Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Setelah Sukses Meraih Satu Miliar Pengguna, Kini WhatsApp Akan Monetisasi Produknya

ijlhostingAvatar border
TS
ijlhosting
Setelah Sukses Meraih Satu Miliar Pengguna, Kini WhatsApp Akan Monetisasi Produknya
Setelah Sukses Meraih Satu Miliar Pengguna, Kini WhatsApp Akan Monetisasi Produknya


Setelah Sukses Meraih Satu Miliar Pengguna, Kini WhatsApp Akan Monetisasi Produknya


Jan Koum, Co-Founder WhatsApp, mengumumkan di halaman Facebooknya bahwa aplikasi mereka baru saja menggoreskan tinta emas dengan meraih satu miliar pengguna. Ini menjadikannya sebagai aplikasi chatting yang paling banyak digunakan di dunia.

Sebenarnya seberapa dominankah mereka? Di bawah ini adalah bagan perbandingan antara pengguna aktif bulanan (MAU) WhatsApp dengan para pesaing utamanya:

Setelah Sukses Meraih Satu Miliar Pengguna, Kini WhatsApp Akan Monetisasi Produknya


Ini bukan soal dominasi WhatsApp, namun bagaimana Facebook mampu menguasai ranah aplikasi pesan instan di luar Cina. Jika kamu belum tahu, WhatsApp telah diakuisi oleh Facebook. Sementara WeChat, yang tersebar rata di daratan Cina, masih mengejar ketertinggalan dengan aplikasi lain di luar negaranya.

Sedangkan aplikasi lain memiliki kelebihan dari Facebook dalam hal penghasilan, seperti yang ditampilkan dalam bagan di bawah ini:

Setelah Sukses Meraih Satu Miliar Pengguna, Kini WhatsApp Akan Monetisasi Produknya


Perbedaannya begitu mencolok. LINE punya segudang cara untuk meraup pemasukan. Mereka menjual stiker digital, merchandise, koin atau item virtual, dan iklan. Saat ini LINE lebih mirip sebagai “chat commerce” dibanding aplikasi chatting.

WeChat juga mengambil pendekatan serupa: Jika kamu berada di Cina, kamu bisa melakukan hampir segala hal dengan aplikasi tersebut, seperti yang dialami oleh kolega saya, Erik Crouch. Lewat WeChat kamu bisa memesan taksi, mengatur alarm, mengikuti kabar terbaru, bahkan menukar kupon restoran.

Jika melihat jumlah pengguna mereka, saya tak akan terkejut kalau ternyata WeChat meraup pendapatan lebih tinggi dibandingkan dengan LINE.

Waktunya perubahan


Pencapaian satu miliar pengguna dapat menjadi tonggak permulaan bagi WhatsApp untuk lebih agresif dalam menghasilkan pemasukan.

Benar, Facebook mungkin sedang gencar-gencarnya meningkatkan pertumbuhan iklan di Instagram. Mereka punya kekuatan 400 juta MAU dan digandrungi di kalangan usia muda.

Namun, ingatkah kamu dengan apa yang diisyaratkan oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg tahun lalu?

Ini mungkin terdengar sedikit konyol, namun bagi kami, suatu produk tak begitu menarik untuk dijadikan lahan bisnis hingga pengguna produk tersebut telah mencapai satu miliar.

Langkah yang akan Facebook terapkan untuk monetisasi WhatsApp akan berbeda. Tak akan ada iklan. WhatsApp membebaskan biaya berlangganan mereka, dan kini sedang menguji cara bagaimana pelaku bisnis dapat berkomunikasi dengan pengguna. Dan kita tidak sedang membicarakan spam.

“Ini artinya kamu bisa menghubungi pihak bank mengenai transaksi bermasalah, atau maskapai penerbangan jika ada penerbangan yang tertunda. Kita mengirim pesan-pesan seperti ini lewat medium lain, entah itu lewat SMS atau telepon, jadi kami ingin menguji alat baru agar semua kebutuhan tersebut dapat dengan mudah dilakukan lewat WhatsApp, tanpa membuat kamu jengkel dengan iklan pihak ketiga dan spam,” tulis WhatsApp di blog resmi mereka.

Sumber: https://id.techinasia.com/setelah-su...sasi-produknya
0
2.5K
35
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The LoungeKASKUS Official
923.8KThread85.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.