alexa-tracking
News
Batal
KATEGORI
link has been copied
18
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/538ffe96c1cb1726668b4569/datangi-rumah-ke-rumah-anggota-babinsa-arahkan-warga-pilih-prabowo
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang pemilu presiden, warga di kawasan Jakarta Pusat diresahkan oleh pendataan siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan dipilih. Pendataan itu dilakukan oleh orang yang mengaku bintara pembina desa (babinsa). Masalahnya, dalam pendataan itu, warga diarahkan untuk memilih pasangan yang di
Lapor Hansip
05-06-2014 12:22

Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo

Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo

Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo

JAKARTA, KOMPAS.com
— Menjelang pemilu presiden, warga di kawasan Jakarta Pusat diresahkan oleh pendataan siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan dipilih. Pendataan itu dilakukan oleh orang yang mengaku bintara pembina desa (babinsa).

Masalahnya, dalam pendataan itu, warga diarahkan untuk memilih pasangan yang diusung Partai Gerindra, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Sebut saja Rifki, salah satu warga di kawasan Jakarta Pusat yang ikut didata. Ia bercerita, didatangi seorang pria bertubuh gemuk pada Sabtu (31/5/2014).

Kepada Rifki, pria yang datang dengan menggenggam sebuah handy talkie (HT) itu mengaku ingin melakukan perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan presiden.

Rifki baru pertama kali melihat pria itu. Ia pun bertanya-tanya. “Untuk apa Pak didata lagi? Kan kita tidak tinggal di gunung,” ujar Rifki ketika menceritakan peristiwa itu kepada Kompas.com.

Meski heran dengan kehadiran pria bergaya aparat itu, Rifki tetap mempersilakannya masuk ke dalam rumah. Tanpa basa-basi, pria itu langsung meminta Kartu Tanda Penduduk milik Rifki. KTP lalu diberikan. Ketika pria itu mencatat data-data di dalam KTP, Rifki menanyakan identitas pria itu.

Pria tersebut mengaku anggota babinsa yang baru dipindahkan bertugas ke daerah perumahan Rifki. Untuk diketahui, di perumahaan tempat tinggal Rifki, 90 persen warganya adalah keturunan Tionghoa dan beragama Kristen.

Petugas itu, kata Rifki, bercerita bahwa dia ditugaskan oleh atasannya untuk mendata warga. Pria itu juga mengaku berdinas di bawah kontrol Koramil.

Setelah pencatatan data Rifki selesai, petugas itu kemudian bertanya.

“Bapak nanti pilih ini kan, ya?” tanya dia.

Di kertas data yang dipegang petugas itu, Rifki sudah dituliskan akan memilih Partai Gerindra dalam pilpres 9 Juli mendatang.

Melihat catatan itu, Rifki pun terkejut. Dia langsung menunjukkan kekesalannya dengan menanyakan maksud petugas itu menulis preferensi pilihannya.

“Apa urusan Anda mendata pilihan saya apa?” tukas Rifki ketika itu.

Atas kemarahan Rifki, pria itu langsung meralat ucapannya.

“Jadi Bapak akan pilih Jokowi?” tanyanya lagi.

Rifki sempat berdebat dengan babinsa itu. Alhasil, tulisan Gerindra dicoret, lalu diganti Jokowi.

“Saya sudah kesal. Jadi terserahlah mau ditulis siapa di situ, yang tahu pilihan saya kan cuma saya dan Tuhan,” ucap Rifki.

Menurut Rifki, bukan hanya dirinya yang didata oleh babinsa. Seorang tetangga keturunan Tionghoa yang bersebelahan dengannya juga didata. Tetangganya itu, sebut Rifki, sangat ketakutan didatangi babinsa.

“Mereka takut apa maksudnya didata seperti itu? Jadi mereka mengikuti apa pun kata orang itu. Saya sih memahami, karena mereka memang punya trauma masa lalu,” ujarnya.

Rifki bercerita, saat kerusuhan di Jakarta pada 1998, kelompok masyarakat Tionghoa menjadi sasaran amuk massa. Situasi di perumahannya saat itu mencekam. Warga-warga berpatroli siang dan malam.

“Mungkin, ya ada masih ketakutan-ketakutan seperti ini,” kata Rifki.

Datangi Koramil

Rifki sempat mendatangi Koramil di dekat lingkungannya untuk mengecek soal identitas petugas babinsa itu. Di dalam Koramil, dia melihat whiteboard yang bertuliskan jadwal piket petugas babinsa.

Sementara itu, di atas meja, Rifki melihat secarik kertas folio dengan banyak data yang sudah tersusun rapi. Isi data itu yakni daftar nama dan alamat warga, serta daftar preferensi memilih dalam pemilu presiden mendatang.

Di sana juga terdapat rekapitulasi hasil preferensi memilih, yakni 90 persen dituliskan memilih capres Prabowo Subianto dan 10 persen memilih Jokowi.

“Saya tanya soal babinsa itu, petugas di Koramil membenarkan dan bilang dia baru dipindahtugaskan ke sini. Saya lalu tanya, data yang dikumpulkan untuk apa?” kata Rifki.

Rifki lalu mendapat jawaban bahwa pendataan dilakukan untuk survei pilihan warga. Ia juga diminta untuk memberikan pengertian kepada warga di lingkungannya soal aktivitas babinsa belakangan ini.

Rifki berharap agar babinsa, yang seharusnya bisa memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi warga, bisa bersikap netral. “Kalau sudah mengerahkan babinsa itu tandanya sudah takut kalah,” ujar dia.

Kompas.com tengah berusaha mendapatkan konfirmasi dari pihak Koramil setempat.

[URL="JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang pemilu presiden, warga di kawasan Jakarta Pusat diresahkan oleh pendataan siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan dipilih. Pendataan itu dilakukan oleh orang yang mengaku bintara pembina desa (babinsa). Masalahnya, dalam pendataan itu, warga diarahkan untuk memilih pasangan yang diusung Partai Gerindra, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Sebut saja Rifki, salah satu warga di kawasan Jakarta Pusat yang ikut didata. Ia bercerita, didatangi seorang pria bertubuh gemuk pada Sabtu (31/5/2014). Kepada Rifki, pria yang datang dengan menggenggam sebuah handy talkie (HT) itu mengaku ingin melakukan perbaikan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan presiden. Rifki baru pertama kali melihat pria itu. Ia pun bertanya-tanya. “Untuk apa Pak didata lagi? Kan kita tidak tinggal di gunung,” ujar Rifki ketika menceritakan peristiwa itu kepada Kompas.com. Meski heran dengan kehadiran pria bergaya aparat itu, Rifki tetap mempersilakannya masuk ke dalam rumah. Tanpa basa-basi, pria itu langsung meminta Kartu Tanda Penduduk milik Rifki. KTP lalu diberikan. Ketika pria itu mencatat data-data di dalam KTP, Rifki menanyakan identitas pria itu. Pria tersebut mengaku anggota babinsa yang baru dipindahkan bertugas ke daerah perumahan Rifki. Untuk diketahui, di perumahaan tempat tinggal Rifki, 90 persen warganya adalah keturunan Tionghoa dan beragama Kristen. Petugas itu, kata Rifki, bercerita bahwa dia ditugaskan oleh atasannya untuk mendata warga. Pria itu juga mengaku berdinas di bawah kontrol Koramil. Setelah pencatatan data Rifki selesai, petugas itu kemudian bertanya. “Bapak nanti pilih ini kan, ya?” tanya dia. Di kertas data yang dipegang petugas itu, Rifki sudah dituliskan akan memilih Partai Gerindra dalam pilpres 9 Juli mendatang. Melihat catatan itu, Rifki pun terkejut. Dia langsung menunjukkan kekesalannya dengan menanyakan maksud petugas itu menulis preferensi pilihannya. “Apa urusan Anda mendata pilihan saya apa?” tukas Rifki ketika itu. Atas kemarahan Rifki, pria itu langsung meralat ucapannya. “Jadi Bapak akan pilih Jokowi?” tanyanya lagi. Rifki sempat berdebat dengan babinsa itu. Alhasil, tulisan Gerindra dicoret, lalu diganti Jokowi. “Saya sudah kesal. Jadi terserahlah mau ditulis siapa di situ, yang tahu pilihan saya kan cuma saya dan Tuhan,” ucap Rifki. Menurut Rifki, bukan hanya dirinya yang didata oleh babinsa. Seorang tetangga keturunan Tionghoa yang bersebelahan dengannya juga didata. Tetangganya itu, sebut Rifki, sangat ketakutan didatangi babinsa. “Mereka takut apa maksudnya didata seperti itu? Jadi mereka mengikuti apa pun kata orang itu. Saya sih memahami, karena mereka memang punya trauma masa lalu,” ujarnya. Rifki bercerita, saat kerusuhan di Jakarta pada 1998, kelompok masyarakat Tionghoa menjadi sasaran amuk massa. Situasi di perumahannya saat itu mencekam. Warga-warga berpatroli siang dan malam. “Mungkin, ya ada masih ketakutan-ketakutan seperti ini,” kata Rifki. Datangi Koramil Rifki sempat mendatangi Koramil di dekat lingkungannya untuk mengecek soal identitas petugas babinsa itu. Di dalam Koramil, dia melihat whiteboard yang bertuliskan jadwal piket petugas babinsa. Sementara itu, di atas meja, Rifki melihat secarik kertas folio dengan banyak data yang sudah tersusun rapi. Isi data itu yakni daftar nama dan alamat warga, serta daftar preferensi memilih dalam pemilu presiden mendatang. Di sana juga terdapat rekapitulasi hasil preferensi memilih, yakni 90 persen dituliskan memilih capres Prabowo Subianto dan 10 persen memilih Jokowi. “Saya tanya soal babinsa itu, petugas di Koramil membenarkan dan bilang dia baru dipindahtugaskan ke sini. Saya lalu tanya, data yang dikumpulkan untuk apa?” kata Rifki. Rifki lalu mendapat jawaban bahwa pendataan dilakukan untuk survei pilihan warga. Ia juga diminta untuk memberikan pengertian kepada warga di lingkungannya soal aktivitas babinsa belakangan ini. Rifki berharap agar babinsa, yang seharusnya bisa memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi warga, bisa bersikap netral. “Kalau sudah mengerahkan babinsa itu tandanya sudah takut kalah,” ujar dia. Kompas.com tengah berusaha mendapatkan konfirmasi dari pihak Koramil setempat."]Sumber[/URL]

MAFIA PRAHARA mulai pakai cara TEROR lagi yah emoticon-Najis

Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 12:23
hadeuuhh..cara dan gaya-gaya Orde Baru dihidupkan kembali...menggunakan aparat untuk nakut-nakutin rakyat dan memaksa memilih seseorang......blm berkuasa udah kayak begini..gimana kalau nanti terpilih.....??
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 12:26
jaman pilgub dki juga door to door bagi2 cd pilem superhero dr solo
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 12:34
Rifky panastak

Pasti fitnah jasmev

Pasti timses jokowi playing victim

Hidup prahara emoticon-Big Grin
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 12:39
Dorr to doooorrrr...
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 12:45
ayo metrotv blow up nih issue
tunjukkan taringmu...
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 12:51
Beuh babinsa ya, udah pasti lah ga bener, babinsa di daerah ane aja msh minta pungutan liar kok tiap bulan

Kalau memang bowo bener" mau rapiin negara, dr dulu juga udah bisa kali, babinsa" dan perwira" militer yg msh aktif atau sdh non aktif bs ditertibkan

Contoh nyatanya aja tuh preman angkutan, silakan ente tanya ama supir" ekspedisi atau angkutan lain, tanya siapa yg jd beking tuh para preman angkutan, jawabannya ya pasti para pensiunan jabatan atas dr TNI
Kalau memang kerja nyata, bowo dah dr dulu bs nertibin mereka, tapi nyatanya ini dibiarin aja
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 12:54
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo

Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo

Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 12:54
+ 1

http://www.kaskus.co.id/thread/538fe...pilih-prabowo/

biasakan sercing dulu nyet sebelum bikin trit
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 13:00
Quote:Original Posted By dwisuli

kaing kaing kaing

guk guk guk


husss... jangan koar koar mulu, belum dikasih makan majikan? emoticon-No Hope
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 13:02
PraHara semakin gila
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 13:04
Quote:Original Posted By salimfiliyanto

Guk guk guk

Nguik nguik


Lah ini B1 apa B2 sih berisik amat

0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 22:41
Coba Pertimbangkan kembali Agan" semuanya.

Koalisi Prahara

Gerindra : Prabowo ---> Penculikan dan Pembunuhan Ham.
Pan : Hatta Radjasa ---> Kasus Korupsi Kereta Api.
Golkar : Aburizal Bakrie ---> Kasus Lumpur Lapindo, Pajak dan Kasus Bakrie Life.
PKS : Luthfi Hasan Ishaaq ---> Kasus Korupsi impor daging sapi.
PPP : Surya Dharma ali ---> Kasus Korupsi dana Haji.
PBB : Yusril Ihza Mahendra ---> Kasus Korupsi Sisminbakum.

Inikah yang pantas menjadi pemimpin dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 22:58
Jaman ORBA telah kembali... emoticon-Big Grin

0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
05-06-2014 23:11
gila aja tuh babinasa
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
06-06-2014 01:17
Malamm ni agan' semuanya Ane hanya ingin berbagi nih apa saja sih yang telah dilakukan capres dan cawapres kita untuk Indonesia
1. Capres Prabowo : Pemimpin Miiter yang akhirnya dipecat oleh pengadilan militer.
Cawapres Hatta Rajjasa : Praktik KKN Kroni Menko Hatta Rajasa Hancurkan PT. Telkom Tbk.

2. Capres Jokowi : Walikota Solo dan gubernur Jakarta
Cawapres Jusuf Kalla : JK juga dapat disebut sebagai tokoh bangsa yang nasionalis karena kepiawaiannya mampu menyatukan Poso, Ambon, dan Aceh saat dilanda konflik sosial.

Coba Pertimbangkan kembali Agan" semuanya, mana yang lebih cocok untuk menjadi Pemimpin.
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
11-09-2015 12:47
parah gilaaa itu babinsa.... semoga cepet ditangkep deh emoticon-Tai
0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
11-09-2015 12:49
Quote:Original Posted By ucluxx
Malamm ni agan' semuanya Ane hanya ingin berbagi nih apa saja sih yang telah dilakukan capres dan cawapres kita untuk Indonesia
1. Capres Prabowo : Pemimpin Miiter yang akhirnya dipecat oleh pengadilan militer.
Cawapres Hatta Rajjasa : Praktik KKN Kroni Menko Hatta Rajasa Hancurkan PT. Telkom Tbk.

2. Capres Jokowi : Walikota Solo dan gubernur Jakarta
Cawapres Jusuf Kalla : JK juga dapat disebut sebagai tokoh bangsa yang nasionalis karena kepiawaiannya mampu menyatukan Poso, Ambon, dan Aceh saat dilanda konflik sosial.

Coba Pertimbangkan kembali Agan" semuanya, mana yang lebih cocok untuk menjadi Pemimpin.

sang Cahaya Asia lah pastinya...dah terbukti kok prestasinya membuat Dollar meroket emoticon-Tai

0 0
0
Datangi Rumah ke Rumah, Anggota Babinsa Arahkan Warga Pilih Prabowo
11-09-2015 16:12
Quote:Original Posted By ernestoguoblok
sang Cahaya Asia lah pastinya...dah terbukti kok prestasinya membuat Dollar meroket emoticon-Tai


Gan , daripada salahin orang. mending cari solusi gimana gan emoticon-Peace
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
icon-jualbeli
Jual Beli
Copyright © 2019, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia