alexa-tracking
Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
4.53 stars - based on 19 vote 5 stars 0 stars
https://www.kaskus.co.id/thread/5d009a2be83c7266572b914d/perseteruan-para-mantan-jendral
Lapor Hansip
12-06-2019 13:22
Perseteruan Para Mantan Jendral
Past Hot Thread


Perseteruan Para Mantan Jendral

Perseteruan Para Mantan Jendral

Terungkap sudah siapa dalang pembunuhan para Jendral walau sudah pensiunan tetap saja mereka adalah Jendral yang sekarang berpolitik dan menjadi penguasa istana serta tokoh nasional di jajaran pemerintah, Indonesia memang mempunyai sejarah kelam akan pembunuhan para Jendral.

Perseteruan Para Mantan Jendral

Bukan rahasia Jendral aktif saat itu ditahun 1965 kehilangan nyawa dan berakhir di lubang buaya, siapa yang mengeksekusi sudah pasti bagian dari kekuasaan politik juga dan ada pangkat di kemiliteran. Sudah dari dulu kalau militer di Indonesia terkotak-kotak karena banyaknya komando, terlebih lagi TNI dan POLRI sering sekali baku hantam di lapangan.

Perseteruan Para Mantan Jendral

Padahal kedua institusi ini dibiayai negara untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, walau berupa fakta antara sesama militer di dalam satu instansi pun sering tidak akur tapi berita-berita miring seperti itu sering diredam hingga tak terekspose media. Namun saat ini terlihat ketika mantan Jendral berseteru, mereka yang ada di istana melawan mantan Jendral di pihak oposisi tentu saja ini karena iklim politik yang sedang memanas. Bahkan pihak kepolisian dengan lantang buka suara ketika para eksekutor tertangkap dan mulai bernyanyi bahwa Mayjen (purn) Kivlan Zein ada dibalik itu semua ? Bahkan berita itu dianggap benar bahwa ada target mantan Jendral seperti Wiranto, Luhut Panjaitan, Budi Gunawan, Gories Mere, dan Yunarto Wijaya. Hal itu sesuai dengan yang diungkapkan oleh Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi ketika jumpa pers.

Perseteruan Para Mantan Jendral

Melihat fenomena ini apakah cara-cara lama akan digunakan kembali, bahkan ada berita anggota tim mawar di aktifkan kembali oleh media tempo, tapi hal itu langsung dibantah oleh salah satu anggota tim mawar, yaitu komandan tim mawar Mayjen (purn) Chairawan hingga beberapa eks tim mawar pun bersuara dan akhirnya media tempo pun dilaporkan oleh mereka. Tapi suara Tajudin yang bernyanyi menjadi pengeksekusi atas intruksi dari Kurniawan alias Iwan, nah saudara Iwan ini mengaku atas intruksi dari Kivlan Zein sudah pasti berita ini sungguh mengejutkan apa yang si yang diinginkan oleh Kivlan ? Harta, kekuasaan atau wanita ? Wong usia juga sudah uzur apakah ada dalang yang lebih kakap di atas Kivlan Zein siapa mereka para aktor di belakang layar ? Karena ada oknum politikus PPP sebagai penyandang dana yaitu Habil Marati ? Menarik PPP ada di pihak petahana bahkan melihat kasus yang mulai dibuka ke publik ini membuat banyak orang kaget, ada permainan apa nih para mantan Jendral.

Perseteruan Para Mantan Jendral

Tak hanya itu Mayjen (purn) Soenarko pun terlibat dalam penyelundupan senjata aktif bukan rongsokan seperti yang dibantah beberapa sahabat dari sang danjen kopasus tersebut. Nampaknya polemik perang antar para Jendral bukan isapan jempol belaka.

Para Jendral purnawirawan pun saat ini banyak yang buka suara terlebih lagi Jendral (purn) Gatot Nurmantyo yang ingin kasus yang menimpa para mantan Jendral agar dibuka secara gamblang. Bukan rahasia lagi pemerintah saat ini mesra dengan China, ada pihak yang tersingkir yaitu Amerika dimana bisnis freeport pun mulai berani di goyang oleh pemerintah kita saat ini. Persis seperti tahun 1965 ketika Indonesia setelah JF Kennedy wafat mulai banyak tingkah, terjadilah gerakan senyap pembunuhan para Jendral yang dilakukan oleh PKI. Lalu saat ini pun hembusan PKI juga disematkan kepada kubu Petahana hingga akhirnya banyak di kolom berita tentang pertikaian para mantan Jendral, lalu bagaimana suara para Jendral aktif ? Hanya om Tito Jendral Polisi sebagai Kapolri yang bersuara sedangkan Jendral TNI nampak bungkam walau tetap mendampingi ketika jumpa pers tak banyak bicara tentang kisah panas para seniornya yang membuat resah masyarakat, memang lebih baik diam ketika suasana politik mulai panas dan bergerak ketika kedaulatan negara sudah di injak-injak, TNI Nampaknya lebih sulit posisinya maka yang lebih banyak bicara tentang makar adalah perwakilan dari polisi.

Perseteruan Para Mantan Jendral

Jadi mau dibawa kemana bangsa ini ? Bagaimana dengan korban kerusuhan yang mati seakan tak ada gaungnya lagi, dimana komnas HAM ? Apa takut seperti Munir yang dibungkam selamanya hingga kini tak tahu siapa dalangnya. Ayo pak !! bongkar terus dalangnya masyarakat saat ini mulai cerdas tak ingin jadi tumbal kerusuhan, demi ambisi beberapa manusia yang haus kekuasaan. Mau siapa pemimpinnya tetap saja rakyat cari makan usaha sendiri, yang penting aman, nyaman dan harga-harga murah.

Perseteruan Para Mantan Jendral

Nah bagaimana nih pendapat agan dan sista semua, silahkan komentar, beri TS cendol, follow, rate bintang 5, dan tentu juga jangan lupa share and like karena semua itu gratis !! 

:nyantai

c4punk@2019

Gambar google
Referensi Disini, Disini dan Disini

GIF





Diubah oleh c4punk1950...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bonakenbasoken dan 23 lainnya memberi reputasi
24
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
16-06-2019 17:01
star wars alias perang bintang
0
15-06-2019 23:11
Quote:Original Posted By c4punk1950...


Wahh menarik.. 🤔


Menarik bro,
Sejak kapan Indonesia damai klo Wirantot ada di jabatan strategis begitu?

Liat aja prestasinya sebagai panglima ABRI, malah legendnya chaos 1998 dan banyak masyarakat dikorbankan, ...

Tokohnya masih sama aja tuh kayak sekarang...Si Plinplan Zen, Prabowok, Anyir Raiso, dll. Bedanya sih sama sekarang gak terlalu impact aja.
0
15-06-2019 22:57
Quote:Original Posted By agandamai
Klo kata gw sih,
Ini bukan soal bos vs anak buah, tapi lebih ke..
Si bos ngerjain anak buah, agar jadi pemilik usaha
Makanya, partai petahan semacam petiga bisa leluasa mendanai kerusuhan 2122 Mei,
wong si Bos Wiranto ada di petahana kok, jadi dipikir aman lah, apalagi punya jabatan polhukam.

😩


Wahh menarik.. 🤔
0
Lapor Hansip
15-06-2019 22:42
Balasan post c4punk1950...
Klo kata gw sih,
Ini bukan soal bos vs anak buah, tapi lebih ke..
Si bos ngerjain anak buah, agar jadi pemilik usaha
Makanya, partai petahana semacam petiga bisa leluasa mendanai kerusuhan 2122 Mei,
wong si Bos Wiranto ada di petahana kok, jadi dipikir aman lah, apalagi punya jabatan polhukam.

😩
Diubah oleh agandamai
0
15-06-2019 22:26
Quote:Original Posted By agandamai
Kekisruhan negara gak akan berhenti selama ada sekelompok d an sejumlah massa sipil yang dimiliterisasi, salah satunya adalah pamswakarsa yang berubah ormas berbasis agama yaitu FPI dan masuk dalam lobi-lobi politik para Jendral.

Jendral yang satu bermain memobilisasi di suporter sepakbola, sedangkan Jendral yang sejawatan menguras massa lewat ormas berbasis agama.

Ingat, Wiranto itu bigbos dari Kivlan Zen dan Prabowo


Big bos vs bawahan 😱
0
Lihat 1 balasan
15-06-2019 15:23
Kekisruhan negara gak akan berhenti selama ada sekelompok d an sejumlah massa sipil yang dimiliterisasi, salah satunya adalah pamswakarsa yang berubah ormas berbasis agama yaitu FPI dan masuk dalam lobi-lobi politik para Jendral.

Jendral yang satu bermain memobilisasi di suporter sepakbola, sedangkan Jendral yang sejawatan menguras massa lewat ormas berbasis agama.

Ingat, Wiranto itu bigbos dari Kivlan Zen dan Prabowo

0
14-06-2019 13:52
Quote:Original Posted By Kruingputih4
Gara2 pangsiun gak banyak yg hormat2an plus makan uang pangsiun doang gak ada sampingan jadinya halu alias PTSD (post traumatic stress disorder).


Harusnya yg udah pangsiun entuh koleksi sandal aja...
emoticon-Ngamuk
0
14-06-2019 13:32
Yang namanya mantan emang nyakitin
0
14-06-2019 08:25
Kaum elit kalo berantem ya saling tikam. Libas. Buang.
0
14-06-2019 08:07
Perseteruan Para Mantan Jendral
0
14-06-2019 07:35
Kalau dri mbah google, karir mayjen kivlan di AD seret gtu. Wiranto ini seniornya dia, bhkan mayjen kivlan sebut abang ke wiranto. Tapi semuanya berubah semenjak 98, setelah kivlan bisa ngatasin OPM dia diangkat jadi mayjen, setelah jadi mayjen malah stagnan bhkn kalah sama juniornya yaitu prabowo, sayangnya setelah 98 kivlan sama prabowo sama2 redup.

Saat 98 wiranto pernah mnta bntuan kivlan buat mengerahkan massa, saat itu kivlan udh redup, wiranto bilang nya mau bntuin karir dia di AD tapi faktanya engga. Ada juga yg bilang kivlan dan wiranto ada masalah cekcok duit, kivlan dibilang mnta duit ke wiranto bbrpa kali pas dlu, tapi sbenernya duit itu buat bkin pam swakarsa atas perintah wiranto, 6 miliar di keluarin kivlan buat pam swakarsa, kata kivlan 6 milliar itu harusnya bukan pakai uang dia makanya disebut jadi utang wiranto.

Kesimpulan dri mbah google ada dua hal yg bkin kivlan pengen bunuh wiranto, mr K ini masih sakit hati di PHP-in Mr W dan kesal utang 6 M belum dibayar.
Entah masalah dia dengan target lain apaa.

Semua ini cuma asumsi berdasarkan data dari mbah google, jdi kita tunggu saja kelanjutan kasusnya, semoga aja kasus ini dibeberkan ke umum sejelas jelasnya.
Diubah oleh shlddnyusuf
profile-picture
sudutdermaga memberi reputasi
1
14-06-2019 05:51
Quote:Original Posted By c4punk1950...



walau sudah pensiunan tetap saja mereka adalah Jendral yang sekarang berpolitik dan menjadi penguasa istana serta tokoh nasional di jajaran pemerintah.

Sudah dari dulu kalau militer di Indonesia terkotak-kotak karena banyaknya komando.


Padahal kedua institusi ini dibiayai negara untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, walau berupa fakta antara sesama militer di dalam satu instansi pun sering tidak akur tapi berita-berita miring seperti itu sering diredam hingga tak terekspose media. Namun saat ini terlihat ketika mantan Jendral berseteru, mereka yang ada di istana melawan mantan Jendral di pihak oposisi tentu saja ini karena iklim politik yang sedang memanas. Bahkan pihak kepolisian dengan lantang buka suara ketika para eksekutor tertangkap dan mulai bernyanyi bahwa Mayjen (purn) Kivlan Zein ada dibalik itu semua ? Bahkan berita itu dianggap benar bahwa ada target mantan Jendral seperti Wiranto, Luhut Panjaitan, Budi Gunawan, Gories Mere, dan Yunarto Wijaya. Hal itu sesuai dengan yang diungkapkan oleh Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi ketika jumpa pers.

siapa mereka para aktor di belakang layar ? Karena ada oknum politikus, ada permainan apa nih para mantan Jendral.

Nampaknya polemik perang antar para Jendral bukan isapan jempol belaka.

banyak di kolom berita tentang pertikaian para mantan Jendral, lalu bagaimana suara para Jendral aktif ? Hanya om Tito Jendral Polisi sebagai Kapolri yang bersuara sedangkan Jendral TNI nampak bungkam walau tetap mendampingi ketika jumpa pers tak banyak bicara tentang kisah panas para seniornya yang membuat resah masyarakat, memang lebih baik diam ketika suasana politik mulai panas dan bergerak ketika kedaulatan negara sudah di injak-injak, TNI Nampaknya lebih sulit posisinya maka yang lebih banyak bicara tentang makar adalah perwakilan dari polisi.



Jadi mau dibawa kemana bangsa ini ?
masyarakat saat ini mulai cerdas tak ingin jadi tumbal kerusuhan, demi ambisi beberapa manusia yang haus kekuasaan! . Mau siapa pemimpinnya tetap saja rakyat cari makan usaha sendiri, yang penting aman, nyaman dan harga-harga murah.



Nah bagaimana nih pendapat agan dan sista semua, silahkan komentar.

c4punk@2019

Gambar google
Referensi Disini, Disini dan Disini



W dah lama tahu semenjak sebelum dimulainya pemilu. Temen w ngasih tahu sih soal beginian...

Dan yg apa kata TS emang bener.. Prabowo juga itungannya jendral, orang paling berpengaruh di belakang kowi juga mantan jendral... (w pendukung kowi tapi w ngakuin klo kowi cuman boneka aja)

Intinya sebelum orang2 besar era orba habis, yah bakalan terus2an perang pengaruh dan kekuasaan, apalagi klo ada pengaruh mantan petinggi TNI terutama dari AD...
Makanya klo bisa mantan2 purnawirawan ini gak boleh partisipasi politik, bahaya... Sekalipun udah pensiun atau tidak aktif statusnya. Di negara2 ASIA mayoritas unsur petinggi militer ikut kontestasi politik....
Diubah oleh nowbitool
0
14-06-2019 05:03
kita baiknya tunggu proses hukum saja gan........
kalau persaingan para jendral...itu sudah biasa sejak jaman kerajaan-kerajaan Nusantara gan...ngga kaget...
dan di negara lain pun sama......tapi ingatlah....Sejarah itu yang menulis adalah Pemenang Perang.

minum dulu gan biar seger...emoticon-Angkat Beer
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
1
14-06-2019 04:01
sejak 1998 udh terlihat ada persaingan di antara mereka....

2019 ini puncak dari ketidakakuran mereka
profile-picture
nowbitool memberi reputasi
1
14-06-2019 01:17
Quote:Original Posted By arioch.cain
Plokis ngecek senjata Jend. Soenarko Cepet banget.. nangkep orang2 yang "katanya" ngerencanain pembunuhan terhadap 4 tokoh nasional cepet juga..

Giliran yang 9 orang mati ketembak.. lama banget nyelidikinnya.. uji balistik pelurunya aja masih belom dilakuin..

Ada apa gerangan kah.. semoga apa yang saya pikirkan ga benar.. emoticon-Traveller


Yah kalau masih ada akal sehat pasti bisa membandingkan gan. Kalau warga kaskus kan rata2 fanatik buta sama petahana emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kingoftki dan 3 lainnya memberi reputasi
0
14-06-2019 00:20
Quote:Original Posted By jokerandbane
Ane paling males sama drama apapun di indo, mulai dari politik sampe agama. Karna ujung2 nya pasti gak bakal ada yg mau ngaku salah walaupun terbukti salah. Akhir nya malah mengkambinghitamkan amerika, zionis, yahudi, iluminati, freemason dan segala konspirasi lainnya dengan dalih ingin mengadu domba atau merebut sda


Sama bre ..ane jg dah muak..pd cuci tangan semua..ga ada yg jantan mengakui macam org jepang
0
13-06-2019 23:38
Rakyat jelata mending ngga usah ikut2.
0
13-06-2019 23:35
Sepertinya saya mencium bau bau dan aroma iklan. hmmm
0
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
13-06-2019 23:18
Penuh Drama..
mirip Sinetron yg gk ada abisnya..
atau mirip yg demo berjilid2 pake angka cantik...
0
Halaman 1 dari 6
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.