alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bf4f99cded770460d8b4572/tarik-100-restoran-diaspora-kemenpar-gelar-wonderful-indonesia-gastronomy-forum-2018
Lapor Hansip
21-11-2018 13:22
Tarik 100 Restoran Diaspora, Kemenpar Gelar Wonderful Indonesia Gastronomy Forum 2018
Past Hot Thread
Tarik 100 Restoran Diaspora, Kemenpar Gelar Wonderful Indonesia Gastronomy Forum 2018

emoticon-Kissemoticon-Kissemoticon-Kiss


Quote:Tarik 100 Restoran Diaspora, Kemenpar Gelar Wonderful Indonesia Gastronomy Forum 2018

Merdeka.com - Berbagai celah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan terus dimaksimalkan Kementerian Pariwisata. Termasuk lewat sektor kuliner. Salah satu strategi Kemenpar dari sektor ini, adalah menyelenggarakan Wonderful Indonesia Gastronomy Forum 2018. Acara ini akan digelar di Aryadutta Hotel,Jakarta 22 hingga 23 November 2018.


Menurut Ketua Tim Percepatan Wisata Belanja dan Kuliner Kemenpar, Vita Datau Messakh, event ini bertujuan untuk mengajak lebih dari 100 restoran Indonesia milik diaspora di mancanegara. Agar, mereka menjadi mitra co-branding Kemenpar. Hal ini dimaksudkan untuk mensinergikan langkah serta mendukung sepak terjang restoran Indonesia di luar negeri. Sekaligus juga menduniakan kuliner Indonesia.


"Kuliner merupakan diplomasi sosial yang paling halus, cepat, dan efektif untuk mempopulerkan sesuatu ke pasar global. Sebagai contoh Amerika dengan distribusi film Hollywood dan gaya hidup masakan cepat saji dan Korea dengan drama K-Pop dan kulinernya. Tak saja mereka mampu mempopulerkan social budayanya, namun juga memberikan dampak branding positif bagi pariwisatanya," ujar Vita Datau, Senin (19/11).

Vita yang sering mewakili Indonesia di forum gastronomi dunia menambahkan, restoran Indonesia milik diaspora merupakan mitra yang sangat strategis. Restoran-restoran ini dapat memainkan peran yang sangat strategis. Tentunya sebagai etalase pariwisata Indonesia, khususnya wisata kuliner.

Namun persaingan di kancah global juga tak dapat dianggap ringan. Pasalnya restoran-restoran ini menghadapi persaingan yang sangat ketat dengan negara tetangga. Terlebih restoran negara tetangga telah mendapatkan dukungan langsung dari pemerintah mereka.


"Menjadi mitra co-branding Kemenpar merupakan kerjasama yang saling menguntungkan. Mereka dapat menggunakan kekuatan merek Wonderful Indonesia untuk menaikan nilai merek restoran mereka. Timbal baliknya, mereka akan mempromosikan 10 destinasi prioritas Indonesia melalui berbagai materi branding yang telah disediakan oleh Kemenpar. Dengan demikian akan memancing keinginan warga dunia untuk datang ke Indonesia," terang Vita.


Selain itu, kontribusi kuliner tehadap perekonomian Indonesia sangatlah besar. Menurut data terbaru BPS dan Bekraf, PDB ekonomi kreatif (Ekraf) Indonesia tahun 2016 adalah sebesar Rp.923 triliun. Atau sebesar 7,4% dari total PDB Indonesia.


"Dari nilai sebesar itu, kontribusi terbesar datang dari sektor kuliner. Dimana kuliner menyumbang sekitar 41% atau senilai sekitar Rp.382 triliun. Ini juga celah yang bagus untuk terus kita maksimalkan," ungkap Vita.

Tak dapat dipungkiri jika kuliner merupakan unsur penting dari pariwisata. Menjadi daya tarik luar biasa bagi wisatawan. Sebuah riset yang dilakukan oleh Boyne, Williams, dan Hall yang dimuat dalam Journal of Travel &Tourism Marketing 2002 -- mengonfirmasi adanya hubungan simbiosis mutualisme antara pariwisata dan kuliner. Mereka menemukan bahwa wisatawan menghabiskan rata-rata hampir 30% dari anggaran mereka untuk kebutuhan makanan (kuliner) saat berwisata.


Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Kemenpar menetapkan 3 strategi pengembangan wisata kuliner. Yang pertama, menetapkan 5 National Foods yang sudah populer. Seperti Rendang, Nasi Goreng, Sate, Soto dan Gado-Gado. Dimana 3 pertama sudah dipopulerkan oleh CNN sejak 2011.


Yang kedua, menetapkan destinasi wisata kuliner. Saat ini Bali, Joglosemar, dan Bandung. Saat ini Ubud, Bali sedang didorong untuk menjadi destinasi gastronomi standar UNWTO.

"Yang Ketiga, lewat Co-Branding dengan restoran Indonesia diaspora di mancanegara. Target kita menggandeng 100 restoran diaspora di mancanegara untuk melakukan co-branding Wonderful Indonesia," kata Menpar Arief Yahya.

SUMBER GAN



*****


Quote:Kemenpar Janji Lebih Perhatikan Restoran Diaspora

Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pariwisata akan mengajak resto diaspora untuk mengembangkan wisata kuliner Indonesia di dunia Internasional. 

Ketua Tim Percepatan Pengambangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata, Vita Datau Messakh, menyebut pihaknya saat ini tengah merangkul para pelaku usaha kuliner yang menjajakan masakannya di luar negeri. 

Selain untuk mendorong industri kuliner, hal ini juga dilakukan sebagai upaya perlindungan dan pengakuan bagi para 'pahlawan' kuliner yang telah memperkenalkan masakan nusantara ke dunia internasional. 

"Jadi itu adalah bagian dari apresiasi kami, teman yang sudah berjuang perkenalkan makanan nusantara ke luar, saatnya kami rangkul dan kami akui," kata Vita di kawasan Park And Ride, Jl. MH. Thamrin, Jakarta, Sabtu (14/4).

Saat ini, sedikitnya ada 10 usaha kuliner di beberapa negara dirangkul Kemenpar. 

"Tersebar ya, itu ada di Perancis, Amerika Serikat, ada juga di Belanda, dan Australia. Bahkan dari 10 resto itu sudah ada yang dapat predikat Michellin bintang dua," kata Vita. 

Selama ini, ia mengakui restoran-restoran nusantara yang ada di luar negeri itu kurang mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Indonesia. Alhasil, mereka berjualan hanya sesuai kebutuhan mereka.

"Iya mereka selama ini kebanyakan branding sendiri, struggle gitu sendiri. Dengan kami ajak kerja sama, kan bukan hanya mengenalkan masakan tapi mereka dinaungi, ada perlindungan dari pemerintah Indonesia," katanya. 

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengaku akan terus meningkatkan sentra pariwisata berbasis kuliner di dalam negeri. 

Sebab, kata dia, pariwisata tak hanya melulu soal destinasi alam, seperti pantai atau gunung, tetapi juga ragam kuliner yang ada di nusantara. 

"Ibaratnya, pariwisata tanpa kuliner itu seperti soto tanpa kecap, tidak klop saja rasanya," ucap dia.

SUMBER GAN


Semoga restoran Indonesia bisa lebih dikenal dunia lewat event ini. Jadi biar engga cuma ada KF* atau M*D aja yang ada disetiap negara. Semoga aja ada brand dari Indo yang bisa bersinar di dalam dan luar negeri.

Ane harap efek dari event ini bisa dirasakan secara efektif buat resto-resto lokal.

emoticon-Shakehand2

0
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Lapor Hansip
21-11-2018 15:20
Markobar go internasional
0
Lapor Hansip
22-11-2018 09:09
Balasan post bandono261194
sang pisang jgn lupa gan
0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia.
All rights reserved.