- Beranda
- The Lounge
MISTERI PULAU NAPI, NUSAKAMBANGAN
...
TS
deaprilla
MISTERI PULAU NAPI, NUSAKAMBANGAN
Nusakambangan dikenal sebagai pulau penjara yang angker. Nama besar Nusakambangan terkenal lebih disebabkan karena keindahan pulaunya serta keindahan hutannya yang masih terawat. Seiring dengan bergantinya waktu yang juga bergantinya generasi pengelola, pulau ini lama-kelamaan mulai hilang keindahannya atau mungkin, karena telah ditelan usia. Usut punya usut, Nusakambangan ternyata merupakan tempat yang identik dengan cerita mistisnya. Meski secara geografis berdekatan dengan wilayah kabupaten Cilacap, pulau ini tidak masuk dalam wilayah administratif kabupaten Cilacap. Pulau ini tercatat merupakan pulau terluar Indonesia. Jika ingin mencapai pulau ini, kita harus menyebrang dengan kapal ferry dari pelabuhan Wijaya Pura Cilacap hingga ke pelabuhan Sodong.
Asal usul nama pulau Nusakambangan ini ialah konon dipulau ini terdapat bunga-bunga yang sangat harum baunya sehingga tempat ini dinamakan pulau Nusakambangan yang artinya pulau Bunga-bungaan. Lalu mengapa pulau Nusakambangan terkenal sebagai penjara? Ternyata dulu ketika zaman Belanda, pemerintah penjajah saat itu meneliti beberapa pulau di Indonesia yang akan digunakan sebagai penjara bagi para pembangkang. Sebenarnya, sebelum pulau Nusakambangan ditentukan sebagai pulau Lapas, terdapat beberapa opsi pulau lainnya, yaitu Pulau Nusabarung di Jawa Timur serta Pulau Gunung Krakatau di Selat Sunda. Namun akhirnya pada 1908, Gubernur Belanda memutuskan Nusakambangan sebagai tempat tinggal bagi orang-orang yang dihukum.
Setelah Indonesia merdeka, kondisi pulau Nusakambangan tidak berubah. Bahkan keamanan pulau tersebut semakin diperketat dan dijadikan sebagai lembaga permasyarakatan bagi para narapidana yang telah melakukan kejahatan kelas berat. Alasan-alasan tempat ini dijadikan sebagai lembaga permasyarakatan sejak zaman Belanda hingga saat ini:
1. Lokasi isolir: Dimana hanya ada satu jalur resmi yang menghubungkan pulau dengan masyarakat biasa,
2. Posisi pulau: Pulau ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia menjadikan kemungkinan potensi narapidana untuk kabur menjadi sangat tipis,
3. Meski terpisah dengan masyakarat sekitar, masyarakat sekitar masih bisa membantu mengawasi para tahanan dari jauh karena pulau Nusakambangan dikelilingi oleh kampong nelayan.
Untuk saat ini ada 7 lapas yang masih aktif; yaitu Lapas Batu, Lapas besi, Lapas kembang kuning, Lapas permisa, Lapas pasir putih, Lapas Narkotika dan terakhir Lapas terbuka. Hingga saat ini, pemerintah masih akan terus memperbaruan serta sistem yang semakin ketat untuk semua Lapas dipulau Nusakambangan. Penjara-penjara yang ada pulau Nusakambangan ini juga dijadikan sebagai rumah transit bagi para terpidana yang mendapat hukuman mati. Mereka tinggal disini sebelum di eksekusi dihutan belantara pulau Nusakambangan. Eksekusi mati para terpidana inipun meninggalkan sepenggal kisah misteri, pengalaman mendengar suara tangisan hingga sosok yang sempat menampakkan diripun kerap dialami oleh beberapa pegawai Lapas.
Salah satu tempat yang menjadi momok beberapa orang dipulau Nusakambangan ini adalah lokasi eksekusi seorang warga negara asing karena kasus kepemilikan narkoba. Tak hanya sekedar suara tangisan yang terdengar oleh penghuni pulau Nusakambangan, terkadang sosok-sosok misterius ini pun tak segan menampakkan diri. Bukan hanya dimalam hari, namun tanpa malu mereka juga kerap terlihat disiang hari. Berikut pengakuan dari salah satu penduduk yang tinggal didekat pulau Nusakambangan saat dibagikan videonya ke YouTube “Saya kalau malam jalan-jalan naik motor, kadang-kadang ketemu kuntilanak, kadang-kadang cuma suara. Ketemu kuntilanak itu di jalan yang sekarang lagi dibangun itu. Kadang diatas pohon. Kadang-kadang juga yaa ikut bonceng dimotor. Biasanya lagi duduk didalam pohon kan dari jauh kesorot lampu motor kirain apa putih-putih diatas pohon saya berhenti, liat, kuntilanak lagi diem aja.”
Sumber referensi: boombastis.com ; anehdidunia.com
Asal usul nama pulau Nusakambangan ini ialah konon dipulau ini terdapat bunga-bunga yang sangat harum baunya sehingga tempat ini dinamakan pulau Nusakambangan yang artinya pulau Bunga-bungaan. Lalu mengapa pulau Nusakambangan terkenal sebagai penjara? Ternyata dulu ketika zaman Belanda, pemerintah penjajah saat itu meneliti beberapa pulau di Indonesia yang akan digunakan sebagai penjara bagi para pembangkang. Sebenarnya, sebelum pulau Nusakambangan ditentukan sebagai pulau Lapas, terdapat beberapa opsi pulau lainnya, yaitu Pulau Nusabarung di Jawa Timur serta Pulau Gunung Krakatau di Selat Sunda. Namun akhirnya pada 1908, Gubernur Belanda memutuskan Nusakambangan sebagai tempat tinggal bagi orang-orang yang dihukum.
Setelah Indonesia merdeka, kondisi pulau Nusakambangan tidak berubah. Bahkan keamanan pulau tersebut semakin diperketat dan dijadikan sebagai lembaga permasyarakatan bagi para narapidana yang telah melakukan kejahatan kelas berat. Alasan-alasan tempat ini dijadikan sebagai lembaga permasyarakatan sejak zaman Belanda hingga saat ini:
1. Lokasi isolir: Dimana hanya ada satu jalur resmi yang menghubungkan pulau dengan masyarakat biasa,
2. Posisi pulau: Pulau ini berhadapan langsung dengan Samudera Hindia menjadikan kemungkinan potensi narapidana untuk kabur menjadi sangat tipis,
3. Meski terpisah dengan masyakarat sekitar, masyarakat sekitar masih bisa membantu mengawasi para tahanan dari jauh karena pulau Nusakambangan dikelilingi oleh kampong nelayan.
Untuk saat ini ada 7 lapas yang masih aktif; yaitu Lapas Batu, Lapas besi, Lapas kembang kuning, Lapas permisa, Lapas pasir putih, Lapas Narkotika dan terakhir Lapas terbuka. Hingga saat ini, pemerintah masih akan terus memperbaruan serta sistem yang semakin ketat untuk semua Lapas dipulau Nusakambangan. Penjara-penjara yang ada pulau Nusakambangan ini juga dijadikan sebagai rumah transit bagi para terpidana yang mendapat hukuman mati. Mereka tinggal disini sebelum di eksekusi dihutan belantara pulau Nusakambangan. Eksekusi mati para terpidana inipun meninggalkan sepenggal kisah misteri, pengalaman mendengar suara tangisan hingga sosok yang sempat menampakkan diripun kerap dialami oleh beberapa pegawai Lapas.
Salah satu tempat yang menjadi momok beberapa orang dipulau Nusakambangan ini adalah lokasi eksekusi seorang warga negara asing karena kasus kepemilikan narkoba. Tak hanya sekedar suara tangisan yang terdengar oleh penghuni pulau Nusakambangan, terkadang sosok-sosok misterius ini pun tak segan menampakkan diri. Bukan hanya dimalam hari, namun tanpa malu mereka juga kerap terlihat disiang hari. Berikut pengakuan dari salah satu penduduk yang tinggal didekat pulau Nusakambangan saat dibagikan videonya ke YouTube “Saya kalau malam jalan-jalan naik motor, kadang-kadang ketemu kuntilanak, kadang-kadang cuma suara. Ketemu kuntilanak itu di jalan yang sekarang lagi dibangun itu. Kadang diatas pohon. Kadang-kadang juga yaa ikut bonceng dimotor. Biasanya lagi duduk didalam pohon kan dari jauh kesorot lampu motor kirain apa putih-putih diatas pohon saya berhenti, liat, kuntilanak lagi diem aja.”
Sumber referensi: boombastis.com ; anehdidunia.com
nona212 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
850
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•108.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya