Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

Nautilus7Avatar border
TS
Nautilus7
Tidak Ada Subsidi untuk Rusun DP 0 Rupiah
tirto.id - “Kecil banget, kayak rumah main-mainan anak-anak,” kata Puspa saat melihat desain unit rumah susun DP 0 rupiah di pusat informasi Klapa Village, Selasa terakhir bulan Januari lalu. Puspa, seorang warga Duren Sawit, adalah ibu dua anak yang tinggal di rumah kontrakan.

Sudah lama Puspa mendambakan punya rumah di Jakarta. Tetapi impian ini tak sepadan dengan penghasilan suaminya yang pas-pasan. Harapannya kembali terpupuk ketika Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, mencanangkan program rumah Down Payment (DP) 0 rupiah.

“Tertarik, sih. Saya pikir DP 0 persen itu rumah, ternyata kayak apartemen atau rusun bersubsidi,” katanya.


Meski bukan rumah tapak seperti yang diharapkannya, Puspa masih tetap berminat. Belakangan minat ini kendur ketika ia tahu cicilan yang harus dibayar cukup tinggi. Berdasarkan informasi yang diterima Puspa dari petugas di pusat informasi Klapa Village, cicilan untuk unit rusun tipe 36 sebesar Rp2,6 juta per bulan selama 20 tahun, sementara tipe 21 dicicil 1,8 juta per bulan selama 20 tahun.

“Ngeri juga kalau segitu, dua puluh tahun, lho,” tambah Puspa.
Di Balik DP 0 Rupiah

Besaran cicilan bulanan yang membengkak adalah konsekuensi dari peniadaan uang muka. Berdasarkan skema yang dibuat pemerintah DKI Jakarta, sebenarnya uang panjar ini tetap ada tetapi ditalangi lebih dulu oleh Pemda. Besaran DP itu nantinya dialihkan dan disisipkan dalam cicilan bulanan.

Agustino Darmawan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta, mengatakan skema itu memang sejak awal ditawarkan oleh pemerintah. “DP itu nanti ditalangi dalam jangka waktu yang panjang,” katanya usai rapat di DPRD DKI Jakarta, 31 Januari lalu.

Karena itu, istilah "DP 0 persen" bisa mengecoh, seolah-olah ada subsidi persekot yang diberikan Pemda DKI Jakarta. Puspa adalah salah satu yang terkecoh. Ia menganggap rusun DP 0 persen adalah subsidi dari Pemda DKI Jakarta.

Begitu pula Cahyu Rahmatika, warga Pondok Kelapa, yang sudah datang ke pusat informasi Klapa Village untuk ikut program DP 0 rupiah. Ia tertarik dengan rusun DP 0 persen salah satunya karena mendapatkan subsidi dari pemerintah.

“Setahu saya ada subsidi,” kata Cahyu, Kamis pertama Februari lalu.

Sayangnya, fakta berkata lain. Tak seperti yang dibayangkan warga, program DP 0 rupiah bukanlah rusun yang disubsidi oleh Pemda DKI Jakarta, baik dalam pembangunannya atau pun pembiayaan pembeliannya.

James Arifin Sianipar, Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, mengatakan biaya untuk pembangunan rusun bakal ditalangi dua investor, yakni PD Pembangunan Sarana Jaya dan PT Totalindo Tbk, masing-masing memegang saham 75 persen dan 25 persen.

“Tidak ada subsidi, sejauh ini belum,” tegas Sianipar usai rapat dengan PD Pembangunan Sarana Jaya serta Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman DKI Jakarta, 31 Januari lalu.

Sementara untuk pembiayaan akan ditunjuk bank yang bersedia ikut dalam mekanisme program DP 0 rupiah. Bank ini bakal memberikan bunga 5 persen sebagaimana program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan. Program yang disebutkan terakhir adalah yang digunakan pemerintahan Joko Widodo membangun rumah murah dengan DP 1 persen untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kita belum tahu apakah Bank Jakarta atau bank lain yang akan diajak," kata Sianipar. "Nanti akan ada pembahasan."

Terlepas dari bank mana yang akan dijadikan rekanan dalam program ini, tidak adanya subsidi bikin bunga yang harus dibayar menjadi lebih besar setiap bulan.

Lewat simulasi aplikasi simulasikredit.com untuk rusun seharga Rp320 juta, cicilan pokok per bulan adalah Rp1,3 juta, sementara cicilan bunga Rp1,3 juta, sehingga pembeli harus mengangsur Rp2,6 juta per bulan. Total selama 20 tahun, pembeli membayar Rp640 juta atau dua kali lipat dari harga rusun.



Bukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Besaran cicilan rusun DP 0 persen masih bergantung pada bunga yang akan diberikan bank. Semula diperkirakan cicilan itu.

https://tirto.id/tidak-ada-subsidi-u...-0-rupiah-cEg7[/QUOTE]
0
1.8K
24
GuestAvatar border
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan PolitikKASKUS Official
672KThread41.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.