- Beranda
- Berita dan Politik
Siswi SMP Ini Digilir 7 Remaja ABG Mabuk di Lapangan Bola
...
TS
rantymaria
Siswi SMP Ini Digilir 7 Remaja ABG Mabuk di Lapangan Bola
Siswi SMP Ini Digilir 7 Remaja di Lapangan Bola
Jumat, 4 September 2015 04:59

WARTA KOTA, BOGOR - Siswi SMP berinisial VN (14) digilir tujuh remaja yang masih berstatus pelajar SMA dan SMP di sebuah lapangan bola Cijahe, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Selain menyetubuhi VN secara bergiliran, para pelajar ini juga melakukan pelecehan seks dengan memegang payudara dan kemaluan korban.
Kasus persetubuhan dan pelecehan seks ini kemudian dilaporkan orang tua VN ke Polres Bogor Kota. Ke tujuh pelaku sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan.
Dari tujuh pelajar yang diamankan, tiga di antaranya berstatus pelajar SMA dan empat lainnya masih duduk di bangku SMP.
Kepada petugas para pelajar itu mengaku melakukan perbuatan itu hanya iseng.
"Saya cuma pegang-pegang T*t*knya saja pak," ujar AR (14), pelajar salah satu SMP swasta di Salabenda, Kabupaten Bogor di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor Kota, Kamis (3/9/2015).
Sedangkan FQ (16), siswa SMK swasta di Kota Bogor mengelak telah menyetubuhi VN.
Kepada petugas FQ mengaku baru mau mencoba menyetubuhi korban, namun tidak jadi karena mengetahui korban masih perawan.
"Saya tahu dia (VN) masih perawan, soalnya susah pas mau dimasukin," kata pelajar berambut pendek yang bercita-cita jadi masuk Akpol tersebut.
FQ juga mengatakan, malam itu dia sudah mendapati VN dalam kondisi sudah tidak memakai pakaian.
"Saya yang terakhir, tapi saya cuma buka celana saja," kata FQ.
Selain AR dan FQ, polisi juga mengamankan lima orang lainnya, yaitu EG (14), CN (15), AZ (17) dan kakak-beradik SY (14) dan AN (15).
Awal kejadian
Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Hendrawan A Nugroho menjelaskan, awal kejadian terjadi pada 31 Agustus 2015 sekitar pukul 21.30 WIB.
Malam itu, korban di SMS oleh AR yang baru dikenalnya lewat telepon.
Kepada VN, AR mengajak siswi SMP itu keluar rumah untuk menghadiri ulang tahun salah satu temannya. Kemudian VN dijemput AR di ujung gang rumahnya.
Dengan menggunakan sepeda motor, AR membawa korban ke lapangan bola Cijahe. Di lokasi tersebut sudah ada tiga orang teman AR yang juga sedang nongkrong.
"Tiga orang lainnya kemudian datang menyusul ke lapangan itu setelah ditelepon," ujar Kasat Reskrim.
Di lokasi yang gelap, AR mengajak VN bermain 'jujur-jujuran'. Bagi yang kalah, hukumannya membuka pakaian yang dikenakannya satu persatu.
Karena kalah, VN mulai membuka satu persatu pakaian yang dipakainya. Saat itulah, para pelaku mulai melakukan tindakan asusila dengan meraba-raba tubuh korban.
Tak hanya itu, korban juga dipaksa untuk melakukan persetubuhan. Tindakan para pelajar itu terhadap VN diketahui sejumlah warga setempat yang melihat kejadian itu.
Enam orang kabur, sedangkan FQ yang terakhir menyetubuhi VN sempat diamankan warga, namun kemudian dilepaskan lagi.
Ke tujuh pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Bogor Kota untuk menjalani pemeriksaan.
Para pelaku bakal dijerat pasal persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
http://wartakota.tribunnews.com/2015...-lapangan-bola
Edan! Tujuh Remaja Mabuk rudapaksa ABG
BOGOR - VK (14), warga Kampung Cijahe, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, masih merintih sakit kala membeber kejadian tragis yang menimpanya kepada petugas Polres Bogor Kota, kemarin.
Dari luar ruang pemeriksaan, wajah gadis bertubuh mungil ini nampak sedih dan terlihat masih trauma. Salah satu tangannya beberapa kali mengepal untuk menahan gemetar yang kerap muncul dadakan.
Kisah sedih VK terjadi Selasa (1/9) pukul 20:00 WIB. Sewaktu itu dia diajak keluar temannya berinisial E (15) menggunakan motor matik.
“Adik saya dibawa ke Kampung Curug Permai, Perumahan Kiara Residen, Kelurahan Curug Induk, Bogor Barat. Di sana sudah menunggu enam orang. Mereka semua mabuk,” tutur kerabat VK, NR (32).
Setiba di lahan sepi di tengah perumahan, remaja tanggung itu langsung membekap VK. Seperti sudah direncanakan, ketujuh remaja lantas memreteli busana dan berusaha memerkosa gadis malang tersebut. Saat itu VK tak diam saja. Dia meronta, melawan tangan-tangan jahat sekawanan remaja mabuk yang terus menjamah tubuhnya.
“Dia berhasil lari, tapi seluruh pakaian sudah lepas dari tubuhnya. Hanya tinggal pakaian dalam,” ungkapnya.
http://www.jpnn.com/read/2015/09/04/...rudapaksa-ABG-
Jumat, 4 September 2015 04:59

WARTA KOTA, BOGOR - Siswi SMP berinisial VN (14) digilir tujuh remaja yang masih berstatus pelajar SMA dan SMP di sebuah lapangan bola Cijahe, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Selain menyetubuhi VN secara bergiliran, para pelajar ini juga melakukan pelecehan seks dengan memegang payudara dan kemaluan korban.
Kasus persetubuhan dan pelecehan seks ini kemudian dilaporkan orang tua VN ke Polres Bogor Kota. Ke tujuh pelaku sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan.
Dari tujuh pelajar yang diamankan, tiga di antaranya berstatus pelajar SMA dan empat lainnya masih duduk di bangku SMP.
Kepada petugas para pelajar itu mengaku melakukan perbuatan itu hanya iseng.
"Saya cuma pegang-pegang T*t*knya saja pak," ujar AR (14), pelajar salah satu SMP swasta di Salabenda, Kabupaten Bogor di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor Kota, Kamis (3/9/2015).
Sedangkan FQ (16), siswa SMK swasta di Kota Bogor mengelak telah menyetubuhi VN.
Kepada petugas FQ mengaku baru mau mencoba menyetubuhi korban, namun tidak jadi karena mengetahui korban masih perawan.
"Saya tahu dia (VN) masih perawan, soalnya susah pas mau dimasukin," kata pelajar berambut pendek yang bercita-cita jadi masuk Akpol tersebut.
FQ juga mengatakan, malam itu dia sudah mendapati VN dalam kondisi sudah tidak memakai pakaian.
"Saya yang terakhir, tapi saya cuma buka celana saja," kata FQ.
Selain AR dan FQ, polisi juga mengamankan lima orang lainnya, yaitu EG (14), CN (15), AZ (17) dan kakak-beradik SY (14) dan AN (15).
Awal kejadian
Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Hendrawan A Nugroho menjelaskan, awal kejadian terjadi pada 31 Agustus 2015 sekitar pukul 21.30 WIB.
Malam itu, korban di SMS oleh AR yang baru dikenalnya lewat telepon.
Kepada VN, AR mengajak siswi SMP itu keluar rumah untuk menghadiri ulang tahun salah satu temannya. Kemudian VN dijemput AR di ujung gang rumahnya.
Dengan menggunakan sepeda motor, AR membawa korban ke lapangan bola Cijahe. Di lokasi tersebut sudah ada tiga orang teman AR yang juga sedang nongkrong.
"Tiga orang lainnya kemudian datang menyusul ke lapangan itu setelah ditelepon," ujar Kasat Reskrim.
Di lokasi yang gelap, AR mengajak VN bermain 'jujur-jujuran'. Bagi yang kalah, hukumannya membuka pakaian yang dikenakannya satu persatu.
Karena kalah, VN mulai membuka satu persatu pakaian yang dipakainya. Saat itulah, para pelaku mulai melakukan tindakan asusila dengan meraba-raba tubuh korban.
Tak hanya itu, korban juga dipaksa untuk melakukan persetubuhan. Tindakan para pelajar itu terhadap VN diketahui sejumlah warga setempat yang melihat kejadian itu.
Enam orang kabur, sedangkan FQ yang terakhir menyetubuhi VN sempat diamankan warga, namun kemudian dilepaskan lagi.
Ke tujuh pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Bogor Kota untuk menjalani pemeriksaan.
Para pelaku bakal dijerat pasal persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
http://wartakota.tribunnews.com/2015...-lapangan-bola
Edan! Tujuh Remaja Mabuk rudapaksa ABG
BOGOR - VK (14), warga Kampung Cijahe, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, masih merintih sakit kala membeber kejadian tragis yang menimpanya kepada petugas Polres Bogor Kota, kemarin.
Dari luar ruang pemeriksaan, wajah gadis bertubuh mungil ini nampak sedih dan terlihat masih trauma. Salah satu tangannya beberapa kali mengepal untuk menahan gemetar yang kerap muncul dadakan.
Kisah sedih VK terjadi Selasa (1/9) pukul 20:00 WIB. Sewaktu itu dia diajak keluar temannya berinisial E (15) menggunakan motor matik.
“Adik saya dibawa ke Kampung Curug Permai, Perumahan Kiara Residen, Kelurahan Curug Induk, Bogor Barat. Di sana sudah menunggu enam orang. Mereka semua mabuk,” tutur kerabat VK, NR (32).
Setiba di lahan sepi di tengah perumahan, remaja tanggung itu langsung membekap VK. Seperti sudah direncanakan, ketujuh remaja lantas memreteli busana dan berusaha memerkosa gadis malang tersebut. Saat itu VK tak diam saja. Dia meronta, melawan tangan-tangan jahat sekawanan remaja mabuk yang terus menjamah tubuhnya.
“Dia berhasil lari, tapi seluruh pakaian sudah lepas dari tubuhnya. Hanya tinggal pakaian dalam,” ungkapnya.
http://www.jpnn.com/read/2015/09/04/...rudapaksa-ABG-
Diubah oleh rantymaria 04-09-2015 06:38
0
10.6K
12
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.1KThread•58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya