Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
50
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c84bfe128c99168845f0fdd/loves-bait
Buat mendapatkan cinta, kita butuh umpan yang tepat, tergantung dari jenis wanita yang ingin kita dapatkan. Seperti yang Aka alami di dalam cerita yang satu ini.
Lapor Hansip
10-03-2019 14:42

Prolog

Past Hot Thread
Love's Bait



Quote:
“Kalo gue bisa bantu, kenapa nggak? Emang siapa ceweknya?”  balas Kyna, setelah Aka cerita bahwa ada seseorang yang menarik perhatiannya sedari dulu.

“Namanya Kyna Almira.” Jawab Aka dengan menatap dalam wanita manis di depannya.


------

"Yee kamu, kirain bunda belum bangun" sapa seorang wanita paruh baya.

"yee bunda mah kebiasaan ga ketok pintu dulu" balas Aka tanpa memalingkan pandangannya dari komputer.

"Yaa bunda kira kamu masih tidur, pagi pagi udah ngegame aja, mending kamu olah raga sana"

"Nanti.." jawab Aka sekena nya.

"Yaudah, udah bunda buatin sarapan ya itu" Ucap Bunda lalu kembali menutup pintu.

Waktu menunjukan pukul 05.47 WIB, dimana merupakan jam jam dinas buat seorang Aka di dunia game nya. "RF Online"

Quote:"/race Regrop Regroum Portal CM, Perisiapan War" ketik Aka pada keyboardnya
.

Ya Aka merupakan seorang Race Leader di game tersebut, membuatnya memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin akan bangsa nya (Player lain), ada 3 kali War dalam sehari, kewajibannya mengarahkan bangsa nya untuk memenangkan peperangan tersebut.

Well, biarpun di mata kebanyakan orang itu hanya sebuah game, buat Aka apa pun dunia nya ketika dia sudah di percaya menjadi seorang pemimpin maka dia akan bersungguh sungguh.


*****

"Mas, udahan dulu itu ngegame nya, Sarapannya keburu dingin itu" Gelegar suara Sangsakala menggelegar seisi rumah.

Takut menjadi kiamat sesungguhnya, Aka pun meninggalkan game nya, bergegas keluar kamar dan menuju meja makan di pojok ruang keluarga.

"Bun, mas masih belum boleh pacaran ?" Tanya Aka sambil memutar mutar garpu untuk melilit mie goreng sarapannya.

"halah, mapan belum, udah mikirin pacaran" jawab Bunda yang sebari membersihkan sisik ika mas yang akan dijadikan menu makan siang. "Nabung dulu kamu, terus kuliah, terus kerja, baru deh deketin anak orang, langsung ajak ke pelaminan" terus nya.

"kalo ternyata jodoh mas dateng nya lebih cepat dari yang di rencanaain gimana bun" jawab Aka.

"aaih, gausah berandai andai dulu, sekarang tugas kamu buktiin ke tetangga tetangga kita yang suka gosipin kamu pengangguran dll itu" tegas bunda.

"yeee mas kan udah kerja, jadi Game Master bun"

"alaah kerja apaan itu, dikamar mulu gitu" tegas Bunda


"Hiih, orang tua emang ga ngerti jamam sekarang itu cari duit ga melulu harus keringetan kan ya, please deh ah. Segala tetangga pada ga ada kerjaan pake ngomongin gue" gerutu Aka dalam hati.

"Eh Aka, fokus ke cerita please, gausah ngelebar ke tetangga, inget.. Kyna ka.. Kynaa.."

Pertemuan terakhir dengan Kyna kemarin lusa yang menghasilkan sebuah kalimat "Ah lo mah becanda" selalu menghantui Aka, padahal ia mengatakannya dengan sungguh sungguh, membuat seorang Aka agak skeptis tentang perasaanya. Jadi agak canggung canggung gimanaa gitu.

"eh malah bengong, mending kamu bantu bunda nyapu gih, sama pel teras depan" perintah ibu negara yang dengan singkat di 'iya' kan Aka.

**

Terlihat seorang pemuda blasteran Javanese dengan Sundanese mengenakan boxer dan kaos oblong dengan sungguh sungguh menyapu lantai. Sepasangan earphone menyumbat telinganya, biar lebih khusuk nyapu nya

"aku bisa membuat mu, cinta kepadaku, meski kau tak pernah mencitaaiikuuu ~" suara merdu Aka menyanyikan salah satu lagu yang dianggapnya mewakili perasaanya saat itu.

"biar saja waktu yang kan menjawab, semua padamuuuu uoooo" sambil menggunakan gaganh sapu sebagai microfonnya

"woi berisiiiikk bujaaaang" teriak bunda sambil melempar anaknya dengan centong nasi.

Menyapu keluar hingga teras tak sengaja Aka melihat seonggok maksud nya seseorang yang ia idam idamkan melintasi pagar rumah nya, tanpa sadar Aka pun pura pura fokus dengan sapu nya. Rule no.1 "keep cool bruh"

"eh lo tumben pagi pagi rajin, mau jadi bapak rumah tangga lo ka?" Sapa wanita di balik pagar itu.

"yee sial lu, mau kemana lo mingu pagi gini?" Jawab Aka setengah berteriak.

"gue mau ke rumah temen, tugas kelompok, mau nganterin gw ga?" Tanya Kyna berhentik sejenak didepan pagar


"mau banget Ogah gw, bukan tukang ojek" jawab Aka mencoba terlihat santai.

"yee kapan lagi lu boncengin bidadari dari khayangan.. hihihi..." balas Kyna sambil terkikih.

"bidadari dari ragunan iya lo ah"

"dasar kurang ajar, yaudah gue jalan dulu ka. Sapuin yang bersih ye"

"iyaa sayang hati2"


**

Biarpun terlihat Geek dan pendiam, sebenarnya menaklukan seorang wanita bukan hal yang sulit buat Aka. mengingat jumlah mantan nya yang mencapai satu lusin. Di telusuri dari sejarah, rasa rasanya ga pernah seorang Aka jomblo lebih dari 2 minggu. Ga percaya ?

Padahal kayanya Aka ga pake dukun, tapi emang biacara wanita seakan akan Aka ini di lahirkan untuk di cintai kaum hawa pret.

Hanya saja, selama menjalin hubungan dengan wanita dari berbagai jenis, dari yang paling manja sampai yang paling cuek, dari yang gendut sampai yang langsing, dari yang adik tingkat sampai yang janda serius, dari yang feminim sampai yang berbatang yang ini bercanda. Membuat seorang Aka merasa cukup bosan akan putus nyambung, dan drama drama percintaan. Hingga ia menyadari bahwa ada sosok di dekat nya yang sebenarnya sudah sejak lama menarik perhatiannya sedari kecil.

'Kyna Almira' sesosok teman sedari kecil, merupakan tetangga Aka.

Keluarga Kyna merupakan keluarga pertama yang berkunjung ke rumah Aka ketika pertama kali keluarga Aka pindah ke perumahan tersebut. Sehingga memiliki hubungan yang cukup dekat.

Hanya saja, seorang Kyna terkenal akan kejudesan nya di mata cowo cowo komplek. Bahkan rasa rasanya ga pernah ada yang melihat kyna bawa cowo ke rumah.

Sosok Aka inilah yang mungkin jadi teman komplek cowo satu satu nya bagi Kyna.

Dan saat ini, Aka dihadapkan dengan perasaan yang menggebu gebu akan sosok seorang Kyna.

Bisa kah? Karna bagi Aka, Kyna ini jenis wanita langka, yang umpan nya mungkin berbeda dari wanita wanita lain. Sok dramatis
Diubah oleh akandra.dd
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Richy211 dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Love's Bait
09-09-2019 17:55

1.5 Listrik Mati, Hati malah nyala.

Kesel ? banget.
Tapi honestly rasa kesel itu sedikit banyak terabaikan. Caranya ? Tentu aja dari game.
Gw memutuskan buat kembali menghadap pada layer komputer.
Menggunakan Akun Game Master lalu menyapa player player yang masih saja online. Biasanya di Game Private Server yang notabennya hunt nya relatife mudah dan cepat. Kebanyakan waktu online mereka digunakan untuk berkumpul dan bercengkrama Bersama guild nya masing masing. Paling ada 1 atau 2 player yang hunt yang lalu disekitarnya ada member guild lain yang ikut meramaikan chat.

Biasanya, buat para penjajak dunia maya seperti ini, akan menghadapi 3 ujian dalam bermain game.
Diantaranya. Koneksi Internet yang seringkali tidak stabil, lalu listrik yang you know lah. Suka Ujug – ujug mati listrik. Dan yang terakhir adalah adanya gangguan dari sang baginda ratu a.k.a Bunda. Entah itu disuruh beli gas lah, ke warung lah, minta tolong matiin kompor lah, atau sekedar berceloteh “Main game mulu, kaya ga ada kehidupan lainnya aja.” Hhh …

Saat ini, baru aja. Persoalan nomer dua, Listrik kembali menyerang.
Si bangs*t. ngerusak mood orang aja. Gw ngambil HP lalu nyalain senter, sekilas ngeliat jam di samping bar sinyal dan sudah menunjukan pukul 23 lewat. Gila aja coba jam segini mati listrik.
Berharap bahwa ada stok lilin, gw nyari ke beberapa tempat. Dan menemukan kotak lilin di laci meja TV. “alhamdulillah masih ada 2, lumayan.” Bermodalkan api dari Kompor Gas, dan tara … nyala …. Gw tinggal nyari pasangan aja, buat yang mau keliling. Gw bagian jaga lilin. *apasih

Gw yang biasa malem malem gini ada kegiatan, bisa jadi super duper gabut kalo mati listrik gini. Ya gimana, era digital yang kayanya listrik jadi salah satu syarat kehidupan. Gw pun mencoba menghubungi Pak Anton.


Quote:
“Malam Pak, di sana mati listrik ngga ?”

”Malem mas, engga. Ada apa ?”
“Di sini mati listrik nih, yang lain udah pada tidur ?”

”Oh main sini aja mas gpp. Ada kamar kosong kan. Belum, anak anak masih pada main poker tuh.”
“Oh ada ? yaudah saya ke sana ya pak, numpang tidur.”

"Yailah mas, segala numpang, kaya ama siapa aja."


Gw pun menyiapkan diri. Charger, Power bank, baju ganti, handuk dan alat mandi. Gw masukin ke tas selempang yang udah keliatan buluknya karena tas ini udah gw pake dari gw kelas 1 SMK.
Melangkah ke depan sambil berusaha menggunakan jaket kesayangan. Setelah memastikan tak ada yang tertinggal, dan pintu sudah terkunci, gw menekan sebuah tombol di remot yang gw pegang. “ciut ciut ciut..”, Suara pertanda alarmsi ganteng Nissin Evolie dinon aktifkan sekaligus membuka kunci.
Gw buka pintu driver, colok kunci, nyalain mesin. Lalu melangkah ke arah pagar dan membukanya. Lalu kembali ke mobil. Dan sambil menungu mesin idle a.k.a panas. Gw memilih buat ngecek website anime, untuk sekedar melihat anime - anime apa saja yang kiranya sudah update. Lumayan persiapan buat nanti nonton menggunakan wifi.

Merasa mesin sudah idle, gw memutuskan untuk jalan.
“Eh ya Allah apaan tuh.” Ucap gw sesaat setelah memalingkan pandangan dari layer hp ke arah depan. Terlihat sosok putih berdiri di depan pintu keluar dan terkena sorot lampu mobil.
“Yaampun, si Kyna ada ada aja.” Batin gw setelah memastikan sosok itu adalah si kesayangan gw, eh. Maksudnya si tetangga gw.
Ya lagian dia ngapain diem berdiri trus pake sweater putih lengkap dengan kupluknya gtu. Bikin kaget aja.

Jujur gw ga kepikran sama Kyna sama sekali wk. dia kan takut gelap, ditambah kan orang tua nya lagi engga ada dirumah. Dia pasti takut tuh.
Gw menjalankan mobil perlahan dan berhenti tepat dimana pintu kiri ada di hadapan Kyna, lalu menurunkan kaca mobil.

“Ka. Lo tega ninggalin gw ?” ucapnya getir, muka nya udah kaya ikan cupang yang kalah aduan. Semi – semi pias gimana gitu. Haha …
“Ya Allah, lupa gw kan ada eluuuu hahaha. Tetangga kesayangan.” balas gw yang seakan mood kesel yang tadi itu lenyap begitu aja.
“Malah ketawaaaa.” ucapnya lagi dengan bibir yang dimanyun manyunin, entah dia sadar atau engga. She’s cute.
“Yaudah sini, ikut aja.”
“Kemana ?”
“Nginep di Kedai.”
“Emang boleh ?”
“Kalo engga boleh, gw ga akan nawarin.”
“Yaudah ayu.”
“Ya ayu.”
“Iyaa.”
“Iya iya tapi kok ga naik ?” tanya gw heran.
“Anterin ngambil baju ganti yu hehe.” pinta nya dengan senyum manis yang kembali ia hadirkan.

“Dasar, Cewek!” bating gw.


Memperhatikan kok banyak banget barang bawaannya, bikin gw geleng-geleng.
“Heh banyak amat.”
“Ssstt … Namanya juga cewek. Cowok mana ngerti.” Ketusnya.
“Ya lagian, Cuma ke kedai aja macam mau gw ajak kimpoi lari lu. Banyak amat persiapannya.” Balas gw yang lalu di sambut dengan tatapan Kyna yang agak terbelalak.
“Ngapain kimpoi lari sih. Tinggal minta restu sama mamah aja. Ga berani lu ?” balasnya lantang.
Statement yang bikin gw agak harus effort buat nahan senyum ini merakah. Saking senengnya bahwa kita udah bisa saling adu cocot kaya biasanya, hanya saja kali ini sudah berani menjurus ke sebuah hubungan.
“Bukan ga berani. Tapi ga mau. Makan lu banyak !”

Fyi, Virgo mempunyai karakter yang sebenarnya dia romantis, tapi punya cara buat romantisnya tersendiri. Virgo mempunyai gengsi yang agak tinggi buat menunjukan ke bucinannya, dan lebih menunjukan dengan candaan candaan yang slengean/nyebelin/ngaliyed. Tapi kalo udah kebuka semua sama si pasangan. Wah si Virgo ini bisa nunjukin kebucin bucinan lebaynya. Hanya saja memang untuk ke tahap itu butuh proses.
Gimana yang Virgo? Bener engga? Atau itu karakter gw aja?

“Yee malah bengong. Ayoo ...” kata Kyna.
Dia Kiyut beud ya Tuhan. Karakter badan mungil. Lalu pake sweater yang lengannya agak kepanjangan. Mana suasana mendukung yeakan, di dalam rumah, gelap, berdua, tengah malem. Jadi pengen errr… itu… umm…

Quote:
sang Iblis dan Malaikat pun ga mau kalah
*udah ka sikaat*
-Palelu meletak, tar dia teriak, di keroyok warga lu-
*gapapa, nanti kena grebek kan di nikahin*
-sayur jagung!! Ga gitu juga caranya!!-



Sampai di kedai, gw masuk dengan kunci yang memang gw punya. IYALAH, KAN PENERUS *SOMBONG.
Naik lantai 3 dengan si Kyna yang nunutin gw dari belakang. Ga telalu banyak perbincangan di jalan tadi. Mungkin karena dia udah ngantuk. Keliatan dari matanya yang udah kiyep kiyep dia coba tahan.

Kedai ini 3 lantai. Lantai pertama merupakan tempat kedai. Lantai ke dua sebagai dapur dan Gudang, lalu lantai 3 yang merupakan mess bagi beberapa karyawan. Di rooftop juga ada semacam tempat nongkrong yang di buat sama anak anak.

Gw mempersilahkan Kyna buat tidur di kamar yang kosong yang seharusnya itu buat gw tidur. Tapi karena gw cowo gentle *sokiye* maka ya biarlah.

“Dah lu tidur di kamar ini. Kunci aja nanti dari dalem. Kalo butuh apa apa jangan sungkan, kalo mau makan ambil aja di dapur.”
“Siap Bos !!” ucapnya.
“Siap - siap aja lu. Ga mau ngajakin gw tidur disini juga ?”
“E N G G A !!” balas Kyna semi melotot lalu menutup pintu.

Gw memilih ke rooftop, duduk di ayunan yang memanjang dan beralaskan semacam kasur kecil tapi empuk.

Sebenarnya, berucap “suka” ke seorang teman dekat itu bisa di anggap sebuah perjudian. Yang dimana memiliki beberapa kemungkinan, entah itu ternyata bertepuk sebelah tangan, atau ternyata memiliki rasa yang sama, ada individu yang bisa melewati fase “pasca confess” tanpa kecanggungan, ada juga individu yang canggung. Yang dimana, tentu kelanjutan hubungan seperti apa itu akan ada di tangan kedua orang yang menjalaninya. Yang kebanyakan hubungan semacam itu kandas di telan momok yang bernama “canggung”


Ting…tung..

1 Messege From Kyna
“Makasih ka 😊”


profile-picture
profile-picture
profile-picture
yusufchauza dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Love's Bait
10-09-2019 15:10
ane naro ember dlu gan...
profile-picture
profile-picture
kaniarf dan akandra.dd memberi reputasi
2 0
2
Love's Bait
10-09-2019 02:50
yah Aka suruh ngelamar kok gak berani.... emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
kaniarf dan akandra.dd memberi reputasi
2 0
2
Love's Bait
23-07-2019 18:40

1.4 Ojek Sialan !

Setibanya dirumah, gw kembali melanjutkan aktivitas harian gw seperti biasanya. tau apa? G A M E.
Buat yang dekat dunia game pasti tau akan yang namanya "guild". Merupakan sekumpulan player yang membentuk sebuah kelompok/perserikatan yang dimana menjadi wadah antar player yang satu dengan yang lain untuk bekerja sama. Dan dalam ame Seal Online tiap minggu nya ada pertanidangan Guild vs Guild yang dimana masing masing Guild akan di adu kekuatan untuk menentukan Guild mana yang paling kuat. Nantinya Logo Guild pemenang akan dipajang di website, juga ada simbol khusus yang akan terlihat di atas kepala masing masing character yang menjadi anggota Guild terkuat tersebut.

Emblem Juara


Sudah hal yang biasa di Game Non Official a.k.a Private Server bahwasanya akan ada masa masa dimana GM harus turut campur dalam menjaga keseimbangan kekuatan dalam game tersebut. Jadi engga boleh tuh kalo ada 1 Guild kuat yang terus menang dan berkuasa tanpa terkalahkan. Kenapa ? karena mempengaruhi nyaman tidak nya player untuk tetap bermain di server tersebut.
Logikanya, siapa sih yang betah main dimana si player ga punya kesempatan buat menang? di tambah salah satu kekurangan dari Game Private Server itu ya "Pay To Win". Apa itu ? yaitu ketika GM menyediakan Item kuat dan langka yang jelas sulit didapat. hanya saja GM memberikan kemudahan dengan cara Donasi ker server. jadi sementara Free Player harus berusaha keras untuk mendapatkan item tersebut. maka Player yang donasi dapat dengan mudah, hanya saja perlu merogoh kocek. Paham kan ya ? jadi bisa dibayangkan ketika Guild yang mendominasi memiliki anggota yang kebanyakan merupakan player donatur? wk.

Jujur saja, dari pihak kami sebagai penyedia ya seneng kalo banyak donatur. berarti umur server panjang dan kami dapet gaji. wk

Maaf panjang. malah jadi kaya kursus gaming. gw cuma mau pembaca paham aja wk..
Dan kebetulan Private Server kami sedang ada satu guild yang mendominasi dalam 3 minggu berturut turut.

Sedang asik berinteraksi dengan player-player didalam game. Hp gw terus bergetar mendandakan adanya obrolan/spam/notif masuk dari Line yang agak gw abaikan karena saking asiknya jailin player player.

tinung...tinug...tinung Line Call From "Mas Yos".
Wah panggilan bos nih.
"Iya halo mas..."
"Kamu lagi ngapain ka kok ga nyaut nyaut" ucapnya dengan intonasi agak kesal.
"Lagi online ini mas, ngobrol sama player. kenapa?" jawab gw mencoba santai.
"Yee itu buka grup. lagi ada pembahasan" perintahnya.
"Ooooooo" yang lalu sambungan terputus.

Gw pun buka chat grup "Manajemen Seal *****"
Quote:
Stop. Tunggu saya baca dulu!!
*tulis gw supaya chatting berenti dulu*

Mas Yos : Yaudah Cepet

Jadi intinya dalam mencoba menyeimbangkan kembali game
Mas Yos meminta kami para GM buat turun ke lapangan sebagai player
yang nantinya masing masing dari kami diberikan item item kuat dan bagus
lalu kami menyamar sebagai player baru, dan masuk ke guild guild lemah dalam rangka
memberikan perlawanan kepada guild yang sedang mendominasi saat itu
.


Kalo saya siap mas, kebetulan udah rindu juga buat turun jadi player.


Tentu aja gw seneng. gw bisa jadi Player yang punya Item item bagus tanpa perlu donasi dan leveling atau apalah itu. udah di siapin Character Jadi dan tinggal tempur aja.
Hanya saja untuk menghindari kecurigaan maka gw tetep harus membaur, ikut leveling biar "keliatan" ini char bukan char yang tau tau ada.
Ga lucu kan kalo ada charachter baru yang udah level maksimal tapi ga pernah keliatan hunt/leveling.

Dan kebetulan saat di map hunt saya ketemu charachter nya Sasa. *di foto atas itu. Dan yup. Dia merupakan salah satu member di Guild yang mendominasi. keliatannya sih dia lagi bantuin anggota guild dia buat hunt. karena memang Job Sasa adalah Support. dan gw memutuskan buat menghampiri.

"Cc, minta paket dong" chat gw dalam game. dan sudah gw tebak pasti Sasa kasih. karena gw sering perhatiin player player mana yang rasa caring nya tinggi ke player player lain. dan Sasa salah satunya. ia cukup sering membantu player player baru.
"makasih cc. baik deh. cantik juga" chat gw kembali di dalam game.
"eh? cantik? kok?" jawab nya bingung.

Yang lalu chatting berlanjut dan dia dengan setia menemani gw hunt. dengan modus gw sebagai player baru dan seakan pura pura ga kenal. sukses bikin gw senyum senyum sendiri. pengen ngasih tau gw ini siapa tapi nanti penyamaran tingkat tinggi ini nanti terbongkar. gw harus tetap teguh dan amanah dalam menjalankan misi paling penting dimuka bumi ini *lebay.


*****

Udah jadi rahasia umum lah ya kalau main game itu bikin lupa waktu.
Gw dikagetkan dengan suara ngaji dan shalawatan dari toa masjid. yang menandakan waktu mendekati Adzan Magrib. selintas gw lirik ke arah jam dan bener aja udah jam 17.30 an.
*cuook gw belum ashar....!!" dan gw bergegas shlat ashar.. mudah mudahan masih di terima :") maapkan aku ya Allah. Khilaaf !!

Setelah menunaikan kewajiban gw. gw pun keliling rumah buat nutup nutupin jendela sama gorden. juga masuk masukin hal yang memang perlu di masukin. *masukkehatikynamisalnya*]

"OHIYA. KYNA. GW LUPAAA" panik gw.
gw bergegas keluar, buat ngintip si Kyna udah pulang belum, dan dari luar sih ga ada tanda tanda dia.
"Yaiyalah ga mungkin juga dia masuk blog. kan kunci nya dirumah gw. masa dia manjat pager" gerutu gw sambil membayangkan kalo emg Kyna manjat pager beneran itu gimana jadinya emoticon-Malu

Itu anak kemana. tumben banget dia jam segini belum pulang, apa dia nginep dirumah temen? atau ngerjain tugas? ah ga mungkin dia ngerjain tugas sampe malem. anak rumahan semi nerd kaya dia. kaya anak kecil yang kalo langit mulai gelap diteriakin sama emak nya "heh pulang lu, ntar di culik kalong wewe!!" begitu kira kira.

Gw chat aja apa ya ? tapi canggung sejak kejadian kemaren. gw jadi kaya Kanebo Kering. *kaku*
Gw memutuskan buat kedalem dan siap siap buat shalat magrib.
*KALO UDAH ADZAN!! SEGERAKANLAH SHALAT WAHAI SAUDARA SUDARAKU!!"
*ngomong dengan intonasi ala trestan muslim

Selesai shalat gw pun bersantai di teras depan rumah. Menunggu Kyna pulang. Agak khawatir juga sih.

Ting nung... "Line chat with Sasa"
Quote:
Ka, lagi dimana?


Dirumah, kenapa sa?


Ini aku sama papa mama lagi dijalan mau ke Bogor. kamu ada waktu?


Lho? ada apa ke Bogor?
*agak terkejjoeeedh*

Mau ketempat sodara ka. gimana ada waktu?


Waktu buat?
*jawab gw sok polos*


Ya ketemulah. nanti aku kenalin sama papa mama aku


*wut the... aku tasiap akutasiap*
Mau ketemu kapan?
*rule ga boleh nolak ketemu sma orang tua cewe atau kalian akan di cap pengecut*


Malem ini. bisa ? Rekomendasiin tempat makan yang enak.

*JEGEEER*
Wah kayanya ga bisa kalo sekarang.
Tapi kalo tempat makan yang enak aku tau.
Coba kamu ke Kedai S******N, guugling aja. dipinggir jalan gede kok itu.
RECOMENDED!!!

*gw rekomendasiin kedai keluargw gw. gimana? jago ga marketing gw?*BANGGA

Yaaah. yaudah nanti kalo bisa kabarin ya!!

dan kami pun larut dalam sesi chattingan



Gw kembali melihat jam. njir udah jam 9 ini. Kyna kemana ?
Gw taruh hp dan agak sedikit bengong ngeliat kejalanan depan rumah yang udah mulai sepi. memperhatikan motor motor yang lewat, atau orang orang yang melintas demi memastikan keberadaan si cewe nyebelin itu. dan setelah beberapa lama menungu lewatlah motor dan gw tau itu yang lagi diboncen adalah sosok bidadari nyasar ke bumi a.k.a Kyna. "dia naik ojek" pikir gw saat itu.

Gw bangun dan menggunakan sendal jepit kebangsaan warna hijau berlogokan burung walet wk.
Dan baru buka pager dan begitu gw lirik ke arah rumah Kyna eh mendadak loyo. Di situ gw ngeliat si Kyna lagi bercengkrama sama si tukang Ojek itu. ya ga tau! itu bukan tukang ojek! mana ada tukang ojek akrab kek gitu! hiliiih siapa tu orang. gw masuk ke dalem halaman terus ngintip dari balik pager. jadi pala gw sedikit nongol gitu.

Keseeel rek !!
Dan pas si Ojek itu *bukanojekwoi**bodoamat!!* jalan terus puter balik. gw sigap masuk kehalaman dan bersembunyi, dan setelah memastikan si Ojek lewat. gw kembali melirik ke arah rumah Kyna dan DIA UDAH GA ADA. KEMANA? WOI KEMANA!! MASA DIA LONCAT PAGER BENERAN !! AH BODO AMAT GW KESEL !!

Gw masuk ke rumah. terus ke kamar terus sumpah serapah sejadi jadinya.. sialan. siapa itu orang.
Kunci rumah Kyna gimana? BODO AMAT. kalo Kyna emang butuh kunci rumahnya ya biarin aja dia kesini!!

BODO AMAAATTT WOI !!

TAPI GILA NYA LAGI APA TAU GA?
UDAH SETENGAH JAM AN GW NUNGGU KYNA KERUMAH GW ! DIA GA DATENG DATENG JUGA DONG !!
APA JANGAN JANGAN DIA NEMBUS TEMBOK BUAT MASUK KE RUMAH? ATAU BOBOL PINTU? KAN GA MUNGKIN YA!!
KENAPA KOK GW CAPSLOCK ? YA KAN GW LAGI KESEL!!

TAPI GW GA TAHAN BS*T GW KEPO!!

*Chat dengan Kyna*
Quote:
Woi, udah tidur?”


“Baru mau, eh lo ganggu. Kenapa sih?”


“Yee maaf deh, emang bener ya kata orang, gak boleh ganggu macam yang lagi tidur.”


“Sial! Maksud lo gue macannya?”


“Bercanda woi, santai santai.”


“Terus lo ada apaan nge-chat gue jam segini?”


“Ada yang penting nih harus gue tanyain.”


“Hah? Penting banget sampe gak bisa ditunda besok?”


“PENTING BANGET! Kalo nggak sekarang, tidur dan hidup gue bakal gak tenang.”


“Waduh segitunya? Yaudah apaan? Gak usah basa-basi ya, gue ngantuk nih.”


“Yaudah langsung aja ya.
Itu cowok yang tadi nganter lo siapa?”



Ingat teman. sebagai pria. cemburu itu boleh. tapi tetap harus tampil elegan ~emoticon-thumbsup
Diubah oleh akandra.dd
profile-picture
profile-picture
yusufchauza dan Alea2212 memberi reputasi
2 0
2
Love's Bait
18-07-2019 05:00

1.3 Daily

Semesta memang tak mudah ditebak. ada hal-hal yang bisa datang tanpa di duga. seperti kejadian malam ini.
Dengan arahan dari Sasa + Buroq (Abs Revo). Kami membelah jalanan Ibu Kota yang masih saja ramai oleh lalu lalang orang orang yang entah apa aktivitasnya hingga membuat mereka masih ada di jalanan hingga dini hari ini.

"Lurus terus ka, sampai lampu merah ke dua baru ambil kanan" Ucap Sasa, kedua tangannya terselip di kantong jaket gw, setengah melingkar. ah andai aja kantong jaket gw dalem nya bisa tembus antara yang kanan sama yan kiri. mungkin bisa lebih yahuud.
"Siap nyonyaaaa..." Jawab gw yang sudah merasa nyaman, membuat segala kesaltingan memudar.

Pada dasarnya, setiap laki-laki punya naluri untuk menjaga, mengayomi, dan melindungi siapapun itu, terlebih jika itu untuk kaum hawa. dan Sasa adalah salah satu kaum hawa yang mungkin akan membuat kaum Adam ingin lebih Menjaga. Kenapa ? Tentu itu didukung oleh pribadi humble dan parasnya yang cukup bisa dibanggakan ketika di ajak pergi ke kondangan.

Secara singkat memang sikap Sasa mungkin terlihat agresif. alasannya ? rasa nyaman.
Walaupun hanya dilakukan dengan media 'Dunia Maya'. teramat sangat memunkinkan rasa nyaman itu hadir. terlebih bukan sekali dua kali gw dan Sasa berbincang hingga dini hari di dalam game. Hanya saja memang agak sedikit mengejutkan ketika Sasa berani seagresif itu dipertemuan kami yang pertama.

And Yup. Tanpa sadar gw sebenarnya telah mancing Sasa dengan beberapa umpan, dan Gochaaaa.. i got you

Sasa mengarahkan gw disebuah pemukiman di daerah pinggiran Pondok Indah. tempat dimana berdiri gagah rumah rumah mewah. hanya saja rumah Sasa tidak berada pada komplek perumahan sewajarnya yang dimana harus melalui Gerbang yang dijaga oleh kemanan.
Gang Rumahnya hanya berupa jalan kecil yang pas pasan untuk di lalui dua mobil. tapi tetap saja rumah nya cukup WAW.

"Makasih ya ka udah nganterin"
"iya sama sama. maaf rambutnya tuh jadi berantakan. hehe"
"Next time bawa helm lebih dong makanya" ucap Sasa dengan aura kedewasaan yang mendadak memancar saat dia sedang menasehati.
"Insya Allah..itu orang rumah udah pada tidur?" tanya gw, memperhatikan keadaan rumah yang sedikit gelap.
"menurut ka Aka ? jam 2 dini hari gini?" jawabnya sambil menaikan alis sebelah kirinya.
"yaaa siapa tau kan mama kamu masih jaga lilin, dan ayah kamu masih keliling" canda gw menggunakan jokes pasaran dari jaman firaun main kelereng.

Pertemuan pun diakhiri dengan senyuman sasa menghilang dibalik pagar rumahnya yang terbilang tinggi itu. dan gw? melanjutkan perjalanan pulang di tengah dinginnya udara malam kota jakarta.
Sambil jalan, sudah menjadi kebiasaan gw buat selalu berdialog dengan diri sendiri terkait hal hal apa saja yang gw alamin.
Soal hari ini misalnya. gw bersyukur bahwa hobi game gw mempertemukan gw dengan orang orang baik, lalu gw juga berdiskusi dengan diri gw terkait kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi antara gw dan Sasa kedepannya.

"Just let it flow ka" ucap gw pada diri sendiri.



**


di Pagi harinya.


"mas bangun ih. pulang jam berapa kamu tadi" kata bunda yang mencoba menarik selimut gw.
"hmmmmm subuuuh..." jawab gw sambil tetap memejamkan mata
"walah, dari mana baru pulang jam segituu: lanjutnya lagi dengan ocehan khas emak emak pada umummnya.
"udah ih bangun. bunda mau pergi"
"iyaaudah sonoooo.."
"yee melek dulu toh kalo orang tua lagi ngomong". see? emak emak banget.
"iyaiyaa apaaa?"jawab gw setengah bersandar lalu sedikit membuka mata.
"Bunda mau pergi, ada arisan. nah tadi Papa nya Kyna kesini, mereka mau pergi"
"teruuss?" gw mulai menyimak
"nah nanti temenin Kyna, boleh kamu yg ke rumah dia. atau ajak dia kesini."
"hiiihh yakalii... bukan muhrim kali bun. masa bedua duaan dirumah"jawab gw syok tapi seneng tapi kaget tapi ya pokoknya campur aduk.
yeee kalian kan udah kaya kaka adik. ga ada salahnya ucap bunda.

Kalo bunda nilai nya gw sama Kyna udah kaya kaka adik. berarti gw incest dong ? mengingat kejadian baru baru ini yang rasanya kurang tepat kami menyandang "kakak adik".

"nah nanti makannya kamu masak apa gitu, atau nanti Kyna yang masak. atau kalo ga mau ribetya kamu ke kedai aja bawa makanan buat dirumah"
"aiiih.. iya iya gimana nanti, dah sana hus hus"ucap gw sedikit ngusir karna saking ga tahannya rasa kantuk.


***


gw dibangunkan oleh adzan Dzuhur. yang sebenernya masih ngantuk. tapi rasa lapar turut memaksa gw buat bangun. agak pusing emang kalo begadang lalu bangun siang bolong gini. gw memutukan buat segera mandi dan shalat, lalu pergi ke kedai buat makan. mau beres beres rumah tapi malah kepikiran "ah nanti aja nyuruh Kyna yang nyapu haha..."

Ayah gw sudah terlebih dahulu dipanggil sang Kholiq. jadi dirumah cuma gw dan bunda.
Buat kebutuhan sehari hari kami mengandalkan Kedai Mie peninggalan Ayah. gw selalu berdoa dan meminta Tuhan menyampaikan salam gw buat Ayah di sana. "yaah.. mas sama Bunda kangen. tolong disurga ayah siapin rumah bagus buat kita ya. biar bisa sama sama lagi".

Kedai Mie kami terletak di jalur utama yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor. jadi bisa dibilang cukup laris. mengingat lokasi nya yang strategis.

Sebenarnya Bunda udah sering nasehatin gw buat mencoba belajar dan handle keseluruhan oprasional kedai. karna kalo bukan gw siapa lagi? cuma gw nya masih pengen ngelakuin apa yang memang passion gw. yaitu ? Game.

Sudah hal yang biasa gw lakuin ketika dirumah ga ada makanan adalah datang ke kedai. buat sekedar berinteraksi dengan 6 pegawai sambil mengisi perut secara gratis. hehe...

"banyak amat mas bungkusnya" ucap Pak Anton yang merupakan pegawai paling senior disini.
"iya nih pak, Bunda pergi. sekalian bawain makanan buat tetangga juga" jawab gw.
"siaaap deh. oiya kapan mau megang kedai mas?" tanya Pak Anton.
"waduh.. kurang tau deh pak, ga ada minat saya" seraya memperhatikan kinerja dari beberapa pegawai yang sedang sibuk melayani tamu.
"saya rasa kedai butuh penyegaran mas. cocok kan sama mas yang masih muda. ide nya masih banyak" ucap nya
"ohya?" jawab gw agak ga begitu peduli.
"iyaa.. tuh liat kedai disebrang mas. mereka sekarang ngadain live music tiap malem minggu" jelasnya lagi.
"iya deh nanti coba saya pikirin"

Well sebenarnya siap ga siap. mau ga mau. gw emang harus handle.
tapi yaa gimana.. ini efek terlalu mager karna merasa aman di zona nyaman.
gw pun punya pikiran buat mendiskusikan soal kedai ini ke Kyna
profile-picture
profile-picture
yusufchauza dan Alea2212 memberi reputasi
2 0
2
Love's Bait
23-03-2019 15:31

1.2 Bukan Sekedar Dunia Maya

Quote:Ting nung... Ting nung ... Line chat
"Gausah so jaim lu, nih gw suruh Sasa yang jemput" - Mas Yos

BAPUK


Dan benar saja, "Hayo, ini om Hyuuga ya? Hihi ...." sapa seorang gadis keturunan yang tampak terlihat lebih cantik dari apa yang terlihat dari foto facebook nya. "Kenalin, Sasa." Mengulurkan tangan yang berhias gelang tali berwarna hitam.
"Yee … Udah liat langsung gini masih aja manggil om. setua itu emang ya ?." jawab gw mencoba untuk tidak terlihat salah tingkah.
"Hihi, yuk ... Udah di tunggu yang lain." ajaknya.
"Yu, Sasa duluan." jawab gw yang makin terbius sama wangi parfumnya.
"Tangan Sasa ga mau di lepas ini om? Hihi … " Tanya nya sambil sedikit tertawa malu.

Ah.. pipinya... Meronaa.. cantik…
"Eh maaf maaf, sengaja ... eh ... hahaha." Jawab gw yang entah dari mana rasa percaya diri itu datang.

Gw pun bertemu dengan 3 GM lain, para player serta Mas Yos untuk pertama kalinya.
Posisi gw sebagai GM Event ternyata cukup berpengaruh di sini, para player menyambut gw dengan meriah seakan akan ini bukan pertemuan yang pertama. Tidak ada kecanggunggan, semua terlihat akrab dan membaur.
"Hoo, gw kira lu udah tua om haha." celetuk salah satu player. Ada juga yang mempertanyakan hilang nya kebawelan gw, karna gw di sini cukup pendiam dan malu malu sedangkan di game sendiri gw cukup dikenal 'iseng'.
Gathering kali ini merupakan bentuk perayaan atas berjalannya server selama 6 bulan. Tidak mudah buat sebuah game private server bertahan, mengingat banyaknya persaingan dengan private server lain dan biaya oprasional yang lumayan besar. Sehingga membuat nasib sebuah Game Private Server itu bergantung pada donasi dari para player. Jadi penting untuk menjaga hubungan antara pengelola game dengan player.

Dihadiri kurang lebih 35 orang yang berdomisili di jabodetabek dan sekitarnya, cukup seru. Yang tadinya di dalam game mereka saling bersaing, saling bacot, saling ejek. Begitu ketemu ? Adem damai rukun. Berbagai suku ras agama melebur jadi satu.

Hebat ya ? Gamers yang di mata orang orang lebih banyak mendapatkan stigma negatif. Justru di sini kebukti bahwa game itu bisa menyatukan.

Waktu menunjukan pukul 20.14, ga kerasa udah kumpul lebih dari 4 jam.
Mas Yos pun memberikan aba aba dengan menepukan tangan nya 'clap clap'.

"Oke listen up everyone". Lantangnya.
"Karena sudah malam, dan agenda sudah kita selesaikan, saya mengucapkan terimakasih banyak atas kesediaan teman teman untuk hadir di gathering kita hari ini. Mari kita doakan untuk teman teman yang belum bisa hadir supaya di gathering kemudian hari bisa ikut datang dan menjadi bagian dari keluarga ini......................." Bla bla bla--- Panjang, yang di simak dengan hikmat oleh para peserta.

Acara diakhiri dengan saling berpamitan satu sama lain, saling salam salaman dihias senda gurau. Ada juga loh yang nangis. Dia kebetulan kuliah di ausie, menyempatkan diri bela belain flight balik ke indo demi ketemu sama temen temen yang selama ini udah nemenin dia di game.

Well.. see you soon guys...
Quote:Love's Bait
'biar kenal hanya dari dunia maya, semoga kisah kita tetap ada dalam dada, karena kita keluarga yang nyata'
'

Hingga pada akhirnya tersisa gw, Mas Yos dan beberapa player lain seperti, Sasa, Ko Darwis, Evan dan Ci Oca. Kami memutuskan untuk menikmati suasana malam di jakarta.

"Ke Sevel yuk." ajak ko Darwis. Pria keturunan yang dengan postur kecil buat ukuran pria tapi gitu gitu dia udah nikah dan punya dua anak.

Kami sampai di salah satu sevel di Jakarta Barat, sedikit menjauh dari hingar bingar jalan protokol.

Kami duduk di meja luar, berbentuk bundar, dengan payung berdiri tegak di tengah meja.

Ah... Syahdu sekali....
"Jadi kamu nginep dimana malam ini van ?." Tanya mas Yos.
"Di rumah bibi mas, tu deket sama rumah Ko Darwis." jawab Evan dengan logat sunda nya. Ya... Dia dateng jauh jauh dari Bandung.
"Oh, sukur deh, kalo mau nginep di tempat saya bilang aja ya, welcome kok." Tandas Mas Yos. "Eh Sa, Ca, tolong beliin minum gih ... nih ...." Perintah Mas Yos sambil menyodorkan dua lembar uang berwarna merah.
"Eh banyak amat ini mas ...." potong ci Oca.
"Udah gpp ih ci, lumayan ih … jajan banyak hihihi." potong Sasa. Dan mereka berdua bergegas masuk ke dalam sevel.

Gw yang sedari tadi kelaperan karna cuma berani mesen kentang doang di CP karna takut ga ada bensin pulang ya bersyukur banget. Dari tadi kek ya haha.

"Eh ka, si Sasa suka tu kali sama lu. Keliatan loh hahaha." Ko Darwis membuka obrolan.
"Auu …." jawab gw. Seneng ? Pasti. Tapi tetep.. jaim dong haha..
"Udah Ka, sikaaaatt, cantik gitu.. saya kalo belum punya bini udah saya sikat itu." Mas Yos ikut ikutan, padahal penampilannya cukup nyentrik, dengan celana ngatung, jidat agak kehitam hitaman 'no offense ya'. Tapi soal cewe leh ugha haha. Gw cuma bisa ikut tertawa karna jadi bahan ledekan mereka. Sisi lain seneng juga, sisi lain jaim. Hehe....

Sasa dan Ci Oca dateng bawa 2 bungkul plastik beserta beberapa cup coffe.

Kami duduk melingkar, udah kaya mau konfrensi meja bundar. Yang gw seneng adalah posisi saya dan sasa yang saling berhadapan ~ mebuat gw dengan mudah curi curi pandang. Sosok Sasa yang ceria membuat gw seolah lupa akan seorang Kyna.

“Sasa ga tau kalian suka nya kopi apa. Pokoknya suka ga suka, minun …." Kata sasa.
"Ini ko Darwis ... Ini buat Evan ... Dan ini untuk Mas Yos.” Sasa membagi bagikan kopi tepat ke hadapan mereka masing masing.

Kok gw engga ? Padahal di depan sasa masih ada 2 cup lagi itu. Tapi yaaa gimana.. mau protes juga jaim dong..

"Ka, itu kopi nyaa ...." Ci Oca berkata sambil mengarahkan matanya ke kopi di depan Sasa.
“Yaaa teruusss ? Kan gw ga di kasih ....” gumam gw dalam hati.
"Yeee malah diem si om, sini ih ambil ... Hihi ...." Kata Sasa.

Pernah ngerasain ga sih ? Lu suka sama orang, lagi deg degan deg degannya nih, eh dia sok sok nantangin lu.

Sedangkan yang lain sok sok sibuk dengan hp nya masing masing.
“Cih.. bagooosss.. pinter lu pada yeee.. awas aja awaaasss.....” Gumam gw.

"Engga ah, ga biasa minum kopi." Jawab gw sok tenang yang padahal seneng tapi kesel setengah mampus.

"Ahahahahahahahha.... Preeet.. "
"wkakakakakak... Apa apaan...x
"iuhh iuuhh najis sok nolak"

Tandas mas Yos, Ko Darwis dan evan. Seneng pada emang kalo ngeledek. Hamsyong

"Maunya di suapin kamu kali Sa dia." ucap ci Oca dengan lirikan isengnya dan di sambut gelak tawa yang lain.

"Yaudah sini.. mauuu ?" jawab sasa mengarahkan cup coffe dengan sedotan ke arah gw. Yang lagi lagi sukses bikin meja kita riuh dan di liatin orang orang di sekitar.

BAGOOOSSS.. TEROOOOSSIIIINN.....

"Hahaha ... udah udah ...." Potong mas Yos.
"Pepet terus sa si Aka, orang baik dia haha.." tandas Mas Yos melanjukan pembicaraannya. "Dulu saya awal awal main game ini cupu, saya bisa kaya gini ini berkat Aka." cerita mas Yos yang lalu di simak dengan baik oleh yang lain.

"Dulu saya coba coba awal main game ga tau apa apa. Sampe saya di samperin sama orang terus di ajak masuk guild dia, saya bener bener di bimbing. Ga melulu ngobrolin sial game. Saking deket nya dia sama angotanya, dia bikin grup line dan di situ dia bisa bikin suasana cair, ada yang curhat, ada yang sharing ilmu dll. Dan yang tadinya guild itu guild kecil sampe akhirnya jadi guild besar dan juara bertahan di GvG sampe server tutup," ceritanya panjang sambil sesekali meneguk gelas kopinya.
"Yaa si Aka ini, pas server tutup saya jadi pengen bikin server sendiri. Tadinya sih ga mau sampe aka tau. Karena baru dan server masih sepi. Eh saya kaget pas ketemu nick si aka di server saya. Ya saya bilang deh. Dan dia saya ajak buat bantu ngurus. Mengingat kontribusi dia dan intraksi dia dengan komunitas itu baik. Dan server saya bisa si ramai sekarang." Jelasnya

"Ah masih kurang rame ini mas." Balas gw memotong. Menghindari rasa ingin terbang karna di puji mas Yos.
"Huuuu ... Abis di puji malah sombong ... huuu …." kata sasa sambil sedikit tertawa meledek.

"Hahaha, saya ngomong gini di bayar sama aja. Biar baik di mata sasa katanya." Ucap Mas Yos yang lalu kembali menyeruput kopi hitam nya.

Kami larut dalam canda dan tawa, saling bercerita tetang keseharian masing masing.

....i found a love... For me... Drrttt drrrtt....


Dering hp milik Sasa memotong obrolan kami.

"Iyaa mih, ini sasa uda mau pulang."
"Iyaa deket kok gausah di jemput."
"Bisa mih."
"Iyaaaa mih iyaaaa." ucap Sasa yang lalu membereskan barang barang nya.

"Oh iya udah tengah malem gini. Ga kerasa. Bisa di potong sama istri saya nanti haha … yu lah pulang." titah Mas Yos.

Setelah saling salaman dan pamitan, kami menuju motor masing masing.

Aahhh... Malam yang berkesaannn....

Gw pun menggunakan sarung tangan, pasang headset, pake masker, dan begitu gw nyalain motor.

Bruk...

Lah ? Sasa kok naik ?

"Hee Sasa ngapain ?" tanya gw kaget.
"Mau di anterin pulang hihi ...." jawabnya ceria.
"Lah kan tadi sama Ci Oca?" bales gw bingung sambil clingak clinguk nyari Ci Ocel. Kok ga ada ya dia.

"Mana coba ci Oca mana hmm ?" Tanyanya sambil menempelkan dagunya di pundak gw.

Njrit...
Diubah oleh akandra.dd
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
2 0
2
Love's Bait
22-03-2019 17:43

Eps 1.1 Introvert Side

Quote:Kalo gw boleh bilang. Cowo itu bisa naksir lebih dari satu cewe dalam satu waktu, terutama ketika sedang tidak memiliki status hubungan atau komitmen.
All about Kyna ? Bullshit man. Terlebih gw dan Kyna tidak berada dalam satu lingkungan. Bukan soal tempat tinggal, tapi soal sosial. kok bisa ? Gini, gw sibuk dengan dunia game gw, sedangkan Kyna dengan dunia perkuliahannya. Ketemu ? Engga.


Drrttttt...drrttttttt....

"Yaelah, nanti dulu napa." gerutu Gw, risih ketika harus menembus kusutnya lalu lintas Jakarta dan mendapat panggilan telepon.
Tau kan ? Lalu lintas ibu kota, dimana semua pengendara merasa ini adalah jalan milik mereka masing masing. Motor-motor yang bergerak zig zag memotong jalur pengendara lain tanpa merasa berdosa, supir metro mini yang seakan – akan ga sadar bahwa kendaraan yang ia bawa itu segede gaban, dengan seenaknya naik nurunin penumpang di tengah jalan, dan sebagainya.

Drrttttt...drrttttttt....Drrttttt...drrttttttt..... Drrttttt...drrttttttt ...

Karena gw risih ngerasain hp geter mulu dan takut itu hp malah jadi vibrator dan malah makin ga fokus nyetir, akhirnya gw memilih menepi di halte terdekat buat ngangkat telpon,

"mas yos calling ..."
"Iyaa halo mas, kenapa .. ?" ucap gw .
"Mana kamu Ka ? anak - anak udah pada kumpul nih, tinggal kamu doang." Balas nya.
"Iya mas, saya masih di jalan, macet ini."
"Emang udah dimana itu kamu Ka?"
"Waaah saya ga tau Mas, tadi sih kata orang udah tinggal lurus aja nanti sampai ketemu Central Park di kiri jalan." Sedikit melirik cewe - cewe yang ada di halte.
"Yeee kok bisa gitu sih, yaudah cepet ya. Kumpul nya di taman nya nanti."
"Yee kok di taman ? katanya di Mall Central Park."
"Yaa di dalem mall ada taman."
"Hee ...?" Agak Heran
"Aah udah sini pokoknya." Tegas dan segera mematikan sambungan telepon.

Gw kembali memakai masker dan kembali melanjutkan perjalanan. Mas Yos itu bos gw, dia merupakan pemilik salah satu Seal Private Server tempat dimana gw bekerja.
Setelah 15-20 menit, gw menemukan tempat yang di tuju, Central Park. Nah persoalan sekarang adalah dimanakan lokasi parkir motor nya?. Udah gw puterin 3 kali ini tempat tapi gw ga liat ada papan parkir motor.

Drrrtt... Drrrttt......

"Iya, halo Mas." angkat gw.
"Belum sampe juga?" tanyanya.
"Yaudahlah mas". Masih sambil nyariin pintu masuk parkiran.
"Yaudah sini ke taman." tegasnya Mas Yos.
"Nanti dulu, saya bingung." jawab gw lemas.
"Kok?"
"Parkiran motor nya dimana, hehehe …" jawab gw berharap Mas Yos memaklumi ke katroan gw.
"DI SEKITAR CP BANYAK SATPAM. KAMU TANYA LAH!!"
"Eeeeeee gausah keluar uratnya mas ih hahaha."
"Lagian, dah cepet. Tanya! Saya tunggu."

Setelah memberanikan diri buat nanya Satpam dan menemukan lokasi parkir. Gw bergegas masuk dan menuju taman dari arahan Pak Satpam yang gw tanya tadi.
Dan engga lama, gw liat sebuah pintu yang disebrangnya tuh keliatan nuansa outdoor, ada kolam dan lantai yang terbuat dari batu, ada juga ada rumput sama pohoh. “Wiih … Keren juga.”
Seorang gamers biasanya akan teramat aktif dan pandai dalam segi interaksi di dalam game. Dunia asli nya ? Kiceeeeppp ....

Segera gw telpon Mas Yos. "halo mas ...." kata gw langsung.
"Gimana? Nemu tamannya". Tanyanya
"Ada mas, ini di pintu, saya bingung yang mana, Mas nya sini, jemput hehe." Jawab gw.
"Oh, ini kita di deket kolam, sini ah. Itu lu udah keliatan kok.” Terlihat Mas Yos sedang berdiri menatap gw dari kejauhan.
Gw yang sok - sok ngeliat sekeliling dan bener liat ada segerombolan anak - anak di deket kolam pun tetep aja pura - pura ga liat saking salting nya.
"Ah mana Mas, ga liat, Mas nya aja sini hehe …." jawab gw kikuk.
"Boong lu, udah liat juga tadi, gausah sok gerogi lu, ada Sasa nih sini." Perintahnya.

Sasa


Lah ya makin ga pede lah gw, mengingat foto yang terpasang pada profil facebook nya itu cuaaanteeeekkss, mungil mungil - imut gimanaa gitu. Gw beud dah. Hanya saja, Mas Yos memberikan aturan kepada para GM untuk tidak menggunakan akun facebook pribadi sebagai sarana berinteraksi dengan para player. Jadi yang Sasa tau adalah profil facebook gw yang menggunakan foto profil Hyuuga. Salah seorang tokoh dalam anime Naruto. Mengingat nick GM gw itu 'GM Hyuuga'. Apa reaksi dia kalo liat GM Hyuuga ini muka aslinya kaya Pak Ogah di serial Unyil ?

"Ga liat! Pokoknya jemput saya om." Matiin telpon berharap di jemput tapi tetep lirik – lirik ke arah rombongan.
Ting nung... Ting nung ... Line chat.
"Gausah so jaim lu, nih gw suruh sasa yang jemput" - Mas Yos.

BAPUK.
Diubah oleh akandra.dd
profile-picture
yusufchauza memberi reputasi
2 0
2
Love's Bait
10-03-2019 23:38
Numpang sendal gan..
2 0
2
Love's Bait
10-03-2019 20:22
owh di mari.. oke ane subscribe dulu
2 0
2
Love's Bait
10-03-2019 17:36
Hmmm.. Jadi kalian collab toh... emoticon-thumbsup
2 0
2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
nyalakan-lampu-toilet
Stories from the Heart
langit-dan-bulan
Stories from the Heart
dua-sosok-di-pemakaman
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Heart to Heart
Heart to Heart
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia