- Beranda
- Berita dan Politik
Penembak TNI Ternyata TNI
...
TS
kopi.susu...
Penembak TNI Ternyata TNI
MAKASSAR, BKM -- Tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri berhasil menciduk terduga pelaku penembak Pratu Andi Kristanto, anggota Kompi I Yon Kavaleri, berinisial Pratu WI alias Dn, di Asrama Perwira Kodam Mappaoddang, Makassar, Minggu (12/5) dini hari.
Penangkapan dipimpin Kapolsek Tamalanrea AKP Ahmad Aulia dan Den Intel Kodam VII Wirabuana Lettu Muh Hatta.
Baik dari pihak TNI maupun Polsekta Tamalanrea menolak memberi rincian proses penangkapan terduga Pratu WI.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Endi Sutendi, yang dikonfirmasi Senin (13/5) membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Iya betul sudah ditangkap oleh tim gabungan dari TNI dan Polsek Tamalanrea. Sekarang sudah diserahkan ke Kodam VII Wirabuana karena dia anggota TNI," singkatnya.
Hanya saja Endi mengaku belum mendapat informasi jelas mengenai proses penangkapan.
Terpisah Kepala Seksi Penerangan Kodam VII Wirabuana Mayor Sahabuddin, kepada Berita Kota, kemarin, mengaku belum menerima informasi penangkapan tersebut.
"Belum ada informasi yang masuk terkait itu," katanya.
Dari sumber Berita Kota, penangkapan ini bermula setelah TNI dan Polri merilis foto terduga beberapa hari lalu. Foto itu kemudian diperlihatkan kepada salah satu saksi mata kejadian, dan membenarkan bahwa yang bersangkutanlah yang terlihat cekcok dengan Pratu Andi Kristanto sebelum ia tertembak.
Kabarnya, saat penangkapan, Pratu WI ditangkap bersama rekan wanitanya berinisial NY (22), perempuan asal Gowa.
Sebelumnya, Pratu Andi Kristanto, ditembak pria tak dikenal di depan Markas Komando Raider, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, 3 Mei dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Andi mengalami luka tembak yang menembus lengan sebelah kanannya.
Dari ketangan saksi, kejadian berawal dari informasi adanya pelaku pemalakan yang kerap dilakukan di Warung Sarilaut Silva, tepatnya di depan Perumahan Bukit Khatulistiwa, tak jauh dari kediaman korban.
Korban saat itu mencari pelaku pemalakan itu. Tepat pukul 00.30 wita, korban menemukan tiga orang yang diduga pelaku pemalakan sedang berada tak jauh dari Mako 700 Raider.
Mereka menggunakan dua sepeda motor masing-masing, Yamaha Vixion Nopol DD 4544 R dan satunya tidak diketahui jenisnya. Korban kemudian menghampiri para pelaku.
Tak berapa lama terjadi cekcok yang berlanjut kontak fisik. Saat itulah korban ditembak pada bagian lengan.(eka/sy
http://www.beritakotamakassar.com/index.php/topik-utama-hari-ini/5480-terduga-penembak-tni-ternyata-tni.html
Waduh udah maen perang2an aja
Penangkapan dipimpin Kapolsek Tamalanrea AKP Ahmad Aulia dan Den Intel Kodam VII Wirabuana Lettu Muh Hatta.
Baik dari pihak TNI maupun Polsekta Tamalanrea menolak memberi rincian proses penangkapan terduga Pratu WI.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Endi Sutendi, yang dikonfirmasi Senin (13/5) membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Iya betul sudah ditangkap oleh tim gabungan dari TNI dan Polsek Tamalanrea. Sekarang sudah diserahkan ke Kodam VII Wirabuana karena dia anggota TNI," singkatnya.
Hanya saja Endi mengaku belum mendapat informasi jelas mengenai proses penangkapan.
Terpisah Kepala Seksi Penerangan Kodam VII Wirabuana Mayor Sahabuddin, kepada Berita Kota, kemarin, mengaku belum menerima informasi penangkapan tersebut.
"Belum ada informasi yang masuk terkait itu," katanya.
Dari sumber Berita Kota, penangkapan ini bermula setelah TNI dan Polri merilis foto terduga beberapa hari lalu. Foto itu kemudian diperlihatkan kepada salah satu saksi mata kejadian, dan membenarkan bahwa yang bersangkutanlah yang terlihat cekcok dengan Pratu Andi Kristanto sebelum ia tertembak.
Kabarnya, saat penangkapan, Pratu WI ditangkap bersama rekan wanitanya berinisial NY (22), perempuan asal Gowa.
Sebelumnya, Pratu Andi Kristanto, ditembak pria tak dikenal di depan Markas Komando Raider, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, 3 Mei dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Andi mengalami luka tembak yang menembus lengan sebelah kanannya.
Dari ketangan saksi, kejadian berawal dari informasi adanya pelaku pemalakan yang kerap dilakukan di Warung Sarilaut Silva, tepatnya di depan Perumahan Bukit Khatulistiwa, tak jauh dari kediaman korban.
Korban saat itu mencari pelaku pemalakan itu. Tepat pukul 00.30 wita, korban menemukan tiga orang yang diduga pelaku pemalakan sedang berada tak jauh dari Mako 700 Raider.
Mereka menggunakan dua sepeda motor masing-masing, Yamaha Vixion Nopol DD 4544 R dan satunya tidak diketahui jenisnya. Korban kemudian menghampiri para pelaku.
Tak berapa lama terjadi cekcok yang berlanjut kontak fisik. Saat itulah korban ditembak pada bagian lengan.(eka/sy
http://www.beritakotamakassar.com/index.php/topik-utama-hari-ini/5480-terduga-penembak-tni-ternyata-tni.html
Waduh udah maen perang2an aja
0
1.7K
9
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.8KThread•59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya