TS
metrotvnews.com
Tiga Kegiatan di APBD 2019 Berpotensi Gagal

Jakarta: Tiga kegiatan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta 2019 berpotensi gagal. Hal itu terungkap dari rapat pimpinan pengadaan APBD 2019 tanggal 3 Desember 2019 yang diunggah di akun YouTube Pemprov DKI hari ini.
Dalam video tersebut, Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Subagyo mengatakan tiga kegiatan yang berpotensi gagal adalah pembangun listrik tenaga surya (PLTS) di Pulau Sebira, peningkatan fasilitas di Pelabuhan Muara Angke, dan pembuatan ruang sekretariat OKOCE di kelurahan. Potensi gagal pembangunan PLTS lantaran proyek itu ditangani PT PLN.
Proyek itu dianggarkan Rp32,7 miliar dalam APBD DKI 2019. Kegiatan kedua yang berpotensi gagal ialah peningkatan fasilitas di Pelabuhan Muara Angke.
Proyek yang dianggarkan Rp73,3 miliar itu belum memiliki perencanaan yang matang. Pembangunan Pelabuhan Muara Angke harus dibangun dalam skema multiyears.
'Kegiatan ini direncanakan dibangun dengan skema multi years, namun usulan multi years belum dilanjutkan karena beberapa hal,' kata Subagyo dalam video tersebut.
Selain itu, persyaratan seperti feasibility study, detail engineering design (DED), analisi mengenai dampak lingkungan (Amdal) juga belum ada. Begitu juga dengan penghapusan asetnya.
Program terakhir yang diprediksi gagal adalah pembuatan ruang sekretariat One Kecamatan One Center Entrepreneur (OK OCE) di tiap kelurahan. Pasalnya, kegiatan tersebut tidak disetujui DPRD. Awalnya, kegiatan ini dianggarkan sebagai pemeliharaan gedung kelurahan dengan nilai Rp1,5 miliar di tiap kelurahan.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/metro/ob...rpotensi-gagal
---
Kumpulan Berita Terkait :
-
Pemprov DKI Masih Tutup Hasil Uji Coba Drainase Vertikal-
Distribusi Kartu Lansia Dinilai Tak Tepat Sasaran-
Anies Yakin Serapan APBD 2018 Mencapai 83%anasabila memberi reputasi
1
278
3
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Medcom.id
23KThread•622Anggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya