Story
Batal
KATEGORI
link has been copied
111
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3c129edc06bdd2498b4567/fast-lane
Sebelum gue turun dari mobilnya, marco sempat bilang kalau dia senang bisa mengantarkan gue sampai ke bandara Genova ini. — Dan gue, gue juga senang karena sudah diantar oleh dia, dengan biaya yang nggak lebih dari 700 euro, dia sudah mau mengantar gue dengan roadster keren kesayangannya itu, meskipun hanya FIAT, gue sih masa bodoh, apapun mobilnya, yang penting bisa jalan. Kenapa gue bisa bicar
Lapor Hansip
04-07-2018 07:19

Fast Lane

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Fast Lane 59 - Marco the cool kid.


Semalam kamu aku hellohello nggak jawab - jawab, rupanya kamu ketiduran, aku pulang dulu ya. Kamu hati - hati kembali ke Bandung sama co-pilotmu itu. Nanti kalau sudah di Bandung, aku bakal masak buat kamu. Sekalian aku kenalin kamu ke gebetan baruku.

Kalimat di atas itu adalah short message yang gue terima dari Quinza Vie, gue benar benar ketiduran ya rupanya? lagi asyik ngobrolin soal zaman waktu SMA dulu rupanya gue melayang begitu cepat ke alam mimpi, and for the next thing, katanya dia mau ngenalin gue ke gebetan barunya, wih... boleh boleh.

Shit. Baru aja beberapa minggu yang lalu dia have fun sama gue. Sekarang dia sudah dapat gebetan baru lagi.

►♀◄


Terbangun di sekitar pagi hari membuat gue bisa melakukan banyak hal dulu, sebagai persiapan, seperti pagi itu, gue bisa beranjak dari ranjang, mandi, get dressed sesimpel mungkin, kemudian mencari minum, apapun itu selain soda, lalu kemudian sarapan di kafeteria hotel.

Sambil menikmati sarapan roti pagi itu di halaman kafe hotel Dei, gue memanggil salah seorang pramusaji pria untuk gue ajak duduk bersama dengan gue di meja makan gue, tujuannya untuk mengobrol, — gue mau cari informasi mengenai bagaimana nih caranya agar gue bisa balik ke Genova. Awalnya si pramusaji ini menolak karena aturannnya tidak boleh seperti itu, duduk dengan pengunjung kafe, tapi setelah gue paksa akhirnya dia menyanggupi permintaan gue.

Lagian santai aja kali, kayak zaman imperial aja. Setelah duduk dan ngobrol ngobrol sebentar, si pramusaji ini ngomong ke gue, "If you wanna go back to Genova, i could help you by calling the... Hotel dei Airport carter, but one of my...," kata si pramusaji itu sambil mikir ini dan itu.

Intinya ada dua layanan yang dia tawarkan kepada gue, layanan yang pertama adalah layanan yang bagus, yang biasanya banyak turis pakai kalau mereka berkunjung ke Portofino, mobilnya nggak jauh dari Lancia dan SUV lain pada umumnya. — Pelayanan yang kedua adalah milik temannya yang memang hobinya nganterin turis turis di Portofino, dia agak sungkan sama gue pas dia mau ngomong kalau mobil temannnya itu ternyata adalah sebuah FIAT. Kata gue, kenapa harus sungkan, lanjutkan aja, gue ingin dengar.

►♀◄


Gue suka heran sama orang Itali yang suka merasa kalau FIAT itu adalah mobil rendahan, hell, man, ini tuh salah satu manufaktur mobil tertua di Itali, show some respect lah please. Those Englishman i often see, juga banyak pakai mobil ini sebagai transportasi mereka disana, tapi jangan dibandingkan dengan Aston Martin ya. Beda jauh dong itu kelas nya. But yeah, i know right? the Italians loves Ferrari more than their FIAT.

Dan setelah berbincang cukup banyak, akhirnya gue deal sama si pramusaji ini untuk memilih layanan yang kedua, menaiki FIAT temannya, di bawah sinar matahari yang mulai terang ini, sekitar jam 10 pagi, gue meminta si pramusaji untuk membuat janji waktu pick up dengan temannya itu sekitar pukul 12 siang nanti.

Sebagai ucapan terima kasih dari gue, gue minta dia, si pramusaji ini, untuk antar Vespa coklat yang gue rental tempo hari itu kembali ke Piazza Vespa rent. Lengkap dengan beberapa lembar euro tambahan sebagai tip yang membuat dia langsung melompat dengan kegirangan.

►♀◄


Kembali ke kamar hotel, gue melihat ponsel gue dan menemukan pesan dari Mr. Eiffel yang mengucapkan terima kasih dan menunjukkan sebuah foto bahwa dia sedang menikmati liburannya bersama dengan Vee serta istrinya, entah kenapa gue jadi agak panik sendiri ketika melihat wajah Velyandra lagi, — bukan karena BDSM yang kami lakukan di malam hari itu, melainkan karena flashback sialan di moment yang hampir panas panasnya itu, harus tertunda karena you know, something complicated happens to my ass. (My brain, actually)

Kemudian update lain..., nggak terlalu penting sih. Jackie belum juga membalas pesan yang gue kirim satu hari yang lalu sama dia. Ada perasaan dongkol saat bokap kedua gue ini, tumben tumbennya nggak mau mengurus anak sekaligus ponakan tersayangnya ini, dulu sih memang saldo quality time kami hampir bisa dibilang, nggak terbantahkan, tapi sekarang, gue banyak sadar diri lah ya. To sum up, Papa memang irreplaceable.

In other words, i don't knoww what makes him so busy like that... Dan ya, gue cuma bisa banyak banyak bersabar di hari itu.

*tut...*

*tut......*

*Call connected*

"Are you awake, buddy?" tanya gue kepada Diwangka di pagi hari itu.

"Iya, udah Pal, baru mau mandi nih, habis main sama Vania."

"You lucky bastard! what about your lovely Kiandra?" sahut gue memprotes si Diwangka.

"Hello? Bukannya elo yang lebih beruntung ya?" jawabnya membencong kepada gue.

"Oh, Kia, biarinlah, cuma masa lalu gue itu."

"Hahahah, Tjokorda, Diwangka, Adhi, Dartha, you are an absolute bastard." tambah gue lagi pada dia.

"Gue lagi beres beres barang di hotel nih, ketemu di airport kirakira jam setengah tiga an lah ya?"

"Awkay, naik apa lo kesini?" tanya dia sama gue.

"FIAT." Jawab gue santai.

"Gue kira naik Ferrari," jawabnya meremehkan tumpangan gue. Ya, sudah bisa ditebak.

"Diw, please deh. Gue suruh si Imam Samudra pasang mainannya di halaman depan rumah lo baru tahu rasa lo diw."

"Awww~, jangan dong." jawabnya dengan logat kemayu.

"Hahahahaha." tawa gue meledak saat itu juga, Diwangka is such a morning jokes.

Dua jam sudah berlalu, gue dan segenap belanjaan gue yang tidak terlalu banyak ini sudah siap meninggalkan hotel, tetapi sebelum benar benar meninggalkan hotel, nggak lupa gue melehoy dulu sejenak menuju ke bar hotel ini, memesan dua botol Riesling yang super biasa (nggak spesial spesial amat) untuk diminum nanti, who the fuck knows? barangkali Dewinta mau curi curi lagi dari gue, gue sudah sediaken buat dia dan gengsi - gengsinya itu.

►♀◄


Nggak beberapa lama setelah itu, si pramusaji yang barusan ngobrol sama gue tadi menemui gue di bar hotel ini, doski bilang temannya yang bawa FIAT dan tukang antar orang itu sudah berada di depan hotel gue.

"Sirr, let me help you, and come meet my friend in front of the hotel." ujar dia yang kemudian membantu gue mengangkat beberapa barang yang gue bawa menuju pintu masuk hotel. Gue ingat sekali siang itu Portofino terlihat agak cerah, agak cerah ya, walaupun nggak bener bener cerah sih sebenarnya.

Setelah berada tepat di depan pintu masuk hotel ini, gue melihat mobil teman si pramusaji yang tukang antar orang itu, memperkenalkan gue kepada temannya, "Meet my friend, Marco." kata dia kemudian. — And i was like, anjrit! ini kah FIAT yang di gadang gadang jelek setengah mati itu? A roadster with some comfortable seat?

"Ciao signor, mi chiami Marco, pleasure to meet you. (Halo pak, nama saya Marco, senang bertemu dengan Anda.)"

Kemudian mereka bercakap cakap dalam bahasa Itali, dugaan gue si pramusaji, yang gue nggak tahu siapa namanya ini, menyuruh si Marco, untuk mengantarkan gue sampai ke bandara Genoa Cristoforo Colombo? tapi gue masih bengong setengah mati karena jujur, FIAT yang katanya jelek ini, malah membuat gue kembali bertanya kepada si pramusaji, "Hey, uh, are you sure, that this is my pick up service?"

"Si, sirr, serious," begitu, jawabnya singkat kepada gue.

"What is this, FIAT?" tanya gue kemudian.

"FIAT"

"Barchetta, signor." sambung si Marco menjelaskan tentang mobilnya kepada gue.

Alamak!

Nggak lama setelah itu gue langsung memasukkan barang bawaan gue kedalam roadster bajingan-super-keren yang satu ini. Bener bener tuhan sedang baik sama gue di siang hari itu, kedua anak muda Itali ini bener bener bikin gue kagum.

Selidik punya selidik, rupanya si Marco dan teman pramusajinya itu, i find out later that his name was Alex, adalah pemilik bisnis antar orang (turis) di sekitaran Portofino, dan Marco, dia cerita kalau tamutamu sekaligus penumpang yang biasanya memakai jasa mereka suka dibuat kaget karena ternyata jemputannya adalah FIAT Barchetta dan bukanlah FIAT seperti di film nya si alien yang bernama Rowan Atkinson itu.

►♀◄


Selama di perjalanan...,

"Marco, why did Italian loves Ferrari more than the FIAT?" tanya gue sama cool guy yang satu ini. Karena sumpah, gue masih penasaran.

"I think it's because Enzo signor, Everybody like Enzo. Italian love enzo so much."

"Ferrari is the true pride of Italian cars." sambungnya lagi.

Oh, ternyata. Ini menjelaskan kenapa orang orang Itali yang mendukung Michael Schumacher (Pembalap Formula One untuk tim Scuderia Ferarri) di Monaco Grand Prix pada era 90an itu nggak sebatas mendukung Schumacher saja, tetapi lebih karena mereka menyenanginya karena mobil buatan negeri mereka itu, Ferrari, hampir selalu bisa memenangkan ajang Grand Prix tersebut. Question answered deh kalau begitu. Kemudian gue berkata, "You know what, Marco, kalau elo datang ke negara gue, elo pasti akan di sukai oleh banyak sekali gadis Indonesia~"

"Yang bener, signorr?" tanya dia seolah nggak percaya sama gue.

Iya, tapi elo harus bawa Ferrari dulu. Karena kalau elo nggak bawa, lo bakal dikira bule kampung yang lagi kesasar di Indonesia.

Jahat banget ya jawabannya, but that's the truth sometimes. Dan gue nggak jawab seperti itu karena gue yakin manusia manapun tidak suka jawaban seperti itu.

"Yeah, benar. You should go to Indonesia. For a culture exchange, i bet you'll love it. Many Indonesian loves fettucine and spaghetti, you know." dan, itulah kalimat selanjutnya yang gue keluarkan untuk Marco.

"Good, signorr!" jawabnya girang sambil tetap menyetir.

"So which one do you think is the best spaghetti restaurant in Portofino?" kemudian dilanjutkan dengan gue bertanya lagi mengenai restoran mana yang enak, kalikali gue mau balik lagi ke Portofino bareng teman teman gue. Pizza atau spaghetti adalah salah satu menu utama khas/asli a la Italia yang patut untuk di coba.

►♀◄


Setibanya pada titik drop off di bandara Cristoforo Colombo, "Thank you very much, signorr Ashburn!" Marco berteriak dari luar, berdiri tepat di sebelah pintu mobilnya, sambil gue melambai menjauhi anak muda yang berasal dari Portofino itu, gue pergi meninggalkan dia bersama dengan beberapa barang yang gue bawa dari Portofino.

Sebelum gue turun dari mobilnya, marco sempat bilang kalau dia senang bisa mengantarkan gue sampai ke bandara Genova ini. — Dan gue, gue juga senang karena sudah diantar oleh dia, dengan biaya yang nggak lebih dari 700 euro, dia sudah mau mengantar gue dengan roadster keren kesayangannya itu, meskipun hanya FIAT, gue sih masa bodoh, apapun mobilnya, yang penting bisa jalan. Kenapa gue bisa bicara seperti ini, karena kalau di dunia penerbangan,

Apapun aircraft nya, yang penting turbine engine nya tidak mati saat kita sedang mengudara di atas ketinggian 50 ribu kaki. — Sekarang kalau dihitung hitung, jam 12 siang barusan gue berangkat dari Portofino, dan kini gue tiba disini pada pukul 1 siang lebih sedikit. Benar benar lebih cepat dari yang gue janjikan sama bro Diwangka.
Diubah oleh henseyashburn
profile-picture
profile-picture
profile-picture
m4ntanqv dan 16 lainnya memberi reputasi
17
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Fast Lane
01-12-2018 22:05
Quote:Original Posted By Bernot11
Gue bingung sama jalan cerita dari fast lane yang terakhir ash, emang bener kata si freya, bikin bingung.. haha, tapi dilanjut lah.. anyway cita gimana kabarnya, sehat?


ABD nya disimpan simpan la not. Terkunci rapat!
Diubah oleh masukcombera
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
3 0
3
Fast Lane
03-09-2020 06:57
.....
Diubah oleh henseyashburn
profile-picture
profile-picture
eyefirst2 dan hibernateInPain memberi reputasi
2 0
2
Fast Lane
06-12-2018 19:37
Quote:Original Posted By Bernot11
Gue bingung sama jalan cerita dari fast lane yang terakhir ash, emang bener kata si freya, bikin bingung.. haha, tapi dilanjut lah.. anyway cita gimana kabarnya, sehat?


Quote:Original Posted By masukcombera
ABD nya disimpan simpan la not. Terkunci rapat!


Oh c'mon bro...
Diubah oleh henseyashburn
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
2 0
2
Fast Lane
06-12-2018 19:35
Quote:Original Posted By ligartha
menginspirasi


Terima kasih...emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By anisahasanah
Biaya "cuma" 700 Euro emoticon-Takut


Heheheheh emoticon-Stick Out Tongue
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
2 0
2
Fast Lane
19-11-2018 21:15
Gue bingung sama jalan cerita dari fast lane yang terakhir ash, emang bener kata si freya, bikin bingung.. haha, tapi dilanjut lah.. anyway cita gimana kabarnya, sehat?
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
2 0
2
Fast Lane
05-11-2018 23:59
Eleven fucking years and not a single day you don't poke me, without saying, "Mas, how was your day?" except when you're sick. Except ketika saya sedang bikin masalah sama dirimu. Aku selalu suka ketika kamu ngomong, kamu mau cerita sesuatu, mana, sini, coba kudengarkan... gitu katanya.

Apapun itu sampai waktu itu kita berantem hebat gara gara ada satu bagian, dimana sudut pandang ku yang memiliki tendensi seperti tidak merasa senang, karena memutuskan untuk jalan bareng (a.k.a married) sama kamu.

Salah ku, my bad, tapi ngakunya juga nggak mudah kan, makanya pake acara berantem terlebih dahulu. In the end, kamu ngomong, "Mas, aku bersyukur karena bisa nolongin kamu waktu itu.., aku gak nyangka kalau ternyata sampai suka, sama kamu.., aku lebih gak nyangka kita bisa sejauh ini.."

"Aku banyak kekurangan, aku mungkin gak seperti semua cewek yang ada dalam sejarah hidupmu, atau manis manismu itu, maaf ya, tapi aku ada yang sedikit lebih pait. Aku mungkin gak sebaik Papa.. aku mungkin bukan favorit ibumu.. tapi begini, mas, aku gak berharap apa apa, dulu itu, kamu yang perjuangin aku.."

"Yea, i guess that's the moment when i showed up at your door.. and thanking you wholeheartedly, with my ass included,"

"Hahah~ iya..."
"Aku bahkan gak sadar aku jatuh buat kamu.. satu hal aja, setelah kamu bertemu kak ray, ketemu Papi.. mami... apa kamu cuma mau ketawa begitu aja mas.. maksudku, ketemu mereka kan bukanlah bahan bercandaan... papi itu orangnya keras lho... kamu bisa dia lolosin berarti ada sesuatu yang lebih dalam dirimu."

"Tapi aku gak mau bahas itu dulu..."
"Jangan ketawa.. ini serius..."

"Oh yeah, sure, sure,"

"......"

"di titik ini.."

"hahahahahahahaha,"

"wah.. ketawa..."

"Hahahahahahah, sorry, sorry, wasn't mean to."

"Hahah~"
"Di titik ini.. sikap menghargai itu pernah lebih dari yang aku lihat... kenapa jadi ambigu? sekarang?"

"Mas aku bingung ngomongnya gimana... pokoknya, aku beruntung lah, aku gak pernah nyesel.. bisa nolongin kamu, aku gak pernah berharap balik.."
"Malah waktu itu kamu yang muncul lagi..."

"Aku gak pernah ngira, suer ya.. aku nggak pernah ngira... kamu terus ngajak jalan.. lalu pacaran,"

"Aku gak pernah pacaran, aku awam banget masalah yang begitu begitu... seumur hidupku susah, sibukku bukan untuk pacaran..."
"Geli kalau ingat itu mas, tapi aku suka.."

"Terus, kalau dipikir pikir.., ini orang ganteng juga... terus unik, gitu ya, uniklah pokoknya..."
"Jadi ayo jalan..."

"Hahahahahaha, gila dong, ada yang bilang aku ganteng ya ternyata."

"Ehem, iya, ya kamu taulah aku waktu itu gimana, ikut konservasi terus di misol... belum lagi olimpiade sama segala macemnya..."

"True!"

"Iya... jadi ayo, lah... jangan gitu sama aku... aku tau aku banyak salahnya, tapi aku ajak kamu ngobrol itu ya buat ngobrol, gitu loh... aku kesel, di sisi lain... iya.. tapi, gak lah, aku gak pernah sebegitu rewelnya... kamu paham pasti..."

"Makanya aku selalu bilang, jaga dirimu baik baik.. karena bukan aku yang seharusnya kamu khawatirkan mas.."

"Kamu lihat aku pas aku udah nyaman lagi.."
"Kalau kamu jalan sama aku cuma untuk membanding banding kan aku dengan kesenanganmu aja.. jujur, aku lebih baik mundur..."

"Karena aku gak kayak begitu..."
Diubah oleh henseyashburn
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
2 0
2
Fast Lane
05-11-2018 23:15
Sedikit mencolek soal restu dari sang istri.. alias kamu, ru. (Maafin, karena selalu ... ups, takut salah ngomong, mending stop disini aja.)

Setiap diskusi yang aku lewati dengan kamu adalah mahal harganya. Aku harus terus terang disini, aku banyak belajar dari kamu. Maaf kalau aku suka agak ngelantur dan nggak jelas di mata kamu.

So now, how long is it, ru? eleven fucking years... yeah, i better be right about those amount of numbers.
Diubah oleh henseyashburn
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
2 0
2
Fast Lane
04-11-2018 15:08
.....
Diubah oleh henseyashburn
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
2 0
2
Fast Lane
10-09-2018 19:15
tumben pal ada nasehatnya biasanya asal..... asal jeplak Wwkwkw

Fast Lane

Bener juga sih kalo mau main ato jajan jangan asal jajan sembarang Yang pasti aja.
apa lagi kalo ngak terawat duh baunya itu emoticon-Nohope yg tadi semangat 45 langsung ilang
untung dah lumayan tobat emoticon-Hammer

Fast Lane
Diubah oleh kkaze22
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
2 0
2
Fast Lane
02-08-2018 13:52
Kebiasaan lama diulang ulang ash, kok udah disini lagi, chapter satu nya mana?
profile-picture
eyefirst2 memberi reputasi
2 0
2
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
separuh-luka-yang-tertinggal
Stories from the Heart
yang-terdalam
Stories from the Heart
is-it-my-truly-first-love
Stories from the Heart
senja-di-asakusa-tokyo
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
B-Log Collections
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia