- Beranda
- Berita dan Politik
Kemendagri: Ancaman Perang Nonmiliter Harus Diwaspadai
...
TS
bikinmuntab
Kemendagri: Ancaman Perang Nonmiliter Harus Diwaspadai
TIMESINDONESIA, JAKARTA – Perang nonmiliter yang mengancam Indonesia harus diwaspadai. Ancaman narkoba, berita hoax, dan propaganda adalah wujud perang yang kini gencar dilakukan oleh negara lain ke Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), saat menghadiri Forum Peningkatan Kesadaran Bela Negara bagi Kaum Perempuan dan Masyarakat Perbatasan di Kalimantan Barat, di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (13/4/2017).
"Saat ini perang non-militer mulai gencar dilakukan negara lain ke Indonesia sehingga harus diwaspadai oleh semua pihak," ujar Prabawa Eka Soesanta, dikutip dari Antara .
Dia menjelaskan, tantangan era globalisasi dipandang dari konteks bela negara, Indonesia tengah berhadapan dengan perang non militer, termasuk gaya hidup yang di luar budaya luhur bangsa.
Untuk itu, menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk menangkal permasalahan tersebut.
"Pentingnya menanamkan nilai Ketuhanan yang Maha Esa, karena kita hidup di negara Pancasila dan dari berbagai suku dan agama yang sejak dini hal itu sudah harus ditanamkan," tambahnya.
Ia mencontohkan, untuk menangkal hoax, masyarakat harus mempunyai literasi yang luas dan kuat. Ketika menerima berita, lanjutnya, tidak langsung membagikan dan berkomentar.
Pun dengan kejahatan narkoba, peran masyarakat dan keluarga sangat penting. "Karena tanpa dukungan keluarga, peran aparat hukum saja tidak cukup," sambungnya.
Ditambahkan, pihaknya menghendaki rumah tangga menjadi pertahanan dalam melawan berbagai bentuk ancaman dan tantangan yang ada. (*)
http://m.timesindonesia.co.id/read/1...us-diwaspadai/
Hal tersebut disampaikan Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), saat menghadiri Forum Peningkatan Kesadaran Bela Negara bagi Kaum Perempuan dan Masyarakat Perbatasan di Kalimantan Barat, di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (13/4/2017).
"Saat ini perang non-militer mulai gencar dilakukan negara lain ke Indonesia sehingga harus diwaspadai oleh semua pihak," ujar Prabawa Eka Soesanta, dikutip dari Antara .
Dia menjelaskan, tantangan era globalisasi dipandang dari konteks bela negara, Indonesia tengah berhadapan dengan perang non militer, termasuk gaya hidup yang di luar budaya luhur bangsa.
Untuk itu, menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila untuk menangkal permasalahan tersebut.
"Pentingnya menanamkan nilai Ketuhanan yang Maha Esa, karena kita hidup di negara Pancasila dan dari berbagai suku dan agama yang sejak dini hal itu sudah harus ditanamkan," tambahnya.
Ia mencontohkan, untuk menangkal hoax, masyarakat harus mempunyai literasi yang luas dan kuat. Ketika menerima berita, lanjutnya, tidak langsung membagikan dan berkomentar.
Pun dengan kejahatan narkoba, peran masyarakat dan keluarga sangat penting. "Karena tanpa dukungan keluarga, peran aparat hukum saja tidak cukup," sambungnya.
Ditambahkan, pihaknya menghendaki rumah tangga menjadi pertahanan dalam melawan berbagai bentuk ancaman dan tantangan yang ada. (*)
http://m.timesindonesia.co.id/read/1...us-diwaspadai/
0
821
8
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.4KThread•59.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya