- Beranda
- Berita dan Politik
Arsip dan Perawatan Film Masih Memprihatinkan, Peran Pemerintah Dibutuhkan
...
TS
daftarkuliah
Arsip dan Perawatan Film Masih Memprihatinkan, Peran Pemerintah Dibutuhkan
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala
Sinematek Indonesia Adi Surya Abdi
mengungkapkan, hingga kini sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia untuk pengarsipan dan perawatan film belum maksimal.
Padahal, lanjut dia, kedua unsur itu begitu penting karena film termasuk warisan bangsa. Karena itu, selain kesadaran dari sineas sendiri, pemerintah juga diharapkan tak lepas tangan.
"Kami memerlukan peremajaan SDM
(sumber daya manusia), kami
memerlukan peremajaan alat. Siapa yang harus bertanggung jawab? Pemerintah," ucapnya dalam wawancara khusus dengan Kompas.com di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta Selatan, Senin (22/8/2016).
"Untuk merawat film sebagaimana arsip film di luar negeri, kita membutuhkan peremajaan dari sumber daya manusia dan equipment. Nah, itu yang sampai hari ini tidak pernah bisa terwujud. Kenapa? Karena kepedulian pemerintah terhadap arsip film itu rendah," imbuhnya.
http://entertainment.kompas.com/read...tah.dibutuhkan
Kapan yaaaaaaaaaa, produser film Indonesia mau keluarin uang yang banyak buat bikin film????
The Raid 2 katanya film termahal di Indonesia dengan biaya produksi 54 miliar, sedangkan film ecek ecek hollywood yg ga terkenal seperti Pirates of the Caribbean: At World's End menggelontorkan dana 4,1 triliun.
Miriss gan
Sinematek Indonesia Adi Surya Abdi
mengungkapkan, hingga kini sarana dan prasarana hingga sumber daya manusia untuk pengarsipan dan perawatan film belum maksimal.
Padahal, lanjut dia, kedua unsur itu begitu penting karena film termasuk warisan bangsa. Karena itu, selain kesadaran dari sineas sendiri, pemerintah juga diharapkan tak lepas tangan.
"Kami memerlukan peremajaan SDM
(sumber daya manusia), kami
memerlukan peremajaan alat. Siapa yang harus bertanggung jawab? Pemerintah," ucapnya dalam wawancara khusus dengan Kompas.com di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta Selatan, Senin (22/8/2016).
"Untuk merawat film sebagaimana arsip film di luar negeri, kita membutuhkan peremajaan dari sumber daya manusia dan equipment. Nah, itu yang sampai hari ini tidak pernah bisa terwujud. Kenapa? Karena kepedulian pemerintah terhadap arsip film itu rendah," imbuhnya.
http://entertainment.kompas.com/read...tah.dibutuhkan
Kapan yaaaaaaaaaa, produser film Indonesia mau keluarin uang yang banyak buat bikin film????
The Raid 2 katanya film termahal di Indonesia dengan biaya produksi 54 miliar, sedangkan film ecek ecek hollywood yg ga terkenal seperti Pirates of the Caribbean: At World's End menggelontorkan dana 4,1 triliun.
Miriss gan
0
764
3
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.1KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya