TS
miathermopolis
Anti Gemuk Gemuk Club Setelah Menikah, Bisa?

rawpixel on Unsplash
Anggapan berat badan bakal naik setelah menikah memang tidak sepenuhnya benar. Tapi, menikah memang bisa merubah gaya hidup, prioritas sampai penampilan fisik kamu, sis.
Tidak sedikit bahkan wanita yang gemuk setelah menikah. Ada banyak faktornya, tapi ada juga cara mengatasinya.
1. Bersantai Sambil Makan
Setelah baru menikah, kamu pasti ingin selalu berduaan dengan suami, apalagi di waktu santai. Mungkin membaca buku di sofa atau menonton televisi berdua di rumah akan menciptakan suasana yang hangat.
Namun, tidak sedikit wanita yang membawa makanan kecil sebagai cemilan pada saat bersantai dengan pasangan.
"Sebagian besar waktu bersama pasangan digunakan untuk bermesraan di rumah dan selalu melibatkan makanan ketika berdua," ujar Jeffrey Sobal, Ph.D., seorang ahli nutrisi di Cornell University, Ithaca, New York.
Cara mengatasinya:
Jangan khawatir mengurangi waktu berduaan agar kamu tidak tampil gemuk setelah menikah. Kamu dapat menciptakan momen kebersamaan dengan jogging pagi dan sore hari, bersepeda bersama, atau mungkin jalan-jalan setelah makan malam, di luar kegiatan seks kamu dan pasangan.
Kalau memang itu belum cukup, coba mempunyai peliharaan, misalnya anjing. Menurut penelitian di Universitas Missouri, Saint Louis, Amerika Serikat, orang yang berjalan-jalan membawa anjing selama 20 menit sehari dan dilakukan rutin, akan menurunkan berat badan sekitar 14 kg dalam setahun.
2. Punya Anak
Kamu dapat mengalami kenaikan berat badan yang drastis setelah melahirkan. Biasanya, berat badan wanita naik 3 hingga 10 kg pasca persalinan. Kenaikan akan terus meningkat setelah anak semakin tumbuh.
Pasangan yang sudah mempunyai anak bisa mengonsumsi 34 gram lemak dalam seminggu dibanding dengan pasangan yang belum punya anak. Kesibukan mengurus pekerjaan dan keluarga bisa membuat kamu mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, seperti pizza atau burger.
Cara mengatasinya:
Sediakan masakan yang sehat, seperti sayuran, beras merah, dan daging ayam atau ikan setiap akhir pekan. Atau coba tips-tips memasak makanan sehat dari internet atau media lain
3. Keluarga adalah Segalanya
Saat kamu single, kamu dapat memakan apa saja, seperti mie instan atau semangkuk sereal untuk mengisi perut. Setelah menikah, semua ini akan berubah.
Kamu sudah mempunyai suami yang harus diperhatikan termasuk makanannya. Penelitian menunjukan bahwa pasangan menikah biasanya mencocokkan selera keduanya. Selera suami bisa saja membuat kamu lebih banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula.
Cara mengatasi:
Buat menu masakan yang meningkatkan jumlah serat sayuran daripada karbohidrat seperti pemakaian tepung atau roti. Sebaiknya kamu juga lebih banyak mengonsumsi buah.
4. Tidak Punya Waktu untuk Diri Sendiri
Waktu kamu sehari-hari disibukkan dengan berbagai macam aktivitas. Dari mulai mengurus keluarga, pekerjaan, dan kegiatan lain yang buat kamu lupa mengurus diri. Makanan yang kamu konsumsi juga tidak diperhatikan.
Cara mengatasinya:
Ramona Braganza, seorang pelatih olahraga pribadi Kate Beckinsale dan brand ambassador dan Gold's Gym, menyarankan: "Cari waktu satu hari untuk membakar kalori kamu. Mungkin kamu bisa mengikuti kelas Gym setiap minggu. Atau kamu juga dapat melakukan latihan aeorbik selama 20 menit setiap minggunya."
0
1K
3
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Beauty
5.4KThread•9.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya