Mudik Jalan Lintas Sumatera (Aceh) yang Berasa Jalan Pribadi
TS
bintanghu
Mudik Jalan Lintas Sumatera (Aceh) yang Berasa Jalan Pribadi
Hy gan,mohon maaf lahir dan batin,selamat berliburan.
Pulang ke kampung halaman saat lebaran tiba,sudah menjadi tradisi hampir semua masyarakat Indonesia,terutama untuk perantau ya,kalau gak merantau gimana mau pulang ke kampung halaman.Dan pastikan juga kita punya kampung,hehe.Dan tradisi ini disebut mudik.
Mudik,erat dilakukan saat libur lebaran tiba,mereka para perantau memanfaatkan jadwal libur yang panjang untuk mengunjungi sanak saudara di kampung kelahiran.Nah,karena orang-orang Indonesia melakukan itu pada saat yang hampir bersamaan,bisa dipastikan jalanan akan cukup padat di hari-hari tertentu,biasanya 5 hari sebelum lebaran sudah mulai sangat padat.
Quote:
Kalau jalanan sudah padat,apa dampaknya?ya proses mudik kita akan jadi makin terhambat dan melelahkan tentunya,bensin pun ikutan boros.Namun bagi kita yang punya waktu libur sedikit lebih awal daripada lainnya,katakanlah pada H-8 atau H-7 lebaran,sangat disarankan untuk langsung melakukan perjalanan,untuk menghindari hambatan-hambatan seperti macet dan lainnya.
Dan itu saya lakukan,saya mudik dari Banda Aceh menuju kampung halaman melalui rute jalinsum (jalan lintas sumatera) pada H-7 lebaran dan ada beberapa pengalaman menarik yang dapat saya bagikan,terutama adalah masalah jalanannya yang berasa jalan "pribadi",saking sepinya.
Berikut yang bisa saya bagikan.
Berasa jalan pribadi
Spoiler for anti macet:
Dokumentasi pribadi
Sepi banget gan.Ya,tidak salah,ini kondisi jalanan rute mudik saya saat H-7 lebaran.ya,wajar sih,karena kebanyakan para perantau belum dapat jatah libur.Tapi menjadi kurang wajar,mengingat ini satu-satunya jalan yang digunakan oleh semua kendaraan tiap harinya dari dan ke Aceh(tidak ada tol),ya mungkin truk-truk ekspedisi lagi pada libur lebaran ya,makanya jalanan jadi sangat sepi.Intinya jalanan ini berasa jalan pribadi deh,lancar jaya.
Ada beberapa tips bagi anda yang ingin mudik dan melewati jalan Banda Aceh-Medan,sebaiknya lakukan saat sore atau pagi hari,karena malam hari,jalanannya lumayan padat.
Bagi anda yang baru dapat melakukan mudik mulai H-3,hati-hati di jalan ya,karena jalanan akan sedikit padat di beberapa titik.Lokasi jalan pada foto diatas adalah Aceh Besar.
Tetap taati peraturan lalu lintas,gan,di segala kondisi,baik jalanan sepi atau sedang padat.
H-7,Belum ada Rest Area Khusus Pemudik
Spoiler for Rest area:
Dokumentasi pribadi
Di H-7 lebaran,sepanjang jalur (Banda Aceh-Pidie) belum ada rest area yang disediakan oleh pihak terkait khusus untuk pemudik.
Eits,jangan khawatir,belum ada rest area khusus pemudik bukan berarti kita tak bisa beristirahat,ada banyak sekali rest area sepanjang jalan,baik itu berupa rumah makan,tempat rekreasi,SPBU,masjid dan lain sebagainya dengan fasilitas yang lengkap,dalam artian disana ada makanan,tempat istirahat,kamar kecil dan fasilitas lainnya.Ataupun bagi anda yang mudik mulai H-5,mungkin sudah disediakan rest area khusus pemudik.Foto diatas,lokasi rest area tersebut tepat di kaki gunung Seulawah,mantap dah.
Kondisi Jalan
Spoiler for Kondisi jalan:
Dokumentasi pribadi
Harus diakui kalau pembangunan,perbaikan dan perluasan infrastruktur yang masif dilakukan beberapa tahun belakangan ini membawa dampak yang baik,hal ini turut saya rasakan saat mudik,jadi kalau ada yang bilang infrastruktur gak perlu,aneh.
Kondisi jalan sangat mulus gan,bisa kasih rating 8 dari 10 deh.tidak ada kerusakan disepanjang jalan terutama di kabupaten Aceh Besar,jalannya mulus banget,ya,walaupun masih ada beberapa lubang kecil (rata-rata diameter lubang 10 cm dengan kedalaman 5 cm) saat mulai memasuki wilayah Pidie,tapi jumlahnya sangat sedikit.
Sepanjang jalan,tidak ada lagi perbaikan jalan seperti yang saya lihat sebulan yang lalu,tidak ada lagi rekayasa lalu lintas akibat perbaikan jalan.Plus,pembangunan jalan tol juga sedang dihentikan sementara(agar proses mudik lancar),jadi anda tak akan terganggu dengan truk-truk besar dan polusi.
Titik Rawan Kecelakaan Lalu lintas
Spoiler for Titik rawan:
Sepanjang jalan adalah rawan kalau kita tidak hati-hati.
Rute yang saya lewati,ada beberapa titik rawan kecelakaan,pertama adalah wilayah Indrapuri,jalanan lurus yang super panjang,membuat banyak kendaraan memacu lajunya dengan sangat cepat disini,dan itulah salah satu penyebab tempat ini rawan.Tetap berhati-hati dan kurangi laju kecepatan kendaraan agan-agan.Kedua adalah di jalanan pegunungan Aceh Besar,banyak tikungan patah dan seringkali terjadi kecelakaan akibat lost control pengemudi terhadap kendaraannya.Tipsnya,tetap fokus saat melintasi tikungan di daerah manapun,terutama di wilayah perbukitan atau pegunungan.
Demikian pengalaman yang dapat saya bagikan masih sebatas rute Banda Aceh sampai Pidie.Segala hambatan dan tantangan yang ada saat berkendara tentu bisa agan lewati dengan mudah asal paham dan hati-hati.
Saat agan berada di jalan dengan trek lurus panjang,hati-hati saat menyalip,apalagi nyalip pakai motor 125 cc,wah,butuh kalkulasi lebih itu,hehe.
Bagi,agan yang capek saat mudik,sangat disarankan untuk istirahat di rest area,jangan di bahu jalan,bahaya.banyak loh lokasi rest area di sepanjang jalan.
saat mudik,baik sendiri atau bawa orang tersayang,sangat disarankan jangan ngebut gan,sewajarnya saja sesuai aturan batas kecepatan.
Selamat mudik.
Thank
Saleum.
Sumber : Tulisan pribadi.
0
477
Kutip
2
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!