawa Appeton Weight Gain”. Jawabku cuek.

“Dih kok khusus Aku? Emang biar apa?”. Rahma malah balik bertanya keheranan

“Buat bikin kamu nggak terlalu kurus. Masak badan nya kalah gemuk sama kucing warteg”. Rahma cuma bisa melengos mendengarnya. Sementara Edooy di sebelahnya langung ngakak sampai guling-guling.
Diubah oleh jeniussetyo09
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ngejleb dan 11 lainnya memberi reputasi
12
17-07-2019 18:11
Ini film kramat jogja bukan gan, soal nya ane jarang nonton tipi
0
17-07-2019 18:17
seru nih nampaknya, lanjutkan om emoticon-Angkat Beer
profile-picture
addieboy memberi reputasi
-1
17-07-2019 18:37
SYUTING PERTAMA – STUDIO ALAM TVRI DEPOK

Mas Yus ini share lokasinya ya
Sama ini foto-foto nya pas survey
Nanti jam sama tanggal nya dikabarin yaa…


Whatsapp dari Rahma itu aku lama perhatikan. Beberapa foto yang masuk kuperhatikan seksama. Foto itu adalah foto bagian dalam bangunan gedung maintenance studio alam TVRI Depok. Sebuah bangunan lama yang sudah tidak terpakai, yang dulu pernah digunakan untuk keperluan syuting program-programTVRI. Entah kenapa kemudian semenjak tahun 1998, bangunan itu kemudian menjadi tidak pernah terpakai lagi.

Kabarnya bahkan sebelum bangunan itu menjadi tidak terpakai, sudah banyak gangguan-gangguan astral yang dialami oleh orang-orang yang berkerja atau berada di sekitar studio alam tersebut. Mulai dari banyaknya penampakan sosok seperti anak kecil, yang tampak bermain-main disekitar tempat itu pada malam hari. Benda-benda yang bisa berpindah dengan sendirinya. Maupun pintu atau jendela yang terbuka dan tertutup dengan sendirinya.

Apalagi semenjak gedung itu tidak pernah dipakai. Kondisi nya menjadi tidak terurus. Dibiarkan seperti menyendiri di area sekitar 4 hektaran. Sekelilingnya adalah pepohonan besar dan lebat. Jelas kesan angker begitu terasa. Terutama pada malam hari.

Tetapi buat ku, ada satu energi astral yang tampak menonjol. Terasa begitu kuat, walaupun hanya dengan memandang foto-foto studio alam TVRI itu.

Sorenya sehabis jam kerja tim produksi mengajak ku bertemu. Lokasi pertemuan di food-court Gedung bernama Center Point. Ternyata selain Edooy dan Rahma sudah ada di situ bersama dengan 3 orang lain nya. Ada Agoenk, Rudai, dan yang terakhir ada Mbak-mbak bening berhijab yang lumayan manis namanya Busuy. Mereka juga termasuk dalam tim Kramat.

Tanpa membuang waktu, pembicaraan langsung meluncur pada topik inti. Apalagi kalau bukan tentang persiapan syuting besok di Studio Alam TVRI.

“Jadi bagaimana Mas Yus? Kira-kira dari hasil foto kemarin, sosok-sosok apa saja yang bisa diangkat nih Mas?”. Agunk bertanya kepadaku.

“Oke kita cocokin sama hasil survey kalian saja yaa... Kalian kan yang survey, saya kan nggak. Jadi kita coba, kira-kira terawangan saya lewat foto kemarin sama atau nggak sama hasil survey kalian”, jawabku kemudian.

“Yang Mas tahu apa dari hasil lihat foto kemarin?”, tanya Rahma.

“Aku kok lihat ada sosok Sinden ya.....”. Seketika baik Rahma, Agoenk, Edooy, dan Rudai terdiam. Busuy sampai menghela napas beberapa kali.

“Mas nggak habis baca artikel atau habis lihat youtube soal studio alam TVRI kan?”. Tatapan Rahma tampak menyelidik. Dengan polos Aku menggeleng. Aku sendiri baru tahu soal yang namanya studio alam TVRI. Tempatnya dimana Aku juga belum tahu.

Sesaat kemudian Edooy tampak membuka browser di Handphonenya. Sepertinya hendak menunjukkan kepadaku sebuah artikel tentang Studio Alam TVRI. Sayangnya sebelum Edooy menunjukkan artikel itu kepadaku Agoenk menahan tangan nya.

“Mas bisa tebak nggak kira-kira nama Sinden itu siapa?”. Tanya Agoenk kepadaku sambil tangan nya tetap menahan tangan Edooy. Laki-laki berbadan tinggi, berkaca-mata dengan rambut khas belah samping itu seakan ingin sedikit menguji. Baiklah kalau begitu. Aku coba memejamkan mata sejenak. Berkonsentrasi barang semenit.

“Namanya sesuatu yang dimulai dengan huruf M…. Mungkin Marni… atau Marti…..”. Tanpa ragu-ragu kemudian Edooy memberikan handphone nya kepadaku. Sebuah artikel tentang Studio Alam TVRI tampak pada layar kaca Handphone itu. Menceritakan tentang Studio Alam TVRI yang konon katanya dihuni oleh sesosok hantu wanita berpakaian Sinden bernama Marni.

“Selamat datang di Tim Kramat Mas Yus…..”. Agoenk menjabat tanganku erat.

Syuting ditentukan kemudian di hari Jumat. Aku benar-benar besyukur jika diadakan di hari Jumat atau Sabtu. Karena keesokan hari nya libur. Aku coba datang agak awal ke lokasi sebelum syuting dimulai. Berhubung acara horor, ya nggak mungkin juga syuting siang-siang. Tim Kramat dan beberapa kru sudah berangkat duluan ke lokasi dari siang untuk persiapan di sana. Sedangkan Aku berangkat ke sana menjelang maghrib. Teng Go setelah jam kantor.

Secepatnya menuju stasiun Gondangdia yang tidak jauh dari kantor, lalu naik kereta KRL jurusan Depok. Turun dari stasiun langsung naik Ojek Online ke lokasi.

Sampai di lokasi, Aku sempat mengamati suasana Studio Alam itu. Bayang-bayang retrokognisi memenuhi kepalaku. Mengolah setiap residual energi yang bersemayam di tempat itu.

Awalnya tempat itu adalah seperti hutan dan rawa-rawa. Sampai kemudian dilakukan tahap perencanaan untuk membangun tempat itu. Ternyata pada saat pembangunan sepertinya ada beberapa hambatan.

Diduga penyebabnya adalah lebih ke faktor X alias peran kekuatan tak kasat mata yang ada di tempat itu. Lalu dipanggil lah orang pintar yang diminta untuk melakukan negosiasi dengan kekuatan tak kasat mata setempat agar pembangunan dapat berjalan lancar. Ritual lalu dilakukan dengan mempersembahkan 10 kepala kerbau yang kemudian di tanam dibeberapa titik di sekitar area studio alam itu.

“Eh Mas Yus…. Kapan nyampe Mas?”. Busuy yang pertama kali melihatku tiba-tiba mengagetiku yang sedang mencoba menerawang mencari jejak energi.

“Baru sampai kok Mbak”, jawabku sambil tersenyum. Busuy lalu memanggil Edooy dan Rahma. Sementara Agoenk tampak masih sibuk mengordinir Cameraman mengambil beberapa Stock Shoot.

EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

“Di sini ada apa saja Mas? Kira-kira sosok di sini apa saja yang bisa diangkat?”. Aku tidak langsung menjawab pertanyaan Rahma. Lebih memilih untuk memandang ke arah danau buatan yang ada di dekat pintu masuk area Studio Alam. Aku sebenarnya melihat sebuah teritori wilayah gaib di danau buatan itu. Ada bangunan tak kasat mata serupa candi di dekat situ yang dihuni banyak sekali makhluk berbadan manusia tetapi berkepala kadal. Mereka membawa tombak seperti layaknya prajurit. Sementara itu sosok pemimpin dari teritori itu bentuknya lebih menyerupai biawak atau kadal raksasa namun berkepala manusia. Kepalanya menggunakan mahkota.

Tampaknya sosok itu yang menghuni wilayah ini sejak lama. Yang sempat menghambat pembangunan studio alam ini sehingga harus diberikan sesaji berupa 10 kepala kerbau (Sosok Siluman ini digambar belakangan, jauh setelah syuting). Koloni siluman ini menurutku agak terlalu berlebihan untuk diungkap. Lagipula penjelasan nya malah bisa melebar kemana-mana.

EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

“Kayaknya kita fokus yang di Gedung Maintenance saja Ra. Sosok Sinden itu kayaknya ada di dalam Gedung Maintenance itu. Daripada melebar kemana-mana mending fokus sama apa yang ada di dalam gedung itu saja”. Rara dan Edooy lalu mengangguk setuju.

“Ya dah yuk, kita ke gedung maintenance sana aja. Itu kebetulan Oppa-oppa nyasar udah duluan ke sana”. Belum sempat berjalan ke sana rupanya Si Lee muncul dengan wajah panik sambil mendekati Busuy.

“Aku lihat… Aku lihat…. “. Kata Lee dengan nada setengah panik. Busuy dan Rahma terpaksa menenangkan Oppa-oppa nyasar itu dan memberikannya minum.

“Aku lihat kayak ada bayangan perempuan. Pakai Kebaya…..”. Pernyataan Lee membuatku, Edooy, Rahma dan Busuy saling pandang. Sepertinya malam ini bakal jadi malam yang mencekam. Tim harus bersiap untuk berhadapan dengan Sinden Marni.

Tidak lama kemudian Cipri atau Nyah datang. Pertamakalinya Aku melihatnya secara langsung. Orangnya tampak ramah menyapa dan menyalami siapa saja yang hadir. Saat menyalami ku matanya malah tertuju pada kaos yang Aku kenakan.

“DIMENSI KETIGA??? Ini film ya Mas?”, tanyanya kepada ku.

“Amiiinn… doain saja. Sekarang sih baru Novel”, jawabku sambil nyengir.

“Waah Mas nya penulis juga?? Pengen lihat dong Novelnya, bawa nggak?”. Kebetulan Novel Dimensi Ketiga dan Dimensi Ketiga Next Level selalu Aku bawa di dalam tasku.

“Aseeekkk…. Kita barter ya Mas Yus”. Nyah kemudian sempat balik sebentar ke mobilnya, lalu kembali sambil menenteng sebuah buku Novel . 7 Days with The Death, 7 Hari Bersama Kematian. Itu adalah Novel yang ditulis oleh Nyanyah.

Karena semua sudah lengkap maka syutingpun akhirnya dimulai. Rahma lalu memulai brifieng bersama dengan Lee Sang Oppa nyasar, Nyah Cipri, dan kru yang lain.

Suasana mencekam mencengkeram penuh saat Adzan Maghrib selesai berkumandang. Suasana gelap dinaungi pepohonan rindang dan beberapa Gedung yang sudah tidak terpakai dengan letak berjauhan, memberikan warna horor yang tegas pada lingkungan Studio Alam itu. Tim lalu berkumpul di depan Gedung Maintenance Studio Alam TVRI untuk memulai pengambilan gambar. Setelah berdoa Rahma, Edooy dan Busuy menjelaskan bahwa nanti aka nada 3 segmen syuting. Segmen Pertama lebih pada penulusuran Gedung Maintenance itu, segmen kedua lebih pada interaksi astral dengan menggunakan cermin dan permainan mistis, sedangkan segmen terakhir adalah penutup.

EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

“Kira-kira itu Sinden bisa dipanggil nggak Mas Yus?”. Aku hanya menjawab pertanyaan itu sambil tersenyum.

“Kita serahkan saja sama Nyanyah Doy”.

Syuting pun dimulai. Dimulai dengan pengambilan gambar Lee berjalan mengelilingi Gedung ditemani oleh penjaga Gedung. Bagian dalam gedung seperti tidak terurus. Cat ditembok sudah rontok semua. Begitupun dengan langit-langit plafon yang hanya menyisakan seng berkarat. Sampah bertebaran dimana-mana, dan sekat antar ruang sudah tidak berbentuk lagi. Lantai tampak kotor dan berdebu. Dihiasi dengan kotoran kalelawar dan sampah-sampah kertas tidak jelas. Kayu-kayu reot melintang ke sana kemari tampak tak bertuan.

Selanjutnya giliran Nyanyah melakukan eksplorasi di Gedung tersebut. Aku akui kelebihan Nyanyah saat melakukan penelusuran. Penjelasan yang dirinya berikan cukup detail. Terlebih dengan dasar parapsikologi, metafisik dan pseudoscience yang dia miliki. Sangat enak didengar dan informatif. Aku sendiri di dalam Gedung Maintenance itu tidak terlalu banyak menemui sosok-sosok yang istimewa. Hanya ada sosok laki-laki yang tampak seperti kurang suka dengan kedatangan kru di lokasi. Sosok itu sepertinya merasa bahwa kedatangan kru mengganggu wilayahnya. Sosok ini juga sempat terlihat oleh Nyayah dan disebut pada saat tayangan berlangsung.

EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

Selain itu sosok dominan yang selanjutnya adalah sosok anak-anak kecil. Jumlah mereka banyak sekali. Tampak olehku berlarian ke sana kemari. Menatap dengan tatapan usil dan bulatan hitam menghiasi seputar lingkar mata mereka. Memberikan rona pucat seperti mayat.

Sampai akhirnya tiba di segmen 2. Segmen yang lumayan menegangkan. Nyanyah Cipri dan Lee akan memanggil Sinden Marni yang legendaris itu. Aku mulai memasang pagar untuk melindungi para kru. Yang Aku khawatirkan pada saat proses pemanggilan ini nantinya bukan hanya astral Marni yang datang, namun astral-astral lain termasuk siluman-siluman di danau depan pun bisa datang karena ikut terpanggil.

Lee sendiri beberapa kali sempat menolak, tidak mau ikut melakukan pemanggilan.Terlihat sekali bahwa dia sangat takut.Tetapi setelah Nyanyah meyakinkan bahwa itu aman dan sedikit merayunya, Lee pun akhirnya mau melakukan nya. Nyanyah lalu menyalakan sebatang lilin kemudian memulai prosesi pemanggilan. Tangan nya dan tangan Lee diletak kan nya menempel di depan cermin.

“MARNIIIII….”. Nyanyah melakukan pemanggilan dengan suara melengking. Seketika itu pula udara sekeliling tiba-tiba berubah. Ada udara menekan yang bergabung dengan udara dingin tiba-tiba datang. Seperti ada sesuatu yang tak kasat mata tiba-tiba hadir entah darimana. Lee sudah tidak berani menatap cermin. Dirinya berusaha memalingkan wajah dan tidak menghadap cermin. Takut tiba-tiba sosok Marni terlihat olehnya di dalam cermin.

Beberapa kru tampak berbisik-bisik. Mereka merasa merinding hebat. Aku sendiri melihat Marni muncul dari arah belakang lalu masuk ke dalam cermin. Tangannya bersentuhan dengan tangan Lee dan Nyanyah. Mencoba menyalurkan energi astralnya ke tangan Lee dan Nyanyah yang sedang menyentuh cermin. Marni sebenarnya berusaha menyampaikan kisahnya. Tentang bagaimana dia meninggal. Tentang bagaimana kisahnya.

EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

Marni adalah satu dari sekian banyak Sinden yang ada pada waktu itu. Selain membekali dirinya dengan kemampuan berkesenian, dirinya juga membekali diri dengan Ilmu mistis. Dirinya sering berpuasa dan melakukan ritual tertentu. Tujuan nya agar parasnya tampak terlihat menarik dan suaranya mampu menyihir penonton. Hal itu wajar dilakukan para Sinden pada jaman itu. Itulah juga yang menguatkan dugaanku kenapa energi astralnya bisa begitu kuat.

Marni memberikan clue pada Nyanyah tentang kematiannya. Tanpa sadar Nyanyah menuliskan kata BUNUH DIRI pada cermin di depan nya. Marni mencoba menyampaikan kematiannya yang berbalut misteri. Pada saat dia ditanggap untuk mengisi acara pada sebuah pernikahan. Ternyata pernikahan itu adalah pernikahan pacarnya yang sudah lama meninggalkan nya dengan alasan merantau. Ternyata bukan nya kembali dari perantauan untuk menjemput Marni, pacarnya itu malah menikahi Gadis lain justru pada saat Marni ditanggap untuk mengisi acara pada pernikahan tersebut.

Hatinya remuk. Hancur berkeping-keping. Pulang dari acara itu Marni berusaha menghabisi nyawanya dengan meminum racun. Sayangnya nyawanya selamat. Marni gagal bunuh diri. Dirinya masih sempat hidup beberapa minggu. Walaupun dengan kondisi tubuh yang sudah tidak fit lagi. Dirinya juga sempat kembali beraktifitas sebagai Sinden.

Sampai akhirnya Marni meninggal pada saat di tengah mengisi acara di sebuah lokasi di kampung dekat studio alam TVRI situ. Akhirnya Marni benar-benar meninggal. Orang mengira dia meninggal karena sakit. Padahal dirinya meninggal karena sisa-sisa racun yang tidak dibersihkan dengan sempurna dari tubuhnya. Mati karena kesakitan dan patah hati.

Astralnya lalu memilih untuk tinggal di Gedung Maintenance itu, dengan penampakan perempuan mengenakan gaun Kebaya khas seorang Sinden. Kadang dirinya hadir dalam mimpi para penjaga yang menunggui Gedung Maintenance itu. Sesekali pula menggoda beberapa tukang Ojek yang sering mangkal di halaman depan Studio Alam TVRI

EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

Moment saat Marni mencoba berkomunikasi itu tentu tidak Aku sia-siakan. Cepat kemudian mengambil kertas dan menggambar sosoknya. Aku memilih agak minggir dan menyendiri sedikit, sementara yang lain tetap melanjutkan syuting. Aku sengaja tidak menunjukkan gambar itu sebelumnya kepada Lee, sekedar ingin membuktikan apakah sosok menggunakan kebaya yang dia lihat sama dengan yang Aku gambar. Segmen Ketiga pun mulai. Aku masuk menjelaskan gambar. Lee terpekik kaget melihat gambarku.

“Persis, persis ini. Warna merah marun kebaya nya. Ini tadi yang sempat saya lihat waktu datang ke sini duluan”.Terbata-bata Lee menjelaskan. Tampak menjadi kurang nyaman setelah melihat gambar itu. Dirinya benar-benar terlihat sangat ketakutan.

Pengambilan gambar pun dilakukan. Lee tampak seperti buru-buru ingin menyudahi dan tidak ingin berlama-lama. Pengambilan gambar pun akhirnya selesai. Aku sempat foto-foto sejenak bersama Nyanyah dan ngobrol singkat. Kapan lagi dapat kesempatan seperti ini.

Syutingpun akhirnya ditutup dengan doa dan kru pun mulai berberes merapikan peralatan serta membawanya keluar gedung. Beberapa gambar terakhir untuk stock shot berhasil diamankan. Semua lega syuting berjalan lancar tanpa gangguan. Edooy dan Agoenk mengucapkan terima kasih kepadaku lalu bersiap menuju mobil untuk pulang.

Saat Aku melangkah mengikuti mereka berdua di luar Gedung, sebentuk hembusan angin dingin tiba-tiba bertiup seperti membelai punggungku. Membuatku sempat menghentikan langkah dan membalikkan badan. Menyapukan setiap pandanganku pada setiap daun jendela tanpa kaca di lantai 2 Gedung tersebut.

Terdengar kemudian olehku lirih perempuan bersenandung. Bagian daun jendela kedua sebelah kanan di lantai 2 tampak bergerak-gerak sendiri. Seandainya itu angin pasti seluruh daun jendela di lantai 2 akan bergerak. Sedangkan ini hanya satu-satunya daun jendela yang begerak. Sosok tubuh dengan rambut tak beraturan menggunakan baju kebaya kemudian tampak memperhatikan dari lantai 2, matanya menatap dengan tatapan kosong

Senandung itu kemudian berubah menjadi sebuah nyanyian wanita sedang melantunkan tembang jawa. Dengan suara melengking khas Sinden.

Yen ing tawang ono lintang cah bagus
Aku ngenteni tekamu
Marang mego ing angkoso dimas
Sun takokke pawartamu


"Selamat Malam Marni....". Bisikku kemudian


EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

EKSPEDISI KRAMAT - HIDDEN STORY

Artikel Tentang Studio Alam :

- Artikel Studio Alam TVRI 1

- Artikel Studio Alam TVRI 2

- Artikel Studio Alam TVRI 3





Diubah oleh jeniussetyo09
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ngejleb dan 9 lainnya memberi reputasi
8
17-07-2019 20:04
wah mantap emoticon-Angkat Beer
0
17-07-2019 21:08
sedaappp mas yus
profile-picture
mbah danyang memberi reputasi
1
17-07-2019 21:30
izin gelar tikar ah
0
17-07-2019 21:36
Izin baca ya Masbro emoticon-Toast emoticon-Toast emoticon-Toast
0
17-07-2019 21:52
ulasannya mantap benar mas yus hehehe
0
17-07-2019 22:04
Mantapemoticon-Jempol
0
17-07-2019 22:40
izin gabung mas yus,, lanjut terussssemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
0
17-07-2019 23:53
ijin ndeprok ya mas yus..
0
18-07-2019 01:08
Ijin bikin tenda om yus
0
18-07-2019 02:59
Pasang terop yaa mas yus😊
0
18-07-2019 03:35
muantap
0
18-07-2019 03:43
MANTAPPPP MAS YUS
profile-picture
erickarif93x memberi reputasi
1
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
18-07-2019 07:37
ijin bakar dupa gaan .......
0
18-07-2019 07:44
ijin baca mas
0
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
senandung-black-n-blue
Stories from the Heart
misteri-jodoh
Stories from the Heart
serenade-senja
Stories from the Heart
mencari-yang-tak-kembali
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.