Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

diandraresaAvatar border
TS
diandraresa
Apa bener game asah otak bisa bikin pinter?
Hmm, beberapa developer game asah otak mengklaim permainannya mampu meningkatkan daya ingat, kemampuan kognitif, fleksibilitas, dan menyelesaikan masalah.

Tapi gak sepenuhnya benar nih gan karena menurut sebuah riset, komponen-komponen kecerdasan, seperti kemampuan dalam menyelesaikan masalah tidak akan meningkat hanya karena sering bermain games asah otak saja.

Menurut Randall Engle, seorang pimpinan studi Georgia Institute of Technology bersama dengan timnya menemukan fakta bahwa games asah otak hanya mampu meningkatkan kapasitas memori tapi tidak dapat meningkatkan fluid intelligence.

Kapasitas memori (working memory capacity) adalah kemampuan otak dalam mengingat kembali hal-hal yang terjadi di masa lalu. Sedangkan fluid intelligence sendiri adalah kemampuan dalam mengungkap alasan, menjalin hubungan, dan menyelesaikan masalah.

Dalam penelitian yang dilakukan Randall dan tim nya ada sekitar 55 responden yang kesemuanya adalah mahasiswa. Mereka menjalani penelitian dan pelatihan kemampuan otak selama 20 hari. Responden tersebut dibagi jadi 3 kelompok, didasarkan pada kesulitan pelatihan dalam penelitian.

Kelompok pertama menyelesaikan sebuah tugas kompleks dalam waktu yang sudah ditentukan sebelumnya. Tugas tersebut mengukur kemampuan kapasitas memori responden.

Kelompok kedua diberi tugas sederhana dimana responden diwajibkan mengingat lokasi sesaat setelah ditunjukkan. Lalu untuk kelompok terakhir mereka melalukan pencarian tugas secara visual.

Bukan hanya itu responden juga diuji kemampuan fluid intelligence dan kapasitas memorinya sebelum dan sesudah penelitian selama 20 hari tersebut.

Hasilnya, hanya sebagian responden di kelompok pertama yang kapasitas memorinya meningkat dan bisa menyelesaikan tugas yang diberikan. Tapi walaupun kapasitas memorinya meningkat, fluid intelligence responden tidak mengalami peningkatan sama sekali.

Lalu sebenarnya manfaatnya apa? Menurut seorang peneliti bernama Tyler Harrison dari Georgia Institue, games asah otak bermanfaat untuk seseorang yang ingin melakukan beberapa tugas dalam satu waktu atau ingin lebih cepat ketika beralih ke tugas berikutnya. Contoh, menyetir sambil nelpon, atau mengasuh anak sambil masak, dll.

sumber
0
861
1
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Lifestyle
LifestyleKASKUS Official
10.5KThread11.3KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.