TS
jfun790
100
Quote:
Kamis, 199x
Seorang Polisi masuk di sebuah gedung perbankan di kota tua, apa yang dilihat sungguh di luar penalaran.
Puluhan orang di lantai dasar tergeletak bersimbah darah, beberapa dari balik tubuh mereka masih mengalir darah segar. Kemeja Putih yang sebagian banyak mereka gunakan sudah mejadi kemerja merah menyala.
"berapa banyak korban meninggal pak?" tanya polisi itu kepada petugas forensik yang sudah hadir terlebih dahulu
"99 orang pak, 1 orang belum ditemukan". jawab seorang petugas dengan rompi bertuliskan labfor.
" penyebab kematian? dan apa maksudnya 1 orang belum ditemukan". tanya polisi itu penasaran
" sebagian besar karena...(sedikit ragu), karena benturan beda keras pak" jawab petugas labfor.
Dari petugas tersebut diketahui bahwa rata-rata mereka meninggal dengan tragis, ada yang "jatuh" dari lantai atas hingga ada yang membenturkan atau dibenturkan kepalanya ke tembok. 47 perempuan dan 52 laki-laki telah meninggal dengan cara yang tak wajar. Petugas labfor lainnya masih mencari salah seorang karyawati yang hilang. Hal itu diketahui dari daftar absensi hari ini.
"Jangaaaaaaan, berhentiiii..." jerit perempuan di lantai paling atas. sesekali dia tertawa kecil
"tenang bu, tenang..apa yang ibu inginkan, saya akan bantu ibu" petugas polwan mencoba menenangkan perempuan itu.
" mau bantu? hiii..hii.hii," perempuan itu menjawab dengan tertawa pelan
hal itu membuat polwan tersebut sedikit merending, dia menduga perempuan ini punya kelainan jiwa, tapi dari cara menjawabnya, terdapat jiwa lain dalam dirinya.
"iya, saya akan bantu, tenang bu, mari kita bicarakan," rayu polwan itu
tiba-tiba tatapan perempuan itu berubah menjadi sangat tajam, polwan tersebut baru menyadari bahwa perempuan itu terluka, apakah saya salah melihat, pikir polwan itu, tangan perempuan itu terlihat hilang.
"genap seratus," jawab perempuan itu dan tiba-tiba lekingan tak jelas itu tawa atau tangis keluar dari mulut perempuan itu. perempuan itu berlari menuju pinggir.
tepat sebelum perempuan itu jatuh, polwan itu melihat wajah perempuan itu seperti berubah menjadi normal, kesedihan yang sangat dalam sangat terlihat di raut wajahnya.kesedihan dan seperti dia memohon minta tolong.
"tutup" ya tutup, polwan itu dapat mendengar walau sayup-sayup sebelum perempuan itu jatuh.
tidak ada yang bisa menjelaskan apa yang terjadi hari ini, kejadian ini ditutup rapa-rapat.
Quote:
201X
" Bulan ini kalau gak capai target lagi, jangan salahkan saya kalau anda saya pecat" Ancam Rio kepada anak buahnya Reza
Rio adalah Officer atau bisa dibilang pimpinan para penagih-penagih di sebuah bank. Sedangkan Reza adalah karyawan yang baru masuk 2 bulan dan langsung diberikan target di bulan pertamanya. Bulan pertama Reza tidak bisa mencapai target memang dikarenakan dia belum bisa menyesuaikan diri.
anasabila memberi reputasi
1
767
Kutip
5
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya