- Beranda
- Berita dan Politik
Prabowo & SBY Ketemu, KMP Jilid II Lahir?
...
TS
kroco.ri
Prabowo & SBY Ketemu, KMP Jilid II Lahir?
Quote:
Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal bersua malam ini. Bisa jadi pertemuan ini untuk mewujudkan koalisi baru menyongsong Pilpres 2019.
Peluang munculnya Koalisi Merah Putih (KMP) jilid II terbuka dengan bertemunya dua tokoh nasional ini. Demokrat pun siap jika diajak berkoalisi, termasuk dengan Gerindra.
“Dengan senang hati,” ujar Ketua DPP Demokrat Didik Mukriyanto kepada wartawan, (27/7).
Gerindra sendiri telah memberikan sinyal ingin berkoalisi dengan PKS, Demokrat, dan PAN di Pilpres 2019. Gerindra dan PKS sebagai 2 partai yang sudah sangat karib di berbagai pilkada telah memiliki kursi yang cukup untuk maju dalam Pilpres 2019. Gerindra memiliki 13,04% kursi di DPR dan PKS 7,14%.
Gerindra dan PKS total mengumpulkan 20,18% suara. Itu sudah melebihi presidential threshold 20% yang disahkan dalam UU Pemilu yang heboh hingga digugat ke Mahkamah Konstitusi kemarin.
PAN dan Demokrat sendiri masing-masing punya 8,75% kursi di DPR, dan Demokrat 10,9% kursi. Bilamana ke empat parpol itu bergabung, maka KMP jilid II akan memiliki kekuatan 39,98% kursi di DPR.
Lantas bagaimana dengan partai pengusung Jokowi mendatang. Dari parpol yang ada, Golkar merupakan amunisi tambahan. Sebelum dipimpin Setya Novanto, partai beringin merupakan salah satu pendiri KMP Jilid I.
Sayangnya kemesraan itu berakhir seiring pergantian pucuk pimpinan partai berwarna kuning itu. NasDem, dan PPP sudah menyatakan diri akan mengusung Joko Widodo lagi dalam pilpres. Dukungan dari ketiganya sudah cukup untuk mengusung capres.
Golkar punya 16,25% kursi di DPR, NasDem 6,25%, dan PPP 6,96%. Total ketiganya memiliki 29,46% kursi di DPR, yang cukup untuk mengusung capres-cawapres. Ditambah dengan PDIP, Hanura, dan PKB masing-masing 19,46%, 2,86%, dan 8,39% , jumlahnya 60,17% kursi di DPR.(red)
Peluang munculnya Koalisi Merah Putih (KMP) jilid II terbuka dengan bertemunya dua tokoh nasional ini. Demokrat pun siap jika diajak berkoalisi, termasuk dengan Gerindra.
“Dengan senang hati,” ujar Ketua DPP Demokrat Didik Mukriyanto kepada wartawan, (27/7).
Gerindra sendiri telah memberikan sinyal ingin berkoalisi dengan PKS, Demokrat, dan PAN di Pilpres 2019. Gerindra dan PKS sebagai 2 partai yang sudah sangat karib di berbagai pilkada telah memiliki kursi yang cukup untuk maju dalam Pilpres 2019. Gerindra memiliki 13,04% kursi di DPR dan PKS 7,14%.
Gerindra dan PKS total mengumpulkan 20,18% suara. Itu sudah melebihi presidential threshold 20% yang disahkan dalam UU Pemilu yang heboh hingga digugat ke Mahkamah Konstitusi kemarin.
PAN dan Demokrat sendiri masing-masing punya 8,75% kursi di DPR, dan Demokrat 10,9% kursi. Bilamana ke empat parpol itu bergabung, maka KMP jilid II akan memiliki kekuatan 39,98% kursi di DPR.
Lantas bagaimana dengan partai pengusung Jokowi mendatang. Dari parpol yang ada, Golkar merupakan amunisi tambahan. Sebelum dipimpin Setya Novanto, partai beringin merupakan salah satu pendiri KMP Jilid I.
Sayangnya kemesraan itu berakhir seiring pergantian pucuk pimpinan partai berwarna kuning itu. NasDem, dan PPP sudah menyatakan diri akan mengusung Joko Widodo lagi dalam pilpres. Dukungan dari ketiganya sudah cukup untuk mengusung capres.
Golkar punya 16,25% kursi di DPR, NasDem 6,25%, dan PPP 6,96%. Total ketiganya memiliki 29,46% kursi di DPR, yang cukup untuk mengusung capres-cawapres. Ditambah dengan PDIP, Hanura, dan PKB masing-masing 19,46%, 2,86%, dan 8,39% , jumlahnya 60,17% kursi di DPR.(red)
Spoiler for Awas jangan dibuka!!!:
Sumur: Jurnalreporter.com
0
1.3K
Kutip
14
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.2KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya