- Beranda
- Berita dan Politik
1-10-1957: 'In God We Trust' Muncul di Lembaran Uang Dolar
...
TS
pelindungsapi
1-10-1957: 'In God We Trust' Muncul di Lembaran Uang Dolar
Jakarta - 'In God We Trust' -- hanya kepada Tuhan kita percaya - kalimat itu muncul untuk kali pertamanya di lembaran uang dolar Amerika Serikat pada 1 Oktober 1957. Dikutip dari situs Historynet.com, pencantumannya bertujuan untuk membedakan AS dari seterunya Uni Soviet yang menyatakan diri ateis.
Meski muncul di lembaran dolar di tengah Perang Dingin, kalimat tersebut sudah ada duluan di uang koin sejak 1864. Dikutip dari situs resmi Departemen Keuangan Amerika Serikat atau US Department of Treasury, ada latar belakang mengapa moto 'In God We Trust' diukir di uang logam sejak 1864. Yakni, sentimen keagamaan yang meningkat selama Perang Saudara.
Menteri Keuangan saat itu, Salmon P. Chase menerima banyak permohonan dari orang-orang taat dari penjuru negeri -- yang meminta agar AS mengakui Ketuhanan, salah satunya dengan cara mencantumkannya pada uang koin.
"Berdasarkan catatan Departemen Keuangan, permohonan pertama datang dalam bentuk surat bertanggal 13 November 1861. Ditulis untuk Menteri Keuangan oleh Pendeta M. R. Watkinson, pemuka agama Minister of the Gospel di Ridleyville, Pennsylvania," demikian dimuat situs www.treasury.gov.
Pada 11 Juli 1955, Presiden AS kala itu Dwight D. Eisenhower menandatangani UU yang mengharuskan tulisan "In God We Trust" muncul pada semua uang kertas dan koin. Setahun kemudian, Kongres meloloskan sebuah resolusi yang menyatakan frasa tersebut resmi menjadi semboyan nasional Amerika Serikat, menggantikan "E Pluribus Unum"-- yang diambil dari Bahasa Latin yang secara harafiah berarti "dari banyak menjadi satu".
Wakil rakyat dari Florida, Charles E. Bennett adalah yang mengusulkan resolusi tersebut di hadapan parlemen. Di depan Kongres, ia mengatakan bahwa AS didirikan dalam suasana spiritual dan dengan kepercayaan yang teguh kepada Tuhan. "Sentimen kepercayaan pada Tuhan adalah hal yang bersifat universal dan abadi. Namun khusus untuk 4 kata, 'In God We Trust' adalah asli milik AS," kata dia seperti dimuat situs history.house.gov.
Digugat Kaum Ateis
Seiring berlalunya waktu, sejumlah orang berpendapat, frasa "In God We Trust" tak lagi relevan. Kaum ateis dari Freedom From Religion Foundation yang diwakili pengacaranya, Michael Newdow merasa 'dipaksa' mengakui Tuhan -- yang tak mereka yakini -- kapan pun mereka memegang uang.
Newdow mengklaim bahwa penempatan moto pada uang kertas dan dan koin tidak konstitusional, melanggar klausul Amandemen Pertama.
Namun, permohonan tersebut ditolak hakim Harold Baer, Jr pada Desember 2013. "Tak ada pelanggaran konstitusional terkait pemuatan moto dalam mata uang," kata dia seperti dimuat Huffington Post.
https://m.liputan6.com/global/read/2...-uang-dolar-as
Dalam Tuhan Saya Percaya: kalimatnya sungguh menggetarkan hati
0
2.3K
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.2KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya