- Beranda
- Berita Luar Negeri
Setelah Arab Saudi, Qatar Dilanda Banjir Bandang
...
TS
lknightmare11
Setelah Arab Saudi, Qatar Dilanda Banjir Bandang
DOHA – Hujan lebat terus menerus yang turun dalam hitungan jam di Qatar telah menyebabkan banjir bandang di negara itu. Hal itu membuat Perdana Menteri (PM) Qatar memerintahkan para staf-nya untuk segera melakukan penyelidikan.
Banjir yang terjadi di Qatar menyebabkan sejumlah jalan diblokir, serta memperparah kemacetan. Banjir juga membuat sejumlah sekolah dan pusat perbelanjaan ditutup, dan mempengaruhi pelayanan hotel. Banjir juga memaksa Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Doha langsung ditutup.
Seperti dilansir Al Arabiya, Kamis (26/11/2015), banjir terparah melanda wilayah di sekitar Bandara Internasional Hamad di ibukota Qatar, Doha. Menurut Badan Meteorologi Qatar, di daerah itu curah hujan hampir 80 milimeter per detik.
Para pengguna media sosial juga melaporkan kebocoran fasilitas umum yang baru saja dibuka pada 2014, setelah dibangun dengan perkiraan biaya mencapai USD17 miliar.
Terkait hal ini, PM Qatar Abdullah bin Nasser bin Khalifa al Thani memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap pembangunan fasilitas tersebut. Ia mengatakan, mereka yang bertanggung jawab atas 'proyek cacat' tersebut, dan kemungkinan akan menghadapi penuntutan.
MANTAB BETUL

TOLONG ISI POLL
GUE MAU SURVEY
Banjir yang terjadi di Qatar menyebabkan sejumlah jalan diblokir, serta memperparah kemacetan. Banjir juga membuat sejumlah sekolah dan pusat perbelanjaan ditutup, dan mempengaruhi pelayanan hotel. Banjir juga memaksa Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Doha langsung ditutup.
Seperti dilansir Al Arabiya, Kamis (26/11/2015), banjir terparah melanda wilayah di sekitar Bandara Internasional Hamad di ibukota Qatar, Doha. Menurut Badan Meteorologi Qatar, di daerah itu curah hujan hampir 80 milimeter per detik.
Para pengguna media sosial juga melaporkan kebocoran fasilitas umum yang baru saja dibuka pada 2014, setelah dibangun dengan perkiraan biaya mencapai USD17 miliar.
Terkait hal ini, PM Qatar Abdullah bin Nasser bin Khalifa al Thani memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap pembangunan fasilitas tersebut. Ia mengatakan, mereka yang bertanggung jawab atas 'proyek cacat' tersebut, dan kemungkinan akan menghadapi penuntutan.
MANTAB BETUL

TOLONG ISI POLL
GUE MAU SURVEY

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 42 suara
KEJADIAN INI TERMASUK APA?
Musibah
5%
Azab
48%
Kesalahan Jokowi
48%
Diubah oleh lknightmare11 27-11-2015 00:16
0
1.5K
12
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.1KThread•21.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya