Quote:
BUMNTrack.com- Memasuki awal puasa pada bulan Ramadan akan menjadi puncak tren permintaan pembiayaan melalui gadai, hal itu berdasarkan prediksi dari PT Pegadaian (Persero). Umumnya, sebagian besar dari masyarakat memanfaatkan jasa pegadaian untuk mendapatkan modal usaha.
Direktur Utama PT Pegadaian, Sunarso mengatakan sekitar 90 persen produk yang digadaikan masyarakat adalah emas. "Meski itu bulan Puasa, tapi 'demand' makanan dan minuman naik, maka orang butuh modal kerja sehingga mereka datang ke Pegadaian," kata Sunarso di Kantor Pegadaian cabang Kebayoran Baru, Jakarta.
Tren permintaan gadai akan turun sekitar H-7 Lebaran karena masyarakat telah memiiki dana hasil usahanya dan menebus emas yang digadaikan.
Setelah Lebaran, tren gadai akan kembali meningkat karena masyarakat yang ingin kembali menjalankan usahanya, tentu membutuhkan modal bisnis dan kembali menggadaikan emasnya.
Quote:
Ia menjelaskan model bisnis yang dilakukan Pegadaian ini tentunya tidak sekadar untuk mencairkan dana jika seseorang membutuhkan dana mendesak, namun juga mendukung usaha mikro, kecil dan menengah.
Menurut dia, peningkatan nilai transaksi bisa mencapai 2-4 persen, jika melihat pada musim Lebaran sampai Hari Raya Idul Fitri tahun lalu.
Sementara itu pada hari normal, Pegadaian melayani sekitar 125 ribu transaksi per hari di seluruh outlet Pegadaian dengan nilai rata-rata Rp5-6 juta setiap transaksi.
Sunarso berharap tren gadai menjelang Ramadan dan setelah Lebaran tahun ini meningkat dari tahun lalu terutama jika melihat pada kondisi makro global di mana harga komoditas dan harga minyak mengalami kenaikan.
"Harga minyak naik baik juga, karena harga komoditas kan naik dan memicu pertumbuhan. Pegadaian itu 'follow growth' juga. Ekonomi bagus, Pegadaian juga bagus," kata dia