Untuk membangun Indonesia dibutuhkan kerja keras dan juga perjuangan ekstra sebab Indonesia dengan wilayah begitu luas dan Sumber Daya Alam yang sangat melimpah, diperlukan orang- orang yang amanah dan berjuang untuk rakyat.

Generasi masa kini atau kaum milenial seharusnya tidak bermasa bodoh atau termakan isu-isu yang tidak bertanggung jawab, tetapi memahami persoalan yang ada lebih kritis lagi dalam berpikir dan bertindak untuk menentukan masa depan negara 5 tahun ke depan dengan datang TPS dan memilih sesuai hati agan/sista.

Golput sudah menjadi slogan penting dalam jajaran terma politik di kalangan masyarakat pemilih. Golput dianggap sebuah pilihan untuk tidak memilih siapapun calonnya. tapi benarkah golongan putih adalah golongan yang tidak memihak?
Sebenarnya, dianggap golongan putih bukan berarti tidak memihak. itu bisa bermakna kebeperpihakkan, khususnya ketika tidak ikut memilih yang terbaik di antara yang terbaik . ketika jumlah pemilih yang seharusnya memilih, maka jumlah suaranya akan berkurang. Bahkan bisa dikalahkan oleh suara pemilih calon sebaliknya. oleh karena itu, tetaplah penting memilih dan meninggalkan golput, walaupun semua calon di anggap buruk, harus dipilih yang paling sedikit buruknya.

tentunya dalam memilih pemimpin harus dipertimbangkan banyak hal. Misalnya kepakaran, pengalaman integritas dan siapa saja orang-orang dibelakang calon tersebut. Alasannya, orang - orang yang dibelakang layar itu juga akan ikut mewarnai kebijakan-kebijakan yang disahkan nantinya.

Bagaimana pun pemilu adalah momentum kedaulatan rakyat. Ini merupakan saran paling tepat bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam politik, yang pada akhirnya ikut menentukan sebagai kebijakan pemerintah di waktu mendatang .
Pemilu juga merupakan sarana paling tepat untuk pergantian pemimpin secara konstitusional. Suksesi kepemimpinan sangat diperlukan untuk menumbuhkan berbagai gagasan baru yang lebih baik serta dapat membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik dalam lima tahun ke depan. Pemilu juga merupakan sarana bagi pemimpin politik untuk memperoleh legitimasi yang kuat. Hanya melalui proses pemilihan umum, para pemimpin yang terpilih mendapat pembenaran dari rakyat untuk menjalankan serta menyuarakan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Maka dari masyarakat sudah menjadi tanggung jawab sebagai warga negara untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu Tanggal 17 April 2019 ini.