SHANXI - Pengembang perumahan di West
Binghe Road, Kota Yaiyuan, Provinsi Shanxi,
Tiongkok, ini benar-benar kurang ajar. Beberapa
bagian bangunan dari flat yang mereka jual
ternyata terbuat dari foam.
Kontan saja, itu membuat berang ratusan pemilik
rumah. Mereka ramai-ramai menolak serah
terima. Kasus tersebut menjadi pembicaraan
netizen di Tiongkok.
Para pembeli itu patut marah. Sebab, flat yang
dijual tersebut bukan jenis permukiman untuk
kelas menengah ke bawah, melainkan dipasarkan
untuk kelas high end.
Harga per meter persegi mencapai CNY 9 ribu
(Rp19, 6 juta). Harga flat dua kamar seluas 60
meter persegi yang ditawarkan pengembang nakal
tersebut CNY 540 ribu (Rp1,17 miliar).
Busa plastik di flat itu digunakan untuk area
eksterior. Salah satu di antara, ukiran kusen
jendela. Jika tidak disentuh, sekilas tidak ada
yang bakal tahu. Sebab, pengerjaannya sangat
rapi dan dicat sehingga menyerupai ukiran dari
batu.
Namun, jika terkena benda keras sedikit saja,
ukiran kusen tersebut langsung hancur. Begitu
juga, terbakar sedikit saja, api langsung menjalar
dan membuat plastik meleleh. Hingga kini, pihak
pengembang belum memberikan konfirmasi
terkait dengan hal itu.
sumur