Kaskus

Entertainment

deaprillaAvatar border
TS
deaprilla
KASUS TRAGIS AKIBAT KEBIASAAN SEHARI-HARI
   Apakah kamu sering menggigit kuku? Mengunyah permen karet atau main game tidak kenal waktu? Kedengarannya kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang sepele dan tentunya tidak akan memberikan dampak buruk yang berarti, namun hati-hati karena ada beberapa kasus dari orang-orang yang diharuskan menjalani perawatan yang cukup lama atau bahkan kehilangan nyawa karena kebiasaan-kebiasaan tersebut. Di thread ini akan merangkum beberapa kasus tragis yang dialami oleh beberapa orang akibat kebiasaan sehari-hari mereka:
1. Kebiasaan memakai lensa kontak
KASUS TRAGIS AKIBAT KEBIASAAN SEHARI-HARI
Pemakaian lensa kontak memang membutuhkan perhatian khusus, akibat mata yang sensitif terhadap debu dan kotoran membuat orang yang memakai nya harus selalu menjaga kebersihan lensa kotak mereka agar mata tidak ter-iritasi. Chad Groeschen yang berumur (sekarang) 41 tahun memang mengetahui bahaya ini namun malah memakai lensa kontak nya kemanapun bahkan ketika tidur. Dia hanya melepas lensa kontak nya sekali seminggu, kebiasaan ini membuat matanya terinfeksi sebuah bakteri yang menyebabkan mata kirinya sakit parah dan hampir buta (dailymaily.co.uk). Pupil matanya yang abu-abu dan bagian putih matanya tampak menjadi merah. Awalnya Chad beralasan bahwa lensa kontak yang dipakainya bisa dipakai sepanjang hari, namun bukan berarti tidak perlu dilepas dari mata dan dibersihkan. Dokterpun memberikan peringatan kepadanya agar tidak memakai lensa kontak jika tidak bisa menjaga kebersihannya.
2. Gigitin Kuku
KASUS TRAGIS AKIBAT KEBIASAAN SEHARI-HARI
Hampir setiap orang pernah atau bahkan beberapa ada yang sering menggigit kuku sendiri. Mereka menjadikan ini sebagai kebiasaan yang sangat sulit dihilangkan. Bagi sebagian orang, kebiasaan menggigit kuku bisa membuat perasaan tenang dan sebagian lagi malah tidak sadar jika sedang menggigit kuku. Pria bernama John Gardener ini contohnya, ia terbiasa menggigit kuku ketika sedang depresi atau stress (mirror.co.uk). Namun, kebiasaan ini ternyata semakin parah, John menggigit kukunya sampai berdarah. Hal ini membuat ujung jari John rusak dan dia lebih sensitif untuk terserang penyakit. Karena semakin parah, dokterpun mengamputasi ujung jarinya. Setelah diamputasi John merasa lebih baik tetapi keadaan ini ternyata tidak membantu. Keesokan harinya, John mengalami gagal jantung karena infeksi sudah menyebar keseluruh tubuh. Jantung nya berhenti berdetak dan John meninggal. Kisah John ini seharusnya membuat kita lebih berhati-hati dengan kebiasaan yang satu ini.
3. Keseringan bermain Game
Kebiasaan bermain game, merupakan kebiasaan yang sering dilakukan oleh anak-anak hingga orang dewasa zaman sekarang lewat ponselnya. Sebuah permainan bernama Candy Crush Saga membuat seorang pria lupa segalanya. Setiap harinya dia menggunakan tangan kiri untuk bermain mencocokan permen. Selama delapan minggu bermain game ini, telunjuk kirinya mengalami masalah. Salah satu tendonnya pecah dan butuh operasi, tendon ini merupakan salah satu jenis jaringan lunak menghubungkan jaringan otot dengan tulang jari telunjuk. Pria ini terpaksa menjalankan operasi agar jari telunjuknya bisa kembali normal. Dokter yang menangani pria ini mengingatkan bahwa video game memang membantu kita menghilangkan rasa suntuk namun bisa juga menjadi bahaya bagi tubuh jika sifatnya sudah kecanduan.
4. Memakai Bulu Mata Palsu
KASUS TRAGIS AKIBAT KEBIASAAN SEHARI-HARI
Seorang entertainer diharuskan untuk memiliki penampilan menarik ketika tampil dimuka umum. Salah satunya adalah penyanyi cantik yang bernama Masha Kuznetsova, remaja 13 tahun ini harus memakai make-up dan memakai bulu mata setiap kali berada diatas panggung. Namun dia tidak pernah menyangka bahwa kebiasaan ini berakibat fatal bagi matanya. Sebenarnya, penambahan mascara pada bulu mata sudah membuat penampilan penyanyi cantik ini sempurna namun orang tua nya malah memutuskan untuk memberikan pewarna pada bulu mata Masha. Salon tempat dia memasang buu mata tidak memberikan peringatan terlebih dahulu tentang efek samping dari perawatan tersebut. Akibatnya, mata Masha seperti terbakar dan hampir kehilangan fungsi pengelihatannya. Masha harus absen dulu didunia hiburan selama menjalani perawatan mata ini.
5. Mengunyah Permen Karet
KASUS TRAGIS AKIBAT KEBIASAAN SEHARI-HARI
Kebiasaan mengunyah permen karet ternyata juga bisa merenggut nyawa seseorang. Samantha Lewis yang berusia 19 tahun ini tiba-tiba sakit kepala dan secara mendadak meninggal dunia (Dilansir: viva.co.id). Setelah jasad nya diperiksa, dokter menemukan bahwa ada beberapa potong permen mint berwarna hijau pada perut gadis ini. Sang Ibu yang penasaran, melakukan penelitian dan menemukan beberapa ratus permen karet dikamar tidur Samantha. Dia agak kaget karena anaknya bisa menghabiskan empat belas potong permen karet bebas gula dalam sehari. Dokter kemudian menduga bahwa gumpalan permen hijau yang ada di perut Samantha merupakan sisa permen karet yang tertelan. Gumpalan ini menghalangi tubuhnya menyerap mineral-mineral penting dan membuat otak Samantha bengkak karena kurangnya garam yang mengalir ke otak. Sang ibu menyesal bahwa dia mengetahui bahaya ini setelah putrinya meninggal. Dia berharap, hasil penelitian ini bisa mengingatkan para ibu lainnya terhadap kebiasaan anak-anak yang suka menguyah permen karet.
 
Semoga dari ulasan yang tidak banyak diatas dapat diambil pelajaran nya ya, agar kita perlu berhati-hati terhadap kebiasaan-kebiasaan yang tentunya masih belum diketahui apakah ada bahaya dibalik semua itu dan tidak lupa juga untuk saling mengingatkan.
 
Sumber referensi: dailymail.co.uk ; mirror.co.uk ; viva.co.id


ikefajar1Avatar border
User telah dihapus
brokolidankolAvatar border
brokolidankol dan 2 lainnya memberi reputasi
3
37K
23
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread108.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.