- Beranda
- Berita dan Politik
Ini Mata Uang yang Dihantam Dolar, Rupiah Posisi Berapa?
...
TS
Dejavu.Cucud
Ini Mata Uang yang Dihantam Dolar, Rupiah Posisi Berapa?
Nilai tukar mana di kawasan emerging market yang mengalami pelemahan tertinggi terhadap dolar Amerika Serikat (AS)?
Faktor ekonomi global menjadi hal utama yang mempengaruhi posisi pergerakan rupiah tersebut
Secara year-to-date (YTD), pelemahan rupiah menjadi yang tertinggi setelah ruble Rusia, real Brazil, rupee India dan peso Filipina.
Berikut data pergerakan mata uang negara utama di kawasan emerging market seperti yang dilansir dari Reuters, Jumat (4/5/2018) :
Mata Uang Bid Terakhir Change (%)
Ruble Rusia 63,07 -9,45
Real Brazil 3.53 -6,54
Rupee India 66.86 -5.00
Peso Filipina 51.70 -3.56
Rupiah Indonesia 13.935 -2,70
Dolar Hongkong 7.84 -0,47
Dolar Taiwan 29.70 -0,08
Dolar Singapura 1.33 +0.27
Yuan China 6.35 +2.29
Ringgit Malaysia 3.93 +2.74
Sentimen utama dari global yang begitu mempengaruhi pergerakan rupiah datang dari ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga acuan oleh The Federal Reserve/The FED sebanyak tiga kali pada tahun ini.
Pada Maret lalu, The FED mulai mengetatkan kebijakan moneternya dengan menaikkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke rentang 1,5-1,75%.
Akibat dari kebijakan ini membuat pergerakan dolar AS menguat dan menekan mata uang global termasuk rupiah.
Dampak dari pengetatan kebijakan moneter yang dilakukan masih terasa hingga saat ini.
Begitu kuatnya faktor global didukung kurangnya dukungan dari sisi domestik.
Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk tetap menahan tingkat suku bunga acuan di kisaran 4,25% mengakibatkan spread tingkat suku bunga acuan antara Indonesia dan AS semakin dekat.
Akibatnya mendorong investor untuk menjual aset-aset berbasis rupiah dan beralih ke aset yang berbasis dolar.
Kedua kondisi ini berdampak kepada semakin menipisnya persediaan dolar AS di Indonesia dan membuat pergerakan rupiah selama ytd bergerak melemah.
sumber
Faktor ekonomi global menjadi hal utama yang mempengaruhi posisi pergerakan rupiah tersebut
Secara year-to-date (YTD), pelemahan rupiah menjadi yang tertinggi setelah ruble Rusia, real Brazil, rupee India dan peso Filipina.
Berikut data pergerakan mata uang negara utama di kawasan emerging market seperti yang dilansir dari Reuters, Jumat (4/5/2018) :
Mata Uang Bid Terakhir Change (%)
Ruble Rusia 63,07 -9,45
Real Brazil 3.53 -6,54
Rupee India 66.86 -5.00
Peso Filipina 51.70 -3.56
Rupiah Indonesia 13.935 -2,70
Dolar Hongkong 7.84 -0,47
Dolar Taiwan 29.70 -0,08
Dolar Singapura 1.33 +0.27
Yuan China 6.35 +2.29
Ringgit Malaysia 3.93 +2.74
Sentimen utama dari global yang begitu mempengaruhi pergerakan rupiah datang dari ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga acuan oleh The Federal Reserve/The FED sebanyak tiga kali pada tahun ini.
Pada Maret lalu, The FED mulai mengetatkan kebijakan moneternya dengan menaikkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke rentang 1,5-1,75%.
Akibat dari kebijakan ini membuat pergerakan dolar AS menguat dan menekan mata uang global termasuk rupiah.
Dampak dari pengetatan kebijakan moneter yang dilakukan masih terasa hingga saat ini.
Begitu kuatnya faktor global didukung kurangnya dukungan dari sisi domestik.
Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk tetap menahan tingkat suku bunga acuan di kisaran 4,25% mengakibatkan spread tingkat suku bunga acuan antara Indonesia dan AS semakin dekat.
Akibatnya mendorong investor untuk menjual aset-aset berbasis rupiah dan beralih ke aset yang berbasis dolar.
Kedua kondisi ini berdampak kepada semakin menipisnya persediaan dolar AS di Indonesia dan membuat pergerakan rupiah selama ytd bergerak melemah.
sumber
0
3K
22
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695KThread•58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya